Optimasi Pit Limit dengan Pendekatan Incremental SR terhadap BESR PT XYZ
Abstract. This study was conducted to evaluate the coal resource potential in the mining license area (IUP) of PT XYZ and analyze the cost and operational profitability aspects. Geological modeling indicates that the area contains five coal seams with a total tonnage of 27,935,181.38 tons, the majority of which fall into the measured category at 23,056,143.18 tons. The geological structure is moderate, with relatively gentle slopes, suggesting that the coal in this area is well-deposited but requires meticulous technical planning for mining operations. The cost analysis reveals that the total cash cost is 22,27USD/ton, with a profit margin of 24,06 USD/ton for every ton of coal sold. The highest costs arise from overburden removal and sales activities, such as barging and port management. The low calorific value of the coal (3,657 kcal/kg). Optimizing the pit limit using the incremental stripping ratio (SR) method with a break-even stripping ratio (BESR) of 5.37 has resulted in the highest profit of 328.160.109 USD, achieved with an average stripping ratio of 7,22 and an incremental SR of 1.51. This approach delivers significant profitability throughout the mine's operational period. Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi potensi sumber daya batubara di wilayah IUP PT XYZ dan menganalisis aspek biaya serta profitabilitas operasional. Pemodelan geologi menunjukkan bahwa wilayah ini memiliki 5 seam batubara dengan tonase total sebesar 27.935.181,38 ton, mayoritas dalam kategori terukur 23.056.143,18 ton. Struktur geologi yang moderat, akan tetapi memiliki kemiringan yang cukup landai yang berarti daerah penelitian memiliki batubara yang mengalami pengendapan sempurna tetapi menuntut perencanaan teknis yang matang dalam penambangan. Analisis biaya menunjukkan bahwa total cash cost mencapai 22,27 USD/ton, dengan profit margin dari penjualan setiap 1 ton batubara mendapatkan keuntungan sebesar 24,06 USD/ton. Biaya terbesar berasal dari pengupasan tanah penutup dan aktivitas penjualan, seperti barging dan port management. Kualitas batubara dengan nilai kalori rendah (3.657 kkal/kg). Optimasi desain tambang menggunakan metode incremental SR dengan break even striping ratio (BESR) 8,59 menghasilkan nilai profit tertinggi sebesar 328.160.109 US$ yang memiliki rata rata striping ratio 7,22 pada dengan incremental sr 1,51 yang memberikan keuntungan signifikan sepanjang periode operasional tambang. Metode ini tidak hanya memaksimalkan profitabilitas, tetapi juga memastikan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya tambang, menjadikannya strategi yang unggul untuk mendukung keberlanjutan dan produktivitas jangka panjang operasi pertambangan.
Authors
- Zaenal
- Mochamad Ali Tamrin
- Noor Fauzi Isniarno Isniarno
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Mining Engineering
- Published
- 2025-02-03
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsme.v5i1.16873
- Primary Topic
- Management and Optimization Techniques
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00