Konstruksi Makna Bekerja Sebagai Pelatih Tim Olahraga Handball Kota Bandung (R)

Abstract, In this study the authors discuss the meaning of working as a handball coach. Being a coach is not easy because the coach is a profession that requires special skills because a coach is not limited to training, actually a coach has several important roles such as communicator, friend, mentor, father and provides a good role model to his students whether it is on the field or off the field. In addition, the coach also has the responsibility to see everything that happens on the field and off the field. The research was conducted with the aim of knowing the motives, experiences and meanings of someone working as a sports coach, especially handball in Bandung City. The research used a qualitative paradigm with phenomenological methods. Researchers try to be able to unravel the various phenomena that exist. Data collection from this study used interviews, observation, and documentation methods. The sources in this study were the coaching staff and the coaches (athletes). The data testing method uses triangulation. Studied using George Herbert's symbolic interaction theory, Petel L Berger's social reality construction theory along with Alfred Schutz's phenomenological approach in the hope of parsing, evidence, data and information on phenomena brighter than light. Keywords: Coach, handball, meaning of work, Phenomenology, Bandung City handball team, Construct Theory. . Abstrak, Pada penelitian ini penulis membahas tentang makna bekerja sebagai pelatih handball. Menjadi seorang pelatih itu tidaklah mudah karena pelatih merupakan profesi yang memerlukan keahlian khusus karena seorang pelatih tidak sebatas melatih, sejatinya seorang pelatih memiliki beberapa peran penting seperti komunikator, sahabat, pembimbing, ayah dan memberikan contoh suri tauladan yang baik kepada anak didiknya mau itu dilapangan ataupun diluar lapangan. Selain itu juga pelatih mempunyai tanggung jawab untuk melihat segala seseuatu yang terjadi di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui motif, pengalaman dan makna seseorang bekerja sebagai pelatih olahraga khususnya olahraga bola tangan (handball) Kota Bandung. Penelitian menggunakan paradigma kualitatif dengan metode fenomenologi. Peneliti berusaha untuk bisa mengurai berbagai fenomena yang ada. Pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah Para staff kepelatihan dan yang dilatih pelatih (atlet). Metode pengujian data menggunakan triangulasi. Dikaji menggunakan teori interaksi simbolik George Herbert, teori konstruksi realitas sosial Petel L Berger bersama pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dengan harapan dapat mengurai, bukti, data dan informasi fenomena lebih terang daripada cahaya. Keyword: Pelatih, handball, makna kerja, Fenomenologi, Tim bola tangan Kota Bandung, Teori Konstruksi Realitas Sosial, Teori Interaksi Simbolik,

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Communication Management
Published
2025-02-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i1.17953
Primary Topic
Sports and Physical Education Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Konstruksi Makna Bekerja Sebagai Pelatih Tim Olahraga Handball Kota Bandung (R)

Mohamad Subur Drajat, Fauzan Nur Rochim
Bandung Conference Series Communication Management
Sports and Physical Education Research
article

Konstruksi Makna Bekerja Sebagai Pelatih Tim Olahraga Handball Kota Bandung (R)

Mohamad Subur Drajat, Fauzan Nur Rochim
article en

Abstract

Abstract, In this study the authors discuss the meaning of working as a handball coach. Being a coach is not easy because the coach is a profession that requires special skills because a coach is not limited to training, actually a coach has several important roles such as communicator, friend, mentor, father and provides a good role model to his students whether it is on the field or off the field. In addition, the coach also has the responsibility to see everything that happens on the field and off the field. The research was conducted with the aim of knowing the motives, experiences and meanings of someone working as a sports coach, especially handball in Bandung City. The research used a qualitative paradigm with phenomenological methods. Researchers try to be able to unravel the various phenomena that exist. Data collection from this study used interviews, observation, and documentation methods. The sources in this study were the coaching staff and the coaches (athletes). The data testing method uses triangulation. Studied using George Herbert's symbolic interaction theory, Petel L Berger's social reality construction theory along with Alfred Schutz's phenomenological approach in the hope of parsing, evidence, data and information on phenomena brighter than light. Keywords: Coach, handball, meaning of work, Phenomenology, Bandung City handball team, Construct Theory. . Abstrak, Pada penelitian ini penulis membahas tentang makna bekerja sebagai pelatih handball. Menjadi seorang pelatih itu tidaklah mudah karena pelatih merupakan profesi yang memerlukan keahlian khusus karena seorang pelatih tidak sebatas melatih, sejatinya seorang pelatih memiliki beberapa peran penting seperti komunikator, sahabat, pembimbing, ayah dan memberikan contoh suri tauladan yang baik kepada anak didiknya mau itu dilapangan ataupun diluar lapangan. Selain itu juga pelatih mempunyai tanggung jawab untuk melihat segala seseuatu yang terjadi di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui motif, pengalaman dan makna seseorang bekerja sebagai pelatih olahraga khususnya olahraga bola tangan (handball) Kota Bandung. Penelitian menggunakan paradigma kualitatif dengan metode fenomenologi. Peneliti berusaha untuk bisa mengurai berbagai fenomena yang ada. Pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah Para staff kepelatihan dan yang dilatih pelatih (atlet). Metode pengujian data menggunakan triangulasi. Dikaji menggunakan teori interaksi simbolik George Herbert, teori konstruksi realitas sosial Petel L Berger bersama pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dengan harapan dapat mengurai, bukti, data dan informasi fenomena lebih terang daripada cahaya. Keyword: Pelatih, handball, makna kerja, Fenomenologi, Tim bola tangan Kota Bandung, Teori Konstruksi Realitas Sosial, Teori Interaksi Simbolik,

Bandung Conference Series Communication ManagementVol. 5(1)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 94%
Sports and Physical Education Research
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.