Kontrol Diri sebagai Moderator pada Problematic Smartphone Use Terhadap Pelaku Phubbing
Abstract. Phubbing is the behavior of focusing on a smartphone while interacting with others, thereby neglecting interpersonal communication. Problematic smartphone use (PSU), characterized by excessive and impulsive usage, significantly contributes to phubbing, often linked to weak self-control. This study aims to examine the effect of PSU on phubbing behavior and the moderating role of self-control. A quantitative research method with a causal approach was employed, using accidental sampling. The study involved 179 participants from the general public aged 18-25 years. Measurement tools included the Problematic Smartphone Use Scale, GSP, and a self-control scale. Data analysis using simple regression and MRA tests revealed a determination coefficient of 43% and a significance value of 0.000 < 0.05. These findings suggest that PSU positively influences phubbing behavior, meaning higher PSU levels correlate with increased phubbing. The MRA test results also showed a significant value of .000, indicating that self-control can moderate the relationship between PSU and phubbing. Higher self-control can reduce the impact of PSU on phubbing behavior, while lower self-control can exacerbate it.Abstrak. Phubbing merupakan perilaku seseorang yang melihat atau sibuk menggunakan smartphone saat berbicara dengan orang lain sehingga mengabaikan komunikasi interpersonal. penggunaan smartphone yang bermasalah (PSU), seperti penggunaan yang berlebihan dan impulsif, memainkan peran penting dalam menyebabkan phubbing dan hal ini mungkin disebabkan oleh lemahnya kontrol diri Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Problematic smartphone use terhadap pelaku phubbing dan kontrol diri sebagai moderator. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausal. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur Problematic smartphone use, GSP dan kontrol diri. Partsipan penelitian ini 179 masyarakat umum yang berusia 18-25 tahun. Analisis yang digunakan adalah uji regresi sederhana dan uji MRA, diketahui nilai koefisien determinasi sebesar 43% dan nilai signifikasi sebesar 0.000 < 0.05. Hasil tersebut menunjukan bahwa Problematic smartphone use menjadi penyebab phubbing artinya semakin tinggi tingkat Problematic smartphone use yang dimiliki, maka akan semakin tinggi juga perilaku phubbingnya. Berdasarkan hasil uji MRA diketahui nilai sig uji MRA sebesar .000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel kontrol diri dapat memoderasi Problematic smartphone use terhadap pelaku phubbing. Artinya, kontrol diri yang tinggi dapat mengurangi Problematic smartphone use terhadap pelaku phubbing dan sebaliknya.
Authors
- Endah Nawangsih (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-1571-3543)
- Annisa Salsabila Dwi Lestari
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Psychology Science
- Published
- 2025-01-22
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i1.15863
- Primary Topic
- SMEs Development and Digital Marketing
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00