Integration of Islamic Values in Civic Education at Pesantren-Based Universities

AbstractThis article aims to examine the integration of Islamic values into civic education at pesantren-based higher education institutions. Using a qualitative research design, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis at Universitas Abdullah Faqih (UNKAFA) in Gresik, East Java. The study explores how Islamic teachings are integrated into the civic education curriculum and extracurricular activities to instill values such as patriotism, respect for the law, and political awareness. The findings demonstrate the effectiveness of this integrative model in producing graduates who are not only academically competent but also possess strong moral character and deep spirituality. Key findings include increased student engagement in social and civic responsibilities, the promotion of tolerance and respect for diversity, and the alignment of Islamic and national values. This approach offers a sustainable framework for character development and national identity formation while addressing challenges such as radicalism and social fragmentation. The implications of this research suggest that pesantren-based higher education institutions can serve as a model for harmonizing religious and civic education. Further research is recommended to quantitatively evaluate the impact of this model and explore its application in broader educational contexts.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pendidikan kewarganegaraan di institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di Universitas Abdullah Faqih (UNKAFA) di Gresik, Jawa Timur. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana ajaran Islam diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan dan kegiatan ekstrakurikuler, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai seperti patriotisme, penghormatan terhadap hukum, dan kesadaran politik. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas model integratif ini dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki moral yang kuat dan spiritualitas yang mendalam. Temuan utama mencakup peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam tanggung jawab sosial dan kewarganegaraan, promosi toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman, serta keselarasan nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Pendekatan ini menawarkan kerangka kerja yang berkelanjutan untuk pembangunan karakter dan pembentukan identitas nasional, sekaligus menjawab tantangan seperti radikalisme dan fragmentasi sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren dapat menjadi model harmonisasi pendidikan agama dan kewarganegaraan. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengevaluasi dampak model ini secara kuantitatif dan mengeksplorasi penerapannya dalam konteks pendidikan yang lebih luas.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
TARBIYA Journal of Education in Muslim Society
Published
2024-12-28
DOI
https://doi.org/10.15408/tjems.v11i2.41447
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Integration of Islamic Values in Civic Education at Pesantren-Based Universities

EE Junaedi Sastradiharja, Maulana Dwi Kurniasih, Khasnah Syaidah
TARBIYA Journal of Education in Muslim Society
Education and Character Development
article

Integration of Islamic Values in Civic Education at Pesantren-Based Universities

EE Junaedi Sastradiharja, Maulana Dwi Kurniasih, Khasnah Syaidah
article en

Abstract

AbstractThis article aims to examine the integration of Islamic values into civic education at pesantren-based higher education institutions. Using a qualitative research design, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis at Universitas Abdullah Faqih (UNKAFA) in Gresik, East Java. The study explores how Islamic teachings are integrated into the civic education curriculum and extracurricular activities to instill values such as patriotism, respect for the law, and political awareness. The findings demonstrate the effectiveness of this integrative model in producing graduates who are not only academically competent but also possess strong moral character and deep spirituality. Key findings include increased student engagement in social and civic responsibilities, the promotion of tolerance and respect for diversity, and the alignment of Islamic and national values. This approach offers a sustainable framework for character development and national identity formation while addressing challenges such as radicalism and social fragmentation. The implications of this research suggest that pesantren-based higher education institutions can serve as a model for harmonizing religious and civic education. Further research is recommended to quantitatively evaluate the impact of this model and explore its application in broader educational contexts.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pendidikan kewarganegaraan di institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di Universitas Abdullah Faqih (UNKAFA) di Gresik, Jawa Timur. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana ajaran Islam diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan dan kegiatan ekstrakurikuler, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai seperti patriotisme, penghormatan terhadap hukum, dan kesadaran politik. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas model integratif ini dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki moral yang kuat dan spiritualitas yang mendalam. Temuan utama mencakup peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam tanggung jawab sosial dan kewarganegaraan, promosi toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman, serta keselarasan nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Pendekatan ini menawarkan kerangka kerja yang berkelanjutan untuk pembangunan karakter dan pembentukan identitas nasional, sekaligus menjawab tantangan seperti radikalisme dan fragmentasi sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren dapat menjadi model harmonisasi pendidikan agama dan kewarganegaraan. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengevaluasi dampak model ini secara kuantitatif dan mengeksplorasi penerapannya dalam konteks pendidikan yang lebih luas.

TARBIYA Journal of Education in Muslim SocietyVol. 11(2)
Universitas Sains Al-Qur'an (ID)
Openalex Percentile: Top 61%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.