Pengaruh Komitmen Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Guru Honorer SMAN
Abstract. Teachers have an important role as educators and teachers. However, behind the importance of this role, it turns out that teachers in Indonesia have low performance. One of the factors can be seen from the lack of organizational commitment, which is a psychological state that characterizes the employee's relationship with the organization and the implications of the decision to continue or stop membership of an organization. The factor that affects organizational commitment is OCB, which is voluntary behavior that is carried out without being listed in the job description or directly related to the reward system, which can increase organizational effectiveness and efficiency. The purpose of this study was to determine the effect of organizational commitment on organizational citizen behavior in honorary teachers of senior high school. The subjects in this study were 77 honorary teachers of senior high schools in Bandung City. The method used in this research is quantitative causality method using multiple linear regression analysis. The measuring instrument used is a questionnaire based on the theory of organizational commitment from Meyer & Allen (1991) which has been adapted by Suseno, M. N. M. (2019) and the organizational citizen behavior measuring instrument based on Organ's theory (2006) which has been adapted by Tentama, F. (2018). The results of this study indicate that the effect of each dimension of organizational commitment is 6.7% for affective commitment, 0.33% for continuance commitment, and 0.96% for normative commitment. Abstrak. Guru memiliki peran yang penting yaitu sebagai tenaga pendidik dan juga pengajar. Namun, dibalik pentingnya peran tersebut ternyata guru di Indonesia memiliki kinerja yang masih rendah. Salah satu faktornya terlihat dari kurangnya komitmen organisasi, yaitu keadaan psikologis yang mencirikanhubungan karyawan dengan organisasi dan implikasi keputusan untuk melanjutkan atau berhenti keanggotaandari suatu organisasi. Adapun faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi adalah OCB, yaitu perilaku sukarela yang dilakukan tanpa tercantum dalam job description atau terkait langsung dengan sistem reward, yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh komitmen organisasi terhadap organizational citizen behavior pada guru honorer SMAN. Subjek pada penelitian ini adalah guru honorer SMAN di Kota Bandung yang berjumlah 77 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif kausalitas dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner yang didasarkan pada teori komitmen organisasi dari Meyer & Allen (1991) yang telah diadaptasi oleh Suseno, M. N. M. (2019) dan alat ukur organizational citizen behavior berdasarkan teori Organ (2006) yang telah diadaptasi oleh Tentama, F. (2018). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh dari masing-masing dimensi komitmen organisasi adalah sebesar 6,7% untuk komitmen afektif, 0,33% untuk komitmen berkelanjutan, dan 0,96% untuk komitmen normatif.
Authors
- Ayu Tuty Utami
- Firdha Hamidah
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Psychology Science
- Published
- 2025-01-28
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i1.15800
- Primary Topic
- Education and Communication Studies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00