Cultural Interaction of Bengkulu City Communities with Muhammadiyah Education in History Context

Abstract This research aims to analyze the interaction between the culture of the people of Bengkulu City and Muhammadiyah education from a historical perspective, especially related to the controversy over the acceptance of religious purification teachings and the contribution of Muhammadiyah education to traditions that have long existed in society. This research was carried out using a historical approach through information from the figures involved and knowing the history of the development of Muhammadiyah education in Bengkulu City and several other primary and secondary sources. The study results found that Muhammadiyah education in Bengkulu City began with a debate between Muhammadiyah figures and kaum tuo (the old generation). Muhammadiyah's teachings focus on the purification of Islamic teachings in the culture of the Bengkulu City community, which contained many mystical and polytheistic (shirk) elements. Finally, the approach of Muhammadiyah figures led to cultural interaction with Islamic teachings as long as they did not conflict with Islamic teachings in religious activities, death, marriage, art, music, and curriculum in Muhammadiyah educational institutions through local cultural content. This research has implications for developing a curriculum based on local cultural values ​​so that it can improve character and identity among students. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis interaksi antara budaya masyarakat Kota Bengkulu dengan pendidikan Muhammadiyah dalam perspektif sejarah, khususnya terkait dengan kontroversi penerimaan ajaran pemurnian agama dan kontibusi pendidikan Muhammadiyah terhadap tradisi yang telah lama ada di masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan sejarah melalui informasi dari tokoh-tokoh yang terlibat dan mengetahui sejarah perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Kota Bengkulu dan beberapa sumber primer dan sekunder lainnya. Hasil penelitian menemukan bahwa awal masuknya pendidikan muhammadiyah di Kota Bengkulu menjadi perdebatan antara tokoh muhammmadiyah dan kaum tuo (generasi tua) karena ajaran Muhammadiyah menginginkan adanya pemurnian ajaran Islam pada budaya masyarakat Kota Bengkulu yang banyak mengandung unsur mistik dan kesyirikan, dengan pendekatan tokoh Muhammadiyah akhirnya terjadi interaksi budaya dengan ajaran Islam sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dalam aktivitas keagamaan, kematian, perkawinan seni, musik dan kurikulum di lembaga pendidikan muhammadiyah melalui muatan budaya lokal. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan kurikulum yang berbasis nilai budaya lokal agar mampu meningkatkan karakter dan identitas di kalangan siswa.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
ISLAM TRANSFORMATIF Journal of Islamic Studies
Published
2024-12-31
DOI
https://doi.org/10.30983/it.v8i2.8569
Citations
1
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
2.10
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Cultural Interaction of Bengkulu City Communities with Muhammadiyah Education in History Context

Nilda Susilawati, Dedy Novriadi, Siraj Misbah, Syubli Syubli
1 citations
ISLAM TRANSFORMATIF Journal of Islamic Studies
Education and Character Development
2.10
article

Cultural Interaction of Bengkulu City Communities with Muhammadiyah Education in History Context

Nilda Susilawati, Dedy Novriadi, Siraj Misbah, Syubli Syubli
article en
1 citations

Abstract

Abstract This research aims to analyze the interaction between the culture of the people of Bengkulu City and Muhammadiyah education from a historical perspective, especially related to the controversy over the acceptance of religious purification teachings and the contribution of Muhammadiyah education to traditions that have long existed in society. This research was carried out using a historical approach through information from the figures involved and knowing the history of the development of Muhammadiyah education in Bengkulu City and several other primary and secondary sources. The study results found that Muhammadiyah education in Bengkulu City began with a debate between Muhammadiyah figures and kaum tuo (the old generation). Muhammadiyah's teachings focus on the purification of Islamic teachings in the culture of the Bengkulu City community, which contained many mystical and polytheistic (shirk) elements. Finally, the approach of Muhammadiyah figures led to cultural interaction with Islamic teachings as long as they did not conflict with Islamic teachings in religious activities, death, marriage, art, music, and curriculum in Muhammadiyah educational institutions through local cultural content. This research has implications for developing a curriculum based on local cultural values ​​so that it can improve character and identity among students. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis interaksi antara budaya masyarakat Kota Bengkulu dengan pendidikan Muhammadiyah dalam perspektif sejarah, khususnya terkait dengan kontroversi penerimaan ajaran pemurnian agama dan kontibusi pendidikan Muhammadiyah terhadap tradisi yang telah lama ada di masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan sejarah melalui informasi dari tokoh-tokoh yang terlibat dan mengetahui sejarah perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Kota Bengkulu dan beberapa sumber primer dan sekunder lainnya. Hasil penelitian menemukan bahwa awal masuknya pendidikan muhammadiyah di Kota Bengkulu menjadi perdebatan antara tokoh muhammmadiyah dan kaum tuo (generasi tua) karena ajaran Muhammadiyah menginginkan adanya pemurnian ajaran Islam pada budaya masyarakat Kota Bengkulu yang banyak mengandung unsur mistik dan kesyirikan, dengan pendekatan tokoh Muhammadiyah akhirnya terjadi interaksi budaya dengan ajaran Islam sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dalam aktivitas keagamaan, kematian, perkawinan seni, musik dan kurikulum di lembaga pendidikan muhammadiyah melalui muatan budaya lokal. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan kurikulum yang berbasis nilai budaya lokal agar mampu meningkatkan karakter dan identitas di kalangan siswa.

ISLAM TRANSFORMATIF Journal of Islamic StudiesVol. 8(2)
Universitas Muhammadiyah Bengkulu (ID), Tun Hussein Onn University of Malaysia (MY)
Openalex Percentile: Top 9%
Education and Character Development
2.10
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.