Jejak Taman Siswa dan Pendidikan Indonesia

This research aims to examine the implementation of the Taman Siswa concept within the Merdeka Curriculum, with the expectation of providing new insights for the development of educational policies in Indonesia that are rooted in the nation's cultural values. The research method employed is library research, utilizing primary data sources from relevant books and literature. The findings reveal that the Merdeka Curriculum adopts several principles from Taman Siswa, such as flexibility, simplicity, and student-centered education. The learning approaches integrated into the Merdeka Curriculum also include principles from Taman Siswa, such as Panca Dharma, constructivism, and the among system. Nevertheless, there are adjustments in the implementation of these concepts, such as a more flexible phase system and the limited application of the boarding school system. This research concludes that the Merdeka Curriculum and the Taman Siswa concept share similarities in design principles and learning approaches, yet their implementation is adapted to current educational needs. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep Taman Siswa dalam Kurikulum Merdeka, dengan harapan memberikan wawasan baru bagi pengembangan kebijakan pendidikan di Indonesia yang berakar pada nilai budaya bangsa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka, dengan sumber data utama dari buku dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mengadopsi beberapa prinsip dari Taman Siswa, seperti fleksibilitas, kesederhanaan, dan pendidikan yang berpihak pada peserta didik. Pendekatan pembelajaran yang diintegrasikan dalam Kurikulum Merdeka juga mencakup prinsip-prinsip dari Taman Siswa, seperti Panca Dharma, konstruktivisme, dan sistem among. Meskipun demikian, terdapat penyesuaian dalam implementasi konsep-konsep tersebut, seperti sistem fase yang lebih fleksibel dan penerapan sistem asrama yang terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka dan konsep Taman Siswa memiliki kesamaan dalam prinsip perancangan dan pendekatan pembelajaran, namun implementasinya disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research
Published
2025-02-26
DOI
https://doi.org/10.59001/pjier.v3i1.289
Primary Topic
Architectural and Urban Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Jejak Taman Siswa dan Pendidikan Indonesia

Dalfiana
Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research
Architectural and Urban Studies
article

Jejak Taman Siswa dan Pendidikan Indonesia

Dalfiana
article en

Abstract

This research aims to examine the implementation of the Taman Siswa concept within the Merdeka Curriculum, with the expectation of providing new insights for the development of educational policies in Indonesia that are rooted in the nation's cultural values. The research method employed is library research, utilizing primary data sources from relevant books and literature. The findings reveal that the Merdeka Curriculum adopts several principles from Taman Siswa, such as flexibility, simplicity, and student-centered education. The learning approaches integrated into the Merdeka Curriculum also include principles from Taman Siswa, such as Panca Dharma, constructivism, and the among system. Nevertheless, there are adjustments in the implementation of these concepts, such as a more flexible phase system and the limited application of the boarding school system. This research concludes that the Merdeka Curriculum and the Taman Siswa concept share similarities in design principles and learning approaches, yet their implementation is adapted to current educational needs. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep Taman Siswa dalam Kurikulum Merdeka, dengan harapan memberikan wawasan baru bagi pengembangan kebijakan pendidikan di Indonesia yang berakar pada nilai budaya bangsa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka, dengan sumber data utama dari buku dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mengadopsi beberapa prinsip dari Taman Siswa, seperti fleksibilitas, kesederhanaan, dan pendidikan yang berpihak pada peserta didik. Pendekatan pembelajaran yang diintegrasikan dalam Kurikulum Merdeka juga mencakup prinsip-prinsip dari Taman Siswa, seperti Panca Dharma, konstruktivisme, dan sistem among. Meskipun demikian, terdapat penyesuaian dalam implementasi konsep-konsep tersebut, seperti sistem fase yang lebih fleksibel dan penerapan sistem asrama yang terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka dan konsep Taman Siswa memiliki kesamaan dalam prinsip perancangan dan pendekatan pembelajaran, namun implementasinya disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational ResearchVol. 3(1)
Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ID)
Openalex Percentile: Top 96%
Architectural and Urban Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Jejak Taman Siswa dan Pendidikan Indonesia — Dalfiana · Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research (2025) | TGRS Research Map | TGRS