Kebijakan Kriminal terhadap Peredaran Obat Aborsi Secara Ilegal di Platform Digital dan Pengaruhnya terhadap Angka Kasus Abortus Provocatus Criminalis di Indonesia
Abstract. This research discusses the criminal policy towards the illegal distribution of abortion drugs on digital platforms and its influence on the increase in Abortus Provocatus Criminalis cases in Indonesia. The phenomenon of the circulation of abortion drugs, such as Gastrul, is increasingly prevalent on digital platforms and has led to an increase in illegal abortions performed without medical supervision. This practice has a negative impact on health and safety, especially for women who have abortions using unsafe methods. This thesis uses an empirical juridical approach with data obtained from literature studies and interviews. The results show that there is a link between easy access to illegal abortion drugs and an increase in criminal abortion cases. In addition, although regulations related to abortion and drug distribution are regulated in the Criminal Code and the Health Law, illegal abortion practices are still difficult to control due to lack of supervision and weak law enforcement on digital platforms. This study recommends improvements in criminal policy and increased surveillance and education to reduce the number of illegal abortions in Indonesia. Abstrak. Penelitian ini membahas kebijakan kriminal terhadap peredaran obat aborsi secara ilegal di platform digital serta pengaruhnya terhadap peningkatan kasus Abortus Provocatus Criminalis di Indonesia. Fenomena peredaran obat aborsi, seperti Gastrul, semakin marak terjadi di platform digital dan memicu peningkatan aborsi ilegal yang dilakukan tanpa pengawasan medis. Praktik ini memberikan dampak buruk terhadap kesehatan dan keselamatan, khususnya bagi perempuan yang melakukan aborsi dengan metode tidak aman. Skripsi ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan data yang diperoleh dari studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan antara kemudahan akses terhadap obat aborsi ilegal dan peningkatan kasus aborsi kriminal. Selain itu, meskipun regulasi terkait aborsi dan peredaran obat diatur dalam KUHP dan Undang-Undang Kesehatan, praktik aborsi ilegal masih sulit dikendalikan karena kurangnya pengawasan serta lemahnya penegakan hukum di platform digital. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam kebijakan kriminal dan peningkatan pengawasan serta edukasi untuk mengurangi angka aborsi ilegal di Indonesia.
Authors
- Dian Andriasari
- Faisal Herdian
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Law Studies
- Published
- 2025-01-28
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsls.v5i1.16287
- Primary Topic
- Legal and Social Justice Studies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00