ANALISIS NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN SEBAGAI SOLUSI PROBLEM RUMAH TANGGA

Abstract. This study aims to analyze Islamic educational values in the film Surga yang Tak Dirindukan as solutions to household problems. The research focuses on identifying Islamic educational values in the film, analyzing the household problems faced by the main characters, and exploring expert perspectives on the application of Islamic education in resolving family conflicts. The research employs a descriptive qualitative method with a content analysis approach. It is based on Charles Sanders Peirce's semiotic theory, particularly the "Triangle of Meaning" concept, to explore signs, objects, and interpretations embedded in the film. The results reveal that the film contains Islamic educational values, such as religiosity, morality, compassion, responsibility, and effective communication. These values provide Islamic solutions for overcoming various household problems, including issues of polygamy, mistrust, and emotional conflicts. The study also finds that the approach to Islamic education presented in the film can serve as a guide to building harmonious and blessed families. The study concludes that the film Surga yang Tak Dirindukan can be an effective educational medium for raising public awareness of the importance of Islamic values in family life. Beyond its role as entertainment, the film serves as a medium for da'wah, offering deep insights into Islamic solutions for resolving household conflicts. Keywords: Islamic education, household problems, Islamic values, Surga yang Tak Dirindukan film. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam dalam film Surga yang Tak Dirindukan sebagai solusi problematika rumah tangga. Fokus penelitian meliputi identifikasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam film, analisis problematika rumah tangga yang dihadapi oleh tokoh utama, dan pandangan para ahli terhadap penerapan pendidikan Islam dalam menyelesaikan konflik rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Penelitian ini mengacu pada teori semiotik Charles Sanders Peirce dengan konsep "Triangle of Meaning" untuk menggali tanda, objek, dan interpretasi yang terkandung dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini mengandung nilai-nilai pendidikan Islam, seperti religiusitas, moralitas, kasih sayang, tanggung jawab, dan komunikasi yang baik. Nilai-nilai tersebut memberikan solusi islami untuk mengatasi berbagai permasalahan rumah tangga, termasuk isu poligami, ketidakpercayaan, dan konflik emosional. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendekatan pendidikan Islam dalam film dapat dijadikan panduan untuk membangun keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Surga yang Tak Dirindukan dapat dijadikan media pembelajaran yang efektif untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai Islam dalam kehidupan rumah tangga. Film ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat dakwah yang memberikan wawasan mendalam mengenai solusi islami terhadap konflik rumah tangga. Kata Kunci: Pendidikan Islam, problematika rumah tangga, nilai Islam, film Surga yang Tak Dirindukan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Islamic Education
Published
2025-02-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsied.v5i1.18260
Primary Topic
Educational Research and Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN SEBAGAI SOLUSI PROBLEM RUMAH TANGGA

Dedih Surana, Dira Sundari Juwita
Bandung Conference Series Islamic Education
Educational Research and Methods
article

ANALISIS NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN SEBAGAI SOLUSI PROBLEM RUMAH TANGGA

Dedih Surana, Dira Sundari Juwita
article en

Abstract

Abstract. This study aims to analyze Islamic educational values in the film Surga yang Tak Dirindukan as solutions to household problems. The research focuses on identifying Islamic educational values in the film, analyzing the household problems faced by the main characters, and exploring expert perspectives on the application of Islamic education in resolving family conflicts. The research employs a descriptive qualitative method with a content analysis approach. It is based on Charles Sanders Peirce's semiotic theory, particularly the "Triangle of Meaning" concept, to explore signs, objects, and interpretations embedded in the film. The results reveal that the film contains Islamic educational values, such as religiosity, morality, compassion, responsibility, and effective communication. These values provide Islamic solutions for overcoming various household problems, including issues of polygamy, mistrust, and emotional conflicts. The study also finds that the approach to Islamic education presented in the film can serve as a guide to building harmonious and blessed families. The study concludes that the film Surga yang Tak Dirindukan can be an effective educational medium for raising public awareness of the importance of Islamic values in family life. Beyond its role as entertainment, the film serves as a medium for da'wah, offering deep insights into Islamic solutions for resolving household conflicts. Keywords: Islamic education, household problems, Islamic values, Surga yang Tak Dirindukan film. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam dalam film Surga yang Tak Dirindukan sebagai solusi problematika rumah tangga. Fokus penelitian meliputi identifikasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam film, analisis problematika rumah tangga yang dihadapi oleh tokoh utama, dan pandangan para ahli terhadap penerapan pendidikan Islam dalam menyelesaikan konflik rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Penelitian ini mengacu pada teori semiotik Charles Sanders Peirce dengan konsep "Triangle of Meaning" untuk menggali tanda, objek, dan interpretasi yang terkandung dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini mengandung nilai-nilai pendidikan Islam, seperti religiusitas, moralitas, kasih sayang, tanggung jawab, dan komunikasi yang baik. Nilai-nilai tersebut memberikan solusi islami untuk mengatasi berbagai permasalahan rumah tangga, termasuk isu poligami, ketidakpercayaan, dan konflik emosional. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendekatan pendidikan Islam dalam film dapat dijadikan panduan untuk membangun keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Surga yang Tak Dirindukan dapat dijadikan media pembelajaran yang efektif untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai Islam dalam kehidupan rumah tangga. Film ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat dakwah yang memberikan wawasan mendalam mengenai solusi islami terhadap konflik rumah tangga. Kata Kunci: Pendidikan Islam, problematika rumah tangga, nilai Islam, film Surga yang Tak Dirindukan.

Bandung Conference Series Islamic EducationVol. 5(1)
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (ID)
Openalex Percentile: Top 96%
Educational Research and Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.