Pengaruh Growth Mindset terhadap Kegigihan pada Siswa SMA di Pondok Pesantren
Abstract. High school students in Islamic boarding schools face challenges both in the boarding school environment and at school. They encounter to adapt to new surroundings that require them to have clear goals and to balance their time between the boarding school and school environments, necessitating resilience to overcome these challenges. Such conditions can interfere their performance in both places and may lead to negative outcomes. Therefore, having persistence in the field of education is crucial for academic success. To foster persistence, it is important to have encouragements that can influence it, one of which is a growth mindset. This study used a quantitative method with data collection techniques through questionnaires distributed to 384 high school students in Islamic boarding schools in West Bandung Regency. The sampling technique used was cluster random sampling. The data were analyzed using simple regression and descriptive statistics to depict demographic data. The measurement tools used were the Dweck Mindset Instrument (2006), adapted by Novanto (2023), and the Grit Scale developed by Duckworth (2007), also adapted by Novanto (2023). The results showed that the levels of growth mindset and persistence among high school students in Islamic boarding schools were high, and growth mindset had an impact on persistence among these students. Abstrak. Siswa SMA yang berada di pondok pesantren mengalami tantangan baik dalam lingkungan pesantren atau sekolah, kesulitan dalam lingkungan baru yang menuntut mereka untuk memiliki tujuan, dan menyeimbangkan waktu baik di lingkungan pesantren maupun sekolah, sehingga diperlukan ketahanan dalam menghadapi tantangan. Kondisi tersebut akan menganggu mereka baik di lingkungan pesantren maupun sekolah dan akan berakibat buruk. Maka penting memiliki grit dalam bidang pendidikan untuk keberhasilan belajar dan pendidikan. untuk menumbuhkan grit penting memiliki dorongan yang dapat mempengaruhi, salah satu variabel yang mempengaruhi grit, yaitu growth mindset. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 384 siswa SMA di pondok pesantren di Kabupaten Bandung Barat. Teknik pengambilan sampel yaitu, cluster random sampling. Data dianlisis dengan menggunakan teknik regresi sederhana dan statistik deskriptif untuk menggambarkan data demografi. Alat ukur yang digunakan adalah Dweck Mindset Instrument (2006) yang telah diadaptasi oleh Novanto (2023) dan kegigihan (Grit) yang dibuat oleh Duckworth (2007) yang telah diadaptasi oleh Novanto (2023). Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat growth mindset dan kegigihan (grit) pada siswa SMA di pondok pesantren tinggi dan growth mindset memiliki pengaruh terhadap kegigihan (grit) pada siswa SMA di pondok pesantren.
Authors
- Indah Nurfadila
- Andhita Nurul Khasanah
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Psychology Science
- Published
- 2025-01-26
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i1.16166
- Citations
- 1
- Primary Topic
- Grit, Self-Efficacy, and Motivation
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 2.44