Sinergi Penanganan Pengaduan Pelayanan Air Bersih di Kabupaten Bangli dari Sudut Pandang Electronic Government

Bangli Regency created an e-government based public complaints program called Bangli Era Baru 24 Hour Fast Service. Implementation of this program builds synergy among all public service delivery organizations, one of which is Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. However, in implementing this synergy there are still various problems. This research aims to determine the extent of the synergy in handling complaints about clean water services in Bangli Regency from an electronic government perspective and analyze the influencing factors. This research applies descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results show that the synergy between Diskominfosan and Perumda Air Minum Tirta Danu Arta in handling clean water service complaints has gone well. The support and value elements have been fulfilled because there is clear regulatory support, stakeholder commitment, and benefits felt by the community and stakeholders. However, there are elements of capacity that have not been met because there are challenges such as limited human resources and a minimal budget for managing complaint channels. The recommendations include increasing human resource capacity, better budget allocation, and optimizing outreach to increase community participation. Kabupaten Bangli menciptakan sebuah program pengaduan masyarakat berbasis e-government yang bernama Layanan Cepat 24 Jam Bangli Era Baru. Implementasi program tersebut membangun sinergi seluruh organisasi penyelenggara layanan publik, salah satunya adalah Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. Namun dalam pelaksanaan sinergi ini masih memiliki berbagai permasalahan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana sinergi penanganan pengaduan pelayanan air bersih di Kabupaten Bangli dari sudut pandang electronic government dan menganalisis faktor–faktor apa yang mempengaruhi. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa sinergi antara Diskominfosan dan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta dalam menangani pengaduan pelayanan air bersih telah berjalan baik. Elemen dukungan (support) dan manfaat (value) sudah terpenuhi karena terdapat dukungan regulasi yang jelas, komitmen pemangku kepentingan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Namun, terdapat elemen kemampuan (capacity) belum terpenuhi karena terdapat tantangan seperti terbatasnya sumber daya manusia dan minimnya anggaran untuk pengelolaan kanal pengaduan. Pemberian rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, alokasi anggaran yang lebih baik, dan optimalisasi sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Published
2025-02-15
DOI
https://doi.org/10.62383/risoma.v3i2.663
Primary Topic
Legal Studies and Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Sinergi Penanganan Pengaduan Pelayanan Air Bersih di Kabupaten Bangli dari Sudut Pandang Electronic Government

Komang Adi Sastra Wijaya, ⁠Ni Putu Anik Prabawati, I Putu Sawitra Danda Prasetia
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Legal Studies and Policies
article

Sinergi Penanganan Pengaduan Pelayanan Air Bersih di Kabupaten Bangli dari Sudut Pandang Electronic Government

Komang Adi Sastra Wijaya, ⁠Ni Putu Anik Prabawati, I Putu Sawitra Danda Prasetia
article en

Abstract

Bangli Regency created an e-government based public complaints program called Bangli Era Baru 24 Hour Fast Service. Implementation of this program builds synergy among all public service delivery organizations, one of which is Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. However, in implementing this synergy there are still various problems. This research aims to determine the extent of the synergy in handling complaints about clean water services in Bangli Regency from an electronic government perspective and analyze the influencing factors. This research applies descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results show that the synergy between Diskominfosan and Perumda Air Minum Tirta Danu Arta in handling clean water service complaints has gone well. The support and value elements have been fulfilled because there is clear regulatory support, stakeholder commitment, and benefits felt by the community and stakeholders. However, there are elements of capacity that have not been met because there are challenges such as limited human resources and a minimal budget for managing complaint channels. The recommendations include increasing human resource capacity, better budget allocation, and optimizing outreach to increase community participation. Kabupaten Bangli menciptakan sebuah program pengaduan masyarakat berbasis e-government yang bernama Layanan Cepat 24 Jam Bangli Era Baru. Implementasi program tersebut membangun sinergi seluruh organisasi penyelenggara layanan publik, salah satunya adalah Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. Namun dalam pelaksanaan sinergi ini masih memiliki berbagai permasalahan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana sinergi penanganan pengaduan pelayanan air bersih di Kabupaten Bangli dari sudut pandang electronic government dan menganalisis faktor–faktor apa yang mempengaruhi. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa sinergi antara Diskominfosan dan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta dalam menangani pengaduan pelayanan air bersih telah berjalan baik. Elemen dukungan (support) dan manfaat (value) sudah terpenuhi karena terdapat dukungan regulasi yang jelas, komitmen pemangku kepentingan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Namun, terdapat elemen kemampuan (capacity) belum terpenuhi karena terdapat tantangan seperti terbatasnya sumber daya manusia dan minimnya anggaran untuk pengelolaan kanal pengaduan. Pemberian rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, alokasi anggaran yang lebih baik, dan optimalisasi sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Jurnal Riset Sosial Humaniora dan PendidikanVol. 3(2)
Udayana University (ID)
Openalex Percentile: Top 95%
Legal Studies and Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.