Strategi Pengembangan Produk Kokathai melalui Pemasaran Online di Shopee Food

Abstract. This final report focuses on the product development of Kokathai through online marketing using the Shopee Food platform. Kokathai is a food and beverage product in the drink category, specifically Thaitea, created to meet market needs, particularly for individuals who are looking for a refreshing, flavorful drink that can be customized to personal tastes. With a variety of interesting flavors and toppings, Thaitea has become the ideal choice for those who want to enjoy a unique drinking experience. Additionally, with affordable prices and consistent quality, Thaitea has gained popularity across various demographics, from students to adults aged 10-40 years. A SWOT analysis is used to evaluate the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of the Kokathai business. Porter’s Five Forces model helps understand the level of competition within the industry. The Balanced Scorecard is employed to measure overall business performance, while the SMART analysis is designed to set specific, measurable, achievable, relevant, and time- bound goals. Furthermore, the BCG Matrix analysis is applied to evaluate the position of Kokathai’s product. Through this report, it is hoped that Kokathai can identify the right development strategies and implement the necessary evaluation steps. In doing so, the business can continue to grow, enhance its competitiveness, and expand its market in the future. Abstrak. Laporan akhir ini berfokus pada pengembangan produk kokathai melalui pemasaran online dengan menggunakan media shopee food. Kokathai adalah produk food and beverage dibidang minuman yaitu Thaitea yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar, khususnya bagi individu yang membutuhkan minuman yang menyegarkan, kaya rasa, dan dapat disesuaikan dengan selera pribadi. Dengan berbagai varian rasa dan topping yang menarik, Thaitea menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin menikmati pengalaman minum yang berbeda. Selain itu, dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang konsisten, Thaitea semakin diminati oleh berbagai kalangan, dari pelajar hingga dewasa berumur 10-40 tahun. Analisis SWOT digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bisnis Kokathai. Five Forces Porter membantu memahami tingkat persaingan dalam industri. Balanced Scorecard digunakan untuk mengukur kinerja bisnis secara menyeluruh, sedangkan SMART analysis dirancang untuk menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu. Selain itu, analisis BCG Matrix diterapkan untuk mengevaluasi posisi produk Kokathai. Melalui laporan ini, diharapkan Kokathai dapat mengidentifikasi strategi pengembangan yang tepat dan mengimplementasikan langkah-langkah evaluasi yang diperlukan. Dengan begitu, bisnis dapat terus berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperluas pasar di masa depan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Business and Management
Published
2025-02-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsbm.v5i1.18255
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Strategi Pengembangan Produk Kokathai melalui Pemasaran Online di Shopee Food

Rezi Muhamad Taufik Permana, Nindya Saraswati, Reksa Syah Fahreza
Bandung Conference Series Business and Management
SMEs Development and Digital Marketing
article

Strategi Pengembangan Produk Kokathai melalui Pemasaran Online di Shopee Food

Rezi Muhamad Taufik Permana, Nindya Saraswati, Reksa Syah Fahreza
article en

Abstract

Abstract. This final report focuses on the product development of Kokathai through online marketing using the Shopee Food platform. Kokathai is a food and beverage product in the drink category, specifically Thaitea, created to meet market needs, particularly for individuals who are looking for a refreshing, flavorful drink that can be customized to personal tastes. With a variety of interesting flavors and toppings, Thaitea has become the ideal choice for those who want to enjoy a unique drinking experience. Additionally, with affordable prices and consistent quality, Thaitea has gained popularity across various demographics, from students to adults aged 10-40 years. A SWOT analysis is used to evaluate the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of the Kokathai business. Porter’s Five Forces model helps understand the level of competition within the industry. The Balanced Scorecard is employed to measure overall business performance, while the SMART analysis is designed to set specific, measurable, achievable, relevant, and time- bound goals. Furthermore, the BCG Matrix analysis is applied to evaluate the position of Kokathai’s product. Through this report, it is hoped that Kokathai can identify the right development strategies and implement the necessary evaluation steps. In doing so, the business can continue to grow, enhance its competitiveness, and expand its market in the future. Abstrak. Laporan akhir ini berfokus pada pengembangan produk kokathai melalui pemasaran online dengan menggunakan media shopee food. Kokathai adalah produk food and beverage dibidang minuman yaitu Thaitea yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar, khususnya bagi individu yang membutuhkan minuman yang menyegarkan, kaya rasa, dan dapat disesuaikan dengan selera pribadi. Dengan berbagai varian rasa dan topping yang menarik, Thaitea menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin menikmati pengalaman minum yang berbeda. Selain itu, dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang konsisten, Thaitea semakin diminati oleh berbagai kalangan, dari pelajar hingga dewasa berumur 10-40 tahun. Analisis SWOT digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bisnis Kokathai. Five Forces Porter membantu memahami tingkat persaingan dalam industri. Balanced Scorecard digunakan untuk mengukur kinerja bisnis secara menyeluruh, sedangkan SMART analysis dirancang untuk menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu. Selain itu, analisis BCG Matrix diterapkan untuk mengevaluasi posisi produk Kokathai. Melalui laporan ini, diharapkan Kokathai dapat mengidentifikasi strategi pengembangan yang tepat dan mengimplementasikan langkah-langkah evaluasi yang diperlukan. Dengan begitu, bisnis dapat terus berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperluas pasar di masa depan.

Bandung Conference Series Business and ManagementVol. 5(1)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 94%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.