Klasterisasi Kerusakan Bearing Menggunakan Metode K-Medoids

Abstract, Cluster analysis is a statistical analysis technique aimed at classifying objects into smaller groups that differ from one another. K-Medoids Clustering is one of the clustering analysis methods used to group data into several different clusters. This method uses medoid (representative) data as the center of the cluster. The K-Medoids algorithm represents a cluster by utilizing objects from a data set so that the selected objects are called medoids. Medoids are defined as objects in a cluster with the lowest average dissimilarity among all objects in a cluster. Cluster analysis can be used for the machinery industry, one of which is bearing damage. Bearings are an important part of a machine element. Bearing damage can cause significant damage to the machine and disrupt industrial work. The data used is secondary data from experimental tests provided by the Center for Intelligent Maintenance Systems (IMS), University of Cincinnati. The bearing data used is 984 data objects. This study to apply K-Medoids Clustering for bearing damage clustering. The final result of this clustering is the number of clusters for the most optimal clustering, namely k = 2. Clusters with the number k = 2 obtain a Silhouette Global value of 0.79, meaning a strong structure category. Keywords: bearing, cluster, K-Medoids, principal component, silhouette Abstrak, Analisis cluster merupakan teknik analisis statistik yang ditujukan untuk membuat klasifikasi objek-objek ke dalam kelompok-kelompok lebih kecil yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. K-Medoids Clustering adalah salah satu metode analisis clustering yang digunakan untuk mengelompokkan data menjadi beberapa cluster yang berbeda. Metode ini menggunakan medoid (perwakilan) data sebagai pusat cluster. Algoritma K-Medoids mewakili sebuah cluster dengan memanfaatkan objek dari suatu kumpulan data sehingga objek yang terpilih dinamakan dengan medoids. Medoids didefinisikan sebagai objek yang terdapat dalam suatu cluster dengan rata-rata ketidaksamaan paling minimal diantara semua objek dalam suatu cluster. Analisis cluster dapat digunakan untuk industri mesin, salah satunya adalah kerusakan bearing. Bearing merupakan bagian penting dari suatu elemen mesin. Kerusakan bearing dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada mesin dan mengganggu kerja industri. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil uji eksperimen yang disediakan oleh Center for Intelligent Maintenance Systems (IMS), Universitas Cincinnati. Data bearing yang digunakan yaitu sebanyak 984 objek data. Penelitian ini bertujuan menerapkan K-Medoids Clustering untuk klasterisasi kerusakan bearing. Hasil akhir dari pengklasteran ini adalah jumlah cluster untuk pengklasteran paling optimal yaitu sebanyak k = 2. Cluster dengan jumlah k = 2 memperoleh nilai Silhouette Global sebesar 0.79, artinya kategori struktur kuat. Kata kunci: bearing, cluster, K-Medoids, principal component, silhouette

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Statistics
Published
2025-02-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcss.v5i1.17827
Primary Topic
Management and Optimization Techniques
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Klasterisasi Kerusakan Bearing Menggunakan Metode K-Medoids

Sutawanir Darwis, Siti Maryani
Bandung Conference Series Statistics
Management and Optimization Techniques
article

Klasterisasi Kerusakan Bearing Menggunakan Metode K-Medoids

Sutawanir Darwis, Siti Maryani
article en

Abstract

Abstract, Cluster analysis is a statistical analysis technique aimed at classifying objects into smaller groups that differ from one another. K-Medoids Clustering is one of the clustering analysis methods used to group data into several different clusters. This method uses medoid (representative) data as the center of the cluster. The K-Medoids algorithm represents a cluster by utilizing objects from a data set so that the selected objects are called medoids. Medoids are defined as objects in a cluster with the lowest average dissimilarity among all objects in a cluster. Cluster analysis can be used for the machinery industry, one of which is bearing damage. Bearings are an important part of a machine element. Bearing damage can cause significant damage to the machine and disrupt industrial work. The data used is secondary data from experimental tests provided by the Center for Intelligent Maintenance Systems (IMS), University of Cincinnati. The bearing data used is 984 data objects. This study to apply K-Medoids Clustering for bearing damage clustering. The final result of this clustering is the number of clusters for the most optimal clustering, namely k = 2. Clusters with the number k = 2 obtain a Silhouette Global value of 0.79, meaning a strong structure category. Keywords: bearing, cluster, K-Medoids, principal component, silhouette Abstrak, Analisis cluster merupakan teknik analisis statistik yang ditujukan untuk membuat klasifikasi objek-objek ke dalam kelompok-kelompok lebih kecil yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. K-Medoids Clustering adalah salah satu metode analisis clustering yang digunakan untuk mengelompokkan data menjadi beberapa cluster yang berbeda. Metode ini menggunakan medoid (perwakilan) data sebagai pusat cluster. Algoritma K-Medoids mewakili sebuah cluster dengan memanfaatkan objek dari suatu kumpulan data sehingga objek yang terpilih dinamakan dengan medoids. Medoids didefinisikan sebagai objek yang terdapat dalam suatu cluster dengan rata-rata ketidaksamaan paling minimal diantara semua objek dalam suatu cluster. Analisis cluster dapat digunakan untuk industri mesin, salah satunya adalah kerusakan bearing. Bearing merupakan bagian penting dari suatu elemen mesin. Kerusakan bearing dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada mesin dan mengganggu kerja industri. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil uji eksperimen yang disediakan oleh Center for Intelligent Maintenance Systems (IMS), Universitas Cincinnati. Data bearing yang digunakan yaitu sebanyak 984 objek data. Penelitian ini bertujuan menerapkan K-Medoids Clustering untuk klasterisasi kerusakan bearing. Hasil akhir dari pengklasteran ini adalah jumlah cluster untuk pengklasteran paling optimal yaitu sebanyak k = 2. Cluster dengan jumlah k = 2 memperoleh nilai Silhouette Global sebesar 0.79, artinya kategori struktur kuat. Kata kunci: bearing, cluster, K-Medoids, principal component, silhouette

Bandung Conference Series StatisticsVol. 5(1)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 95%
Management and Optimization Techniques
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.