Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Usia Dini di Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi

ABSTRACT Early marriage as a marriage where one or both partners are under 18 years of age. Early marriage is common in many countries, especially in developing countries or in communities with poor social and economic conditions. Early marriage in today's society is a major problem. But some parents and communities take early marriage for grante. Knowing the factors associated with early marriage in Sukatenang Village, Sukawangi District, Bekasi Regency in 2024. This type of research is quantitative using analytical descriptive methods using a case control approach. Where case control is a study to study the dynamics of the correlation between risk factors and effects, by approaching, observing or collecting data at once. At a time (point time approach). There is a relationship between education, knowledge, parenting, culture with early marriage. The results obtained p value < alpha 0.05 means that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. From the results of the study there is a relationship between education, knowledge, parenting and culture with early marriage. With that, it is hoped that further research needs to be carried out by further reviewing the factors for early marriage, so that it is hoped that it can reduce the incidence of early marriage in society and not always early marriage is a negative thing. Keywords: Early Marriage, Education, Knowledge, Parenting, Culture ABSTRAK Pernikahan usia dini sebagai pernikahan di mana salah satu atau kedua pasangan berusia di bawah 18 tahun. Pernikahan dini merupakan hal yang umum di banyak negara, terutama di negara-negara berkembang atau di masyarakat dengan kondisi sosial dan ekonomi yang buruk. Pernikahan usia dini pada masyarakat saat ini menjadi masalah yang utama. Tetapi beberapa orang tua dan masyarakat menganggap sebagai hal biasa saja pernikahan usia dini ini. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini di Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan case control. Dimana case control merupakan suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor – faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data – data sekaligus. Pada suatu saat (point time approach). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan, pengetahuan, pola asuh, budaya dengan pernikahan usia dini. Di dapatkan hasil nilai p value < alpha 0,05 artinya hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dari hasil penelitian terdapat adanya hubungan antara pendidikan, pengetahuan, pola asuh dan budaya dengan pernikahan usia dini. Dengan itu diharapkan perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut dengan lebih meninjau faktor – faktor terjadinya pernikahan usia dini, sehingga diharapakn dapat mengurangi kejadian pernikahan usia dini pada masyarakat dan tidak selamanya pernikahan usia dini hal yang negatif. Kata Kunci: Pernikahan Usia Dini, Pendidikan, Pengetahuan, Pola Asuh, Budaya

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Published
2025-03-01
DOI
https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i3.16853
Primary Topic
Marriage and Family Dynamics
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Usia Dini di Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi

Asep Barkah, Cicilia Dwi Lusiana
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Marriage and Family Dynamics
article

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Usia Dini di Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi

Asep Barkah, Cicilia Dwi Lusiana
article en

Abstract

ABSTRACT Early marriage as a marriage where one or both partners are under 18 years of age. Early marriage is common in many countries, especially in developing countries or in communities with poor social and economic conditions. Early marriage in today's society is a major problem. But some parents and communities take early marriage for grante. Knowing the factors associated with early marriage in Sukatenang Village, Sukawangi District, Bekasi Regency in 2024. This type of research is quantitative using analytical descriptive methods using a case control approach. Where case control is a study to study the dynamics of the correlation between risk factors and effects, by approaching, observing or collecting data at once. At a time (point time approach). There is a relationship between education, knowledge, parenting, culture with early marriage. The results obtained p value < alpha 0.05 means that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. From the results of the study there is a relationship between education, knowledge, parenting and culture with early marriage. With that, it is hoped that further research needs to be carried out by further reviewing the factors for early marriage, so that it is hoped that it can reduce the incidence of early marriage in society and not always early marriage is a negative thing. Keywords: Early Marriage, Education, Knowledge, Parenting, Culture ABSTRAK Pernikahan usia dini sebagai pernikahan di mana salah satu atau kedua pasangan berusia di bawah 18 tahun. Pernikahan dini merupakan hal yang umum di banyak negara, terutama di negara-negara berkembang atau di masyarakat dengan kondisi sosial dan ekonomi yang buruk. Pernikahan usia dini pada masyarakat saat ini menjadi masalah yang utama. Tetapi beberapa orang tua dan masyarakat menganggap sebagai hal biasa saja pernikahan usia dini ini. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini di Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan case control. Dimana case control merupakan suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor – faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data – data sekaligus. Pada suatu saat (point time approach). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan, pengetahuan, pola asuh, budaya dengan pernikahan usia dini. Di dapatkan hasil nilai p value < alpha 0,05 artinya hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dari hasil penelitian terdapat adanya hubungan antara pendidikan, pengetahuan, pola asuh dan budaya dengan pernikahan usia dini. Dengan itu diharapkan perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut dengan lebih meninjau faktor – faktor terjadinya pernikahan usia dini, sehingga diharapakn dapat mengurangi kejadian pernikahan usia dini pada masyarakat dan tidak selamanya pernikahan usia dini hal yang negatif. Kata Kunci: Pernikahan Usia Dini, Pendidikan, Pengetahuan, Pola Asuh, Budaya

MAHESA Malahayati Health Student JournalVol. 5(3)
Universitas Prima Nusantara Bukittinggi (ID)
Openalex Percentile: Top 95%
Marriage and Family Dynamics
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.