Penerapan Generalized Poisson Untuk Underreported Counts pada Kasus Kekerasan anak Pada Tahun 2023

Abstract. Count data is data that describes a number of events that occurred over a period of time so that the count data is non-negative. Modeling of self-count data can be done with Generalized Linear Models such as Poisson regression. However, in the Poisson regression model there is an assumption that must be fulfilled, i.e., the variance of the response variable is equal to means or called equidispersion. In fact this condition is very rare because the count data has a greater variance than the terrain or is called an overdispersion condition. However, when the equidispersion condition is not met then one of the regression alternatives that can be used is the Generalized Poisson Analysis. Underreporting count is the occurrence of many observed events, reportedly smaller than the actual events. Violent cases are sensitive enough to cause victims who are reluctant to report violent acts on them, resulting in data underreporting. Quoted from the data portal website of Central Java, the number of reports on child abuse cases was recorded in December 2023 a total of 17,110 cases of child abuse reports consisting of 45%, psychic violence 19%, physical violence 18%, other violence 10%, child neglect violence 6%, and other violence 6%. This study aims to find out the number of child abuse cases in Indonesia based on Divorce Rate and Family Income Rate in 2023, which are accepted using Generalized Poisson regression to underreport data. Abstrak. Data cacahan (count data) merupakan data yang menggambarkan sejumlah kejadian yang terjadi pada suatu kurun waktu tertentu sehingga data cacahan bersifat non-negatif. Pemodelan data cacah sendiri dapat dilakukan dengan Generalized Linear Model seperti regresi Poisson. Namun Pada model regresi Poisson terdapat asumsi yang harus terpenuhi, yaitu variansi dari variabel responnya sama dengan means atau disebut equidispersi.Pada kenyataannya kondisi seperti ini sangat jarang terjadi karena data count memiliki variansi yang lebih besar dari meannya atau disebut kondisi overdispersi. Namun ketika kondisi equidispersi tidak terpenuhi maka salah satu alternatif regresi yang dapat digunakan adalah Analisis Generalized Poisson. Underreporting Count adalah terjadinya banyak kejadian yang diamati,dilaporkan lebih kecil dari kejadian yang sebenarnya. Kasus kekerasan merupakan kasus yang cukup sensitif sehingga mengakibatkan korban yang enggan untuk melaporkan mengenai tindak kekerasan yang terjadi pada dirinya sehingga mengakibatkan data mengalami underreported count. Dilansir dari website portal data Jawa Tengah angka laporan kasus kekerasan terhadap anak tercatat pada bulan Desember 2023 total 17.110 kasus laporan kekerasan terhadap anak terdiri dari kasus kekerasan seksual 45%, kekerasan psikis 19%, kekerasan fisik 18%, kekerasan lainninya 10%, kekerasan penelantaran anak 6%, kekerasan humantrafficking 1% dan kekerasan eksploitasi anak 1%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia berdasarkan Tingkat Perceraian dan Tingkat Pendapatan Keluarga pada Tahun 2023, yang diterima menggunakan regresi Generalized Poisson untuk underreported data.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Statistics
Published
2025-02-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcss.v5i1.18265
Primary Topic
Food Security and Socioeconomic Dynamics
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Penerapan Generalized Poisson Untuk Underreported Counts pada Kasus Kekerasan anak Pada Tahun 2023

Reny Rian Marliana, Naufal Fadhlurrohman
Bandung Conference Series Statistics
Food Security and Socioeconomic Dynamics
article

Penerapan Generalized Poisson Untuk Underreported Counts pada Kasus Kekerasan anak Pada Tahun 2023

Reny Rian Marliana, Naufal Fadhlurrohman
article en

Abstract

Abstract. Count data is data that describes a number of events that occurred over a period of time so that the count data is non-negative. Modeling of self-count data can be done with Generalized Linear Models such as Poisson regression. However, in the Poisson regression model there is an assumption that must be fulfilled, i.e., the variance of the response variable is equal to means or called equidispersion. In fact this condition is very rare because the count data has a greater variance than the terrain or is called an overdispersion condition. However, when the equidispersion condition is not met then one of the regression alternatives that can be used is the Generalized Poisson Analysis. Underreporting count is the occurrence of many observed events, reportedly smaller than the actual events. Violent cases are sensitive enough to cause victims who are reluctant to report violent acts on them, resulting in data underreporting. Quoted from the data portal website of Central Java, the number of reports on child abuse cases was recorded in December 2023 a total of 17,110 cases of child abuse reports consisting of 45%, psychic violence 19%, physical violence 18%, other violence 10%, child neglect violence 6%, and other violence 6%. This study aims to find out the number of child abuse cases in Indonesia based on Divorce Rate and Family Income Rate in 2023, which are accepted using Generalized Poisson regression to underreport data. Abstrak. Data cacahan (count data) merupakan data yang menggambarkan sejumlah kejadian yang terjadi pada suatu kurun waktu tertentu sehingga data cacahan bersifat non-negatif. Pemodelan data cacah sendiri dapat dilakukan dengan Generalized Linear Model seperti regresi Poisson. Namun Pada model regresi Poisson terdapat asumsi yang harus terpenuhi, yaitu variansi dari variabel responnya sama dengan means atau disebut equidispersi.Pada kenyataannya kondisi seperti ini sangat jarang terjadi karena data count memiliki variansi yang lebih besar dari meannya atau disebut kondisi overdispersi. Namun ketika kondisi equidispersi tidak terpenuhi maka salah satu alternatif regresi yang dapat digunakan adalah Analisis Generalized Poisson. Underreporting Count adalah terjadinya banyak kejadian yang diamati,dilaporkan lebih kecil dari kejadian yang sebenarnya. Kasus kekerasan merupakan kasus yang cukup sensitif sehingga mengakibatkan korban yang enggan untuk melaporkan mengenai tindak kekerasan yang terjadi pada dirinya sehingga mengakibatkan data mengalami underreported count. Dilansir dari website portal data Jawa Tengah angka laporan kasus kekerasan terhadap anak tercatat pada bulan Desember 2023 total 17.110 kasus laporan kekerasan terhadap anak terdiri dari kasus kekerasan seksual 45%, kekerasan psikis 19%, kekerasan fisik 18%, kekerasan lainninya 10%, kekerasan penelantaran anak 6%, kekerasan humantrafficking 1% dan kekerasan eksploitasi anak 1%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia berdasarkan Tingkat Perceraian dan Tingkat Pendapatan Keluarga pada Tahun 2023, yang diterima menggunakan regresi Generalized Poisson untuk underreported data.

Bandung Conference Series StatisticsVol. 5(1)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 95%
Food Security and Socioeconomic Dynamics
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.