Pengaruh Penerapan E-Billing dan E-Filing terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi
Abstract. The rapid development of technology has transformed the era of industrialization into an era of communication and information technology. Tax digitalization through the implementation of e-Billing and e-Filing systems aims to facilitate taxpayers in paying taxes and reporting tax returns online. With internet access, taxpayers can carry out their obligations anytime and anywhere. This study aims to analyze the effect of the application of the e-Billing and e-Filing system on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Bandung Cicadas. The research method used is descriptive verification with a quantitative approach. The sample consisted of 60 respondents selected using convenience sampling technique. Primary data was collected through questionnaires and analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results showed that: 1) The application of e-Billing has a positive and significant influence on taxpayer compliance, with a percentage contribution of 44%. Conversely, 2) The application of e-Filing does not have a significant effect on taxpayer compliance, with a contribution of only 6%. This research provides practical implications for the Directorate General of Taxes to continue to develop and improve the quality of digital-based services to improve taxpayer compliance. Abstrak. Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah era industrialisasi menjadi era teknologi komunikasi dan informasi. Digitalisasi pajak melalui penerapan sistem e-Billing dan e-Filing bertujuan untuk mempermudah Wajib Pajak dalam pembayaran pajak dan pelaporan SPT secara online. Dengan akses internet, Wajib Pajak dapat melaksanakan kewajibannya kapan saja dan di mana saja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem e-Billing dan e-Filing terhadap kepatuhan Wajib Pajak orang pribadi di KPP Pratama Bandung Cicadas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 60 responden yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Penerapan e-Billing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak, dengan persentase kontribusi sebesar 44%. Sebaliknya, 2) Penerapan e-Filing tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak, dengan kontribusi hanya sebesar 6%. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi Direktorat Jenderal Pajak untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas layanan berbasis digital guna meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak.
Authors
- Zafira Najma Albira
- Diamonalisa Sofianty
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Accountancy
- Published
- 2025-01-28
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsa.v5i1.16414
- Citations
- 1
- Primary Topic
- Taxation and Compliance Studies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00