Pengaruh Tingkat Penyelesaian Pendidikan dan Persentase Tenaga Kerja Formal terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kota Cimahi Tahun 2023

Abstract. Development aims to create better changes across various dimensions of life, such as social, political, economic, and cultural. One key indicator for assessing development success is the Human Development Index (HDI), which includes three key aspects: education, health, and income. Cimahi City, a developing area, faces challenges in the labor and education sectors, which affect HDI improvement. The proportion of formal labor and education completion rates are important factors in enhancing human resource quality in the city. This study applies multiple linear regression to analyze the impact of these two variables on HDI in Cimahi City in 2023. The t-test results show that only the high school education completion rate has a partial effect. The multiple linear regression model produces the equation Y = 52.712 + 0.258X₁ + 0.067X₂, indicating that every 1% increase in the high school education completion rate (X₁), while the formal labor percentage remains constant, will increase HDI by 0.258. Meanwhile, every 1% increase in the formal labor percentage (X₂), with the high school education completion rate fixed, will raise HDI by 0.067. This finding confirms that improvements in high school education levels and formal labor participation can enhance HDI in Cimahi City. Abstrak. Pembangunan bertujuan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik dalam berbagai dimensi kehidupan, baik itu sosial, politik, ekonomi, maupun budaya. Salah satu indikator utama untuk menilai keberhasilan pembangunan suatu daerah atau negara adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencakup tiga aspek penting: pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Salah satu kota berkembang yaitu Cimahi, menghadapi tantangan dalam sektor ketenagakerjaan dan pendidikan, yang berpengaruh pada peningkatan IPM. Dengan proporsi tenaga kerja formal dan tingkat penyelesaian pendidikan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kota ini. Penelitian ini mengaplikasikan metode regresi linier berganda untuk menganalisis dampak dari kedua variabel tersebut terhadap IPM di Kota Cimahi pada tahun 2023. Hasil uji t mengungkapkan bahwa hanya tingkat penyelesaian pendidikan SMA yang berpengaruh secara parsial. Berdasarkan model regresi linier berganda, diperoleh persamaan Y = 52,712 + 0,258X₁ + 0,067X₂, yang menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1% pada tingkat penyelesaian pendidikan SMA (X₁), dengan persentase tenaga kerja formal tetap, akan meningkatkan IPM sebesar 0,258. Sedangkan setiap kenaikan 1% pada persentase tenaga kerja formal (X₂), dengan tingkat penyelesaian pendidikan SMA tetap, akan meningkatkan IPM sebesar 0,067. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan tingkat pendidikan SMA dan jumlah tenaga kerja formal dapat meningkatkan IPM di Kota Cimahi.

Authors

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Statistics
Published
2025-02-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcss.v5i1.15870
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Tingkat Penyelesaian Pendidikan dan Persentase Tenaga Kerja Formal terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kota Cimahi Tahun 2023

Indriyani, Suliadi
Bandung Conference Series Statistics
Economic Growth and Fiscal Policies
article

Pengaruh Tingkat Penyelesaian Pendidikan dan Persentase Tenaga Kerja Formal terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kota Cimahi Tahun 2023

Indriyani, Suliadi
article en

Abstract

Abstract. Development aims to create better changes across various dimensions of life, such as social, political, economic, and cultural. One key indicator for assessing development success is the Human Development Index (HDI), which includes three key aspects: education, health, and income. Cimahi City, a developing area, faces challenges in the labor and education sectors, which affect HDI improvement. The proportion of formal labor and education completion rates are important factors in enhancing human resource quality in the city. This study applies multiple linear regression to analyze the impact of these two variables on HDI in Cimahi City in 2023. The t-test results show that only the high school education completion rate has a partial effect. The multiple linear regression model produces the equation Y = 52.712 + 0.258X₁ + 0.067X₂, indicating that every 1% increase in the high school education completion rate (X₁), while the formal labor percentage remains constant, will increase HDI by 0.258. Meanwhile, every 1% increase in the formal labor percentage (X₂), with the high school education completion rate fixed, will raise HDI by 0.067. This finding confirms that improvements in high school education levels and formal labor participation can enhance HDI in Cimahi City. Abstrak. Pembangunan bertujuan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik dalam berbagai dimensi kehidupan, baik itu sosial, politik, ekonomi, maupun budaya. Salah satu indikator utama untuk menilai keberhasilan pembangunan suatu daerah atau negara adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencakup tiga aspek penting: pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Salah satu kota berkembang yaitu Cimahi, menghadapi tantangan dalam sektor ketenagakerjaan dan pendidikan, yang berpengaruh pada peningkatan IPM. Dengan proporsi tenaga kerja formal dan tingkat penyelesaian pendidikan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kota ini. Penelitian ini mengaplikasikan metode regresi linier berganda untuk menganalisis dampak dari kedua variabel tersebut terhadap IPM di Kota Cimahi pada tahun 2023. Hasil uji t mengungkapkan bahwa hanya tingkat penyelesaian pendidikan SMA yang berpengaruh secara parsial. Berdasarkan model regresi linier berganda, diperoleh persamaan Y = 52,712 + 0,258X₁ + 0,067X₂, yang menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1% pada tingkat penyelesaian pendidikan SMA (X₁), dengan persentase tenaga kerja formal tetap, akan meningkatkan IPM sebesar 0,258. Sedangkan setiap kenaikan 1% pada persentase tenaga kerja formal (X₂), dengan tingkat penyelesaian pendidikan SMA tetap, akan meningkatkan IPM sebesar 0,067. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan tingkat pendidikan SMA dan jumlah tenaga kerja formal dapat meningkatkan IPM di Kota Cimahi.

Bandung Conference Series StatisticsVol. 5(1)
Openalex Percentile: Top 94%
Economic Growth and Fiscal Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.