Hubungan Kredibilitas Influencer Terhadap Minat Beli Produk Skincare Pada Instagram

Abstract. In the era of technological development in Indonesia, the internet has become the main media of interest to the public as it provides convenience in various activities such as searching for information, communicating, and shopping. Instagram, as one of the main social media platforms, is often used by Influencers to interact directly with their followers. One of the products that are often promoted on Instagram is skincare products, as done by Influencer @nabilaishma. This study aims to explore the relationship between the credibility of Influencer @nabilaishma and her followers' buying interest in AirinBeauty skincare products. This study uses a positivism paradigm and a quantitative approach with a correlational method.The theory use is Source Credibility Theory by Hovland, Janis, and Kelley. The population of this study were followers of the @nabilaishma Instagram account, with a random sampling technique using probability sampling, involving 100 respondents. Data was collected through a questionnaire and analyzed using the Spearman Rank test. Data validity was tested using Pearson's Product Moment correlation analysis and reliability was tested using Cronbach's Alpha technique, with the analysis carried out using the SPSS application. The results of this study indicate that there is a relationship between Influencer credibility and buying interest in skincare products on Instagram based on trustworthiness, expertise, attractiveness owned by Nabila Ishma. Abstrak. Dalam era perkembangan teknologi di Indonesia, internet telah menjadi media utama yang diminati oleh masyarakat karena memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas seperti mencari informasi, berkomunikasi, dan berbelanja. Instagram, sebagai salah satu Platform media sosial utama, sering digunakan oleh para Influencer untuk berinteraksi langsung dengan pengikut mereka. Salah satu produk yang sering dipromosikan di Instagram adalah produk skincare, seperti yang dilakukan oleh Influencer @nabilaishma. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kredibilitas Influencer @nabilaishma dengan minat beli pengikutnya terhadap produk skincare AirinBeauty. Penelitian ini menggunakan paradigma positivisme dan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teori yang digunakan adalah Teori Kredibilitas Sumber oleh Hovland, Janis, dan Kelley. Populasi penelitian ini adalah followers akun Instagram @nabilaishma, dengan teknik pengambilan sampel acak menggunakan probability sampling, melibatkan 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Validitas data diuji dengan analisis korelasi Product Moment Pearson dan reliabilitas diuji menggunakan teknik Cronbach's Alpha, dengan analisis dilakukan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa adanya Hubungan Kredibilitas Influencer Terhadap Minat Beli Produk Skincare Pada Instagram berdasarkan, trustworthiness, expertise, attractiveness yang dimiliki oleh Nabila Ishma.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Communication Management
Published
2025-02-03
DOI
https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i1.17517
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Kredibilitas Influencer Terhadap Minat Beli Produk Skincare Pada Instagram

Elang Robby Budiman, Ferry Darmawan
Bandung Conference Series Communication Management
Islamic Finance and Communication
article

Hubungan Kredibilitas Influencer Terhadap Minat Beli Produk Skincare Pada Instagram

Elang Robby Budiman, Ferry Darmawan
article en

Abstract

Abstract. In the era of technological development in Indonesia, the internet has become the main media of interest to the public as it provides convenience in various activities such as searching for information, communicating, and shopping. Instagram, as one of the main social media platforms, is often used by Influencers to interact directly with their followers. One of the products that are often promoted on Instagram is skincare products, as done by Influencer @nabilaishma. This study aims to explore the relationship between the credibility of Influencer @nabilaishma and her followers' buying interest in AirinBeauty skincare products. This study uses a positivism paradigm and a quantitative approach with a correlational method.The theory use is Source Credibility Theory by Hovland, Janis, and Kelley. The population of this study were followers of the @nabilaishma Instagram account, with a random sampling technique using probability sampling, involving 100 respondents. Data was collected through a questionnaire and analyzed using the Spearman Rank test. Data validity was tested using Pearson's Product Moment correlation analysis and reliability was tested using Cronbach's Alpha technique, with the analysis carried out using the SPSS application. The results of this study indicate that there is a relationship between Influencer credibility and buying interest in skincare products on Instagram based on trustworthiness, expertise, attractiveness owned by Nabila Ishma. Abstrak. Dalam era perkembangan teknologi di Indonesia, internet telah menjadi media utama yang diminati oleh masyarakat karena memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas seperti mencari informasi, berkomunikasi, dan berbelanja. Instagram, sebagai salah satu Platform media sosial utama, sering digunakan oleh para Influencer untuk berinteraksi langsung dengan pengikut mereka. Salah satu produk yang sering dipromosikan di Instagram adalah produk skincare, seperti yang dilakukan oleh Influencer @nabilaishma. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kredibilitas Influencer @nabilaishma dengan minat beli pengikutnya terhadap produk skincare AirinBeauty. Penelitian ini menggunakan paradigma positivisme dan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teori yang digunakan adalah Teori Kredibilitas Sumber oleh Hovland, Janis, dan Kelley. Populasi penelitian ini adalah followers akun Instagram @nabilaishma, dengan teknik pengambilan sampel acak menggunakan probability sampling, melibatkan 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Validitas data diuji dengan analisis korelasi Product Moment Pearson dan reliabilitas diuji menggunakan teknik Cronbach's Alpha, dengan analisis dilakukan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa adanya Hubungan Kredibilitas Influencer Terhadap Minat Beli Produk Skincare Pada Instagram berdasarkan, trustworthiness, expertise, attractiveness yang dimiliki oleh Nabila Ishma.

Bandung Conference Series Communication ManagementVol. 5(1)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 95%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.