Tanggung Jawab PT. Fikasa Group terhadap Kasus Investasi Promissory Note Ilegal

Abstract. Investment is the process of placing funds by individuals, groups, or legal entities to obtain future profits. The general objective of investing is to increase wealth or earn multiple returns, as well as regular income. However, investments carry significant risks, especially from unrealistic offers that can lead to losses. This research analyzes the legal responsibility of PT Fikasa Group towards investors in the case of illegal promissory note investment based on Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies (UUPT). The purpose of this study is to analyze the legal responsibility of PT Fikasa Group to investors in the case of illegal Promissory Note investment based on Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. The approach method used in this research is Normative Juridical with descriptive analysis type of research, which is carried out by analyzing library sources or secondary materials that emphasize the study of legislation, legal documents, and legal literature to understand and/or explain existing legal phenomena. The technique used is literature study, through reviewing books, literature, and reports related to the problem to be solved. The results show that PT Fikasa Group has a legal responsibility to protect investors regarding illegal promissory note investment practices. This analysis of the UUPT shows that the directors and commissioners have a fiduciary duty to manage the company in good faith and maintain the security of investor funds. In addition, the importance of transparency and accountability in the management of investment funds is also emphasized to prevent illegal investment practices that harm the public. Abstrak. Investasi adalah proses penempatan dana oleh individu, kelompok, atau badan hukum untuk memperoleh keuntungan di masa depan. Tujuan umum investasi adalah meningkatkan kekayaan atau mendapatkan pengembalian berganda, serta penghasilan rutin. Namun, investasi memiliki risiko signifikan, terutama dari penawaran yang tidak realistis yang bisa menyebabkan kerugian. Penelitian ini menganalisis tanggung jawab hukum PT. Fikasa Group terhadap investor dalam kasus investasi promissory note ilegal berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tanggung jawab hukum PT. Fikasa Group kepada investor dalam kasus investasi Promissory Note (surat sanggup) ilegal berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif dengan jenis penelitian deskriptif analisis, yang dilakukan dengan menganalisis sumber-sumber pustaka atau bahan sekunder yang menekankan studi terhadap perundang-undangan, dokumen hukum, dan literatur hukum untuk memahami dan/atau menjelaskan fenomena hukum yang ada. Teknik yang digunakan adalah Studi Kepustakaan, melalui penelaahan buku, literatur, dan laporan terkait masalah yang ingin dipecahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Fikasa Group memiliki tanggung jawab hukum melindungi investor terkait praktik investasi promissory note ilegal. Analisis terhadap UUPT ini menunjukkan direksi dan komisaris memiliki fiduciary duty untuk mengelola perusahaan dengan itikad baik dan menjaga keamanan dana investor. Selain itu, pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana investasi juga ditekankan untuk mencegah terjadinya praktik investasi ilegal yang merugikan masyarakat.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Law Studies
Published
2025-02-20
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsls.v5i1.15983
Primary Topic
Financial Analysis and Corporate Governance
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Tanggung Jawab PT. Fikasa Group terhadap Kasus Investasi Promissory Note Ilegal

Diana Wiyanti, Anggita Nurul Fatimah
Bandung Conference Series Law Studies
Financial Analysis and Corporate Governance
article

Tanggung Jawab PT. Fikasa Group terhadap Kasus Investasi Promissory Note Ilegal

Diana Wiyanti, Anggita Nurul Fatimah
article en

Abstract

Abstract. Investment is the process of placing funds by individuals, groups, or legal entities to obtain future profits. The general objective of investing is to increase wealth or earn multiple returns, as well as regular income. However, investments carry significant risks, especially from unrealistic offers that can lead to losses. This research analyzes the legal responsibility of PT Fikasa Group towards investors in the case of illegal promissory note investment based on Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies (UUPT). The purpose of this study is to analyze the legal responsibility of PT Fikasa Group to investors in the case of illegal Promissory Note investment based on Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. The approach method used in this research is Normative Juridical with descriptive analysis type of research, which is carried out by analyzing library sources or secondary materials that emphasize the study of legislation, legal documents, and legal literature to understand and/or explain existing legal phenomena. The technique used is literature study, through reviewing books, literature, and reports related to the problem to be solved. The results show that PT Fikasa Group has a legal responsibility to protect investors regarding illegal promissory note investment practices. This analysis of the UUPT shows that the directors and commissioners have a fiduciary duty to manage the company in good faith and maintain the security of investor funds. In addition, the importance of transparency and accountability in the management of investment funds is also emphasized to prevent illegal investment practices that harm the public. Abstrak. Investasi adalah proses penempatan dana oleh individu, kelompok, atau badan hukum untuk memperoleh keuntungan di masa depan. Tujuan umum investasi adalah meningkatkan kekayaan atau mendapatkan pengembalian berganda, serta penghasilan rutin. Namun, investasi memiliki risiko signifikan, terutama dari penawaran yang tidak realistis yang bisa menyebabkan kerugian. Penelitian ini menganalisis tanggung jawab hukum PT. Fikasa Group terhadap investor dalam kasus investasi promissory note ilegal berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tanggung jawab hukum PT. Fikasa Group kepada investor dalam kasus investasi Promissory Note (surat sanggup) ilegal berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif dengan jenis penelitian deskriptif analisis, yang dilakukan dengan menganalisis sumber-sumber pustaka atau bahan sekunder yang menekankan studi terhadap perundang-undangan, dokumen hukum, dan literatur hukum untuk memahami dan/atau menjelaskan fenomena hukum yang ada. Teknik yang digunakan adalah Studi Kepustakaan, melalui penelaahan buku, literatur, dan laporan terkait masalah yang ingin dipecahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Fikasa Group memiliki tanggung jawab hukum melindungi investor terkait praktik investasi promissory note ilegal. Analisis terhadap UUPT ini menunjukkan direksi dan komisaris memiliki fiduciary duty untuk mengelola perusahaan dengan itikad baik dan menjaga keamanan dana investor. Selain itu, pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana investasi juga ditekankan untuk mencegah terjadinya praktik investasi ilegal yang merugikan masyarakat.

Bandung Conference Series Law StudiesVol. 5(1)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 95%
Financial Analysis and Corporate Governance
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.