Implementasi Program Layanan Perizinan Bermobil Online Single Submission (LIMOSSIN) Dalam Meningkatkan Pelayanan Perizinan Di Kabupaten Badung.

Quality public services play a role in increasing investment. The Investment and One-Stop Integrated Service Agency of Badung Regency has innovated in licensing services through the Mobile Licensing Service with Online Single Submission (LIMOSSIN) program, which aims to assist the public in issuing business permits. The objective of this study is to understand the Implementation of the Mobile Licensing Service with Online Single Submission (LIMOSSIN) Program in Improving Licensing Services in Badung Regency. This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through interviews, documentation, and observation. Data analysis is conducted using Edward III's policy implementation theory, which consists of (1) Communication, (2) Resources, (3) Disposition, and (4) Bureaucratic Structure. The results of the study indicate that overall, the program has been effectively implemented based on the indicators used. However, there are indicators that still require improvement for the program to run more optimally. Improvements are needed in the communication indicator related to communication between village governments and the community, the resource indicator due to challenges in human resources, and the bureaucratic structure indicator related to coordination by village officials in the implementation of the program. In conclusion, the LIMOSSIN program has provided tangible benefits to the community by assisting in issuing business permits, but enhancements are still needed in several indicators to improve service quality. Abstrak Pelayanan publik yang berkualitas memiliki berperan dalam meningkatkan investasi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung berinovasi dalam pelayanan perizinan melalui program Layanan Perizinan Bermobil Online Single Submission (LIMOSSIN) yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menerbitkan izin usaha. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana Implementasi Program Layanan Perizinan Bermobil Online Single Submission (LIMOSSIN) Dalam Meningkatkan Pelayanan Perizinan Di Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori implementasi kebijakan oleh Edward III yang terdiri dari (1) Komunikasi, (2) Sumber Daya, (3) Disposisi, (4) Struktur Birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan program ini telah berjalan efektif berdasarkan indikator yang digunakan. Namun terdapat indikator yang masih memerlukan perbaikan agar program dapat berjalan lebih optimal. Perbaikan diperlukan yaitu pada indikator komunikasi terkait komunikasi antara pemerintah desa ke masyarakat, indikator sumber daya yang masih adanya tantangan pada sumber daya manusia, dan indikator struktur birokrasi terkait koordinasi oleh perangkat desa terkait pelaksanaan program. Kesimpulannya program LIMOSSIN telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam membantu menerbitkan izin usaha, tetapi masih diperlukan peningkatan dalam beberapa indikator untuk meningkatkan kualitas layanan. Kata Kunci: Pelayanan Publik, LIMOSSIN, Implementasi, DPMPTSP Badung, Teori Edward III

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Socio-political Communication and Policy Review
Published
2025-02-23
DOI
https://doi.org/10.61292/shkr.200
Primary Topic
COVID-19 Prevention and Impact
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Implementasi Program Layanan Perizinan Bermobil Online Single Submission (LIMOSSIN) Dalam Meningkatkan Pelayanan Perizinan Di Kabupaten Badung.

⁠I Dewa Ayu Putri Wirantari, ⁠Ni Putu Anik Prabawati, Komang Tri Antari Putri
Socio-political Communication and Policy Review
COVID-19 Prevention and Impact
article

Implementasi Program Layanan Perizinan Bermobil Online Single Submission (LIMOSSIN) Dalam Meningkatkan Pelayanan Perizinan Di Kabupaten Badung.

⁠I Dewa Ayu Putri Wirantari, ⁠Ni Putu Anik Prabawati, Komang Tri Antari Putri
article en

Abstract

Quality public services play a role in increasing investment. The Investment and One-Stop Integrated Service Agency of Badung Regency has innovated in licensing services through the Mobile Licensing Service with Online Single Submission (LIMOSSIN) program, which aims to assist the public in issuing business permits. The objective of this study is to understand the Implementation of the Mobile Licensing Service with Online Single Submission (LIMOSSIN) Program in Improving Licensing Services in Badung Regency. This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through interviews, documentation, and observation. Data analysis is conducted using Edward III's policy implementation theory, which consists of (1) Communication, (2) Resources, (3) Disposition, and (4) Bureaucratic Structure. The results of the study indicate that overall, the program has been effectively implemented based on the indicators used. However, there are indicators that still require improvement for the program to run more optimally. Improvements are needed in the communication indicator related to communication between village governments and the community, the resource indicator due to challenges in human resources, and the bureaucratic structure indicator related to coordination by village officials in the implementation of the program. In conclusion, the LIMOSSIN program has provided tangible benefits to the community by assisting in issuing business permits, but enhancements are still needed in several indicators to improve service quality. Abstrak Pelayanan publik yang berkualitas memiliki berperan dalam meningkatkan investasi. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung berinovasi dalam pelayanan perizinan melalui program Layanan Perizinan Bermobil Online Single Submission (LIMOSSIN) yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menerbitkan izin usaha. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana Implementasi Program Layanan Perizinan Bermobil Online Single Submission (LIMOSSIN) Dalam Meningkatkan Pelayanan Perizinan Di Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori implementasi kebijakan oleh Edward III yang terdiri dari (1) Komunikasi, (2) Sumber Daya, (3) Disposisi, (4) Struktur Birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan program ini telah berjalan efektif berdasarkan indikator yang digunakan. Namun terdapat indikator yang masih memerlukan perbaikan agar program dapat berjalan lebih optimal. Perbaikan diperlukan yaitu pada indikator komunikasi terkait komunikasi antara pemerintah desa ke masyarakat, indikator sumber daya yang masih adanya tantangan pada sumber daya manusia, dan indikator struktur birokrasi terkait koordinasi oleh perangkat desa terkait pelaksanaan program. Kesimpulannya program LIMOSSIN telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam membantu menerbitkan izin usaha, tetapi masih diperlukan peningkatan dalam beberapa indikator untuk meningkatkan kualitas layanan. Kata Kunci: Pelayanan Publik, LIMOSSIN, Implementasi, DPMPTSP Badung, Teori Edward III

Socio-political Communication and Policy Review
Udayana University (ID)
Openalex Percentile: Top 96%
COVID-19 Prevention and Impact
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.