Is the Merger Effective for Indonesian Islamic Banks?

The low competitiveness of the Islamic banking sector has raised significant concerns within the government regarding the future viability of this financial industry in Indonesia. In response, a merger has been proposed as a strategic policy to strengthen and enhance the Islamic banking framework. This study seeks to assess the effectiveness of the merger strategy involving three state-owned Islamic banks—Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, and BRI Syariah—which have consolidated to form Bank Syariah Indonesia (BSI). The study employs a qualitative exploratory approach, utilizing analytical tools such as the Five Forces Model and SWOT analysis. The findings indicate that the merger strategy has been effective, as the management of the newly established entity has successfully implemented a range of initiatives to enhance the competitiveness of Islamic banking within the financial sector. These initiatives include product differentiation, innovation, a strong emphasis on service quality, institutional strengthening, and a focus on digital business development. The study concludes that the merger represents a positive step for the Indonesian Islamic banking sector. The strategies implemented by BSI may serve as a potential roadmap for other institutions aiming to enhance their competitive standing in the industry.========================================================================================================ABSTRAK – Efektifkah Merger pada Perbankan Syariah di Indonesia? Rendahnya daya saing sektor perbankan syariah menimbulkan kekhawatiran akan keberlangsungan industri keuangan ini di masa depan di Indonesia. Sebagai kebijakan strategis untuk memperkuat dan meningkatkan kerangka kerja perbankan syariah, pemerintah mengusulkan dilakukannya merger terhadap tiga bank syariah milik negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi merger Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan memanfaatkan Five Forces Model dan analisis SWOT sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas strategi merger dalam meningkatkan daya saing perbankan syariah. Manajemen BSI dinilai berhasil menerapkan serangkaian strategi pencapaian tujuan organisasi seperti melakukan diferensiasi produk, inovasi, orientasi pada kualitas layanan, penguatan kelembagaan, dan menseriusi pengembangan bisnis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi merger merupakan langkah positif bagi sektor perbankan syariah di Indonesia dalam meningkatkan daya saingnya di industri perbankan. Hasil ini dapat menjadi panduan potensial bagi lembaga keuangan syariah lain yang ingin menerapkan strategi serupa.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Published
2024-09-26
DOI
https://doi.org/10.22373/share.v13i2.22036
Citations
2
Primary Topic
Islamic Finance and Banking Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
1.89
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Is the Merger Effective for Indonesian Islamic Banks?

M. Aulia Rachman, Fatimatuzzahro Fatimatuzzahro, Afifah Nur Millatina, Risanda Alirastra Budiantoro et al.
2 citations
Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Islamic Finance and Banking Studies
1.89
article

Is the Merger Effective for Indonesian Islamic Banks?

M. Aulia Rachman, Fatimatuzzahro Fatimatuzzahro, Afifah Nur Millatina, Risanda Alirastra Budiantoro, Luthfi Ibnu Tsani
article en
2 citations

Abstract

The low competitiveness of the Islamic banking sector has raised significant concerns within the government regarding the future viability of this financial industry in Indonesia. In response, a merger has been proposed as a strategic policy to strengthen and enhance the Islamic banking framework. This study seeks to assess the effectiveness of the merger strategy involving three state-owned Islamic banks—Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, and BRI Syariah—which have consolidated to form Bank Syariah Indonesia (BSI). The study employs a qualitative exploratory approach, utilizing analytical tools such as the Five Forces Model and SWOT analysis. The findings indicate that the merger strategy has been effective, as the management of the newly established entity has successfully implemented a range of initiatives to enhance the competitiveness of Islamic banking within the financial sector. These initiatives include product differentiation, innovation, a strong emphasis on service quality, institutional strengthening, and a focus on digital business development. The study concludes that the merger represents a positive step for the Indonesian Islamic banking sector. The strategies implemented by BSI may serve as a potential roadmap for other institutions aiming to enhance their competitive standing in the industry.========================================================================================================ABSTRAK – Efektifkah Merger pada Perbankan Syariah di Indonesia? Rendahnya daya saing sektor perbankan syariah menimbulkan kekhawatiran akan keberlangsungan industri keuangan ini di masa depan di Indonesia. Sebagai kebijakan strategis untuk memperkuat dan meningkatkan kerangka kerja perbankan syariah, pemerintah mengusulkan dilakukannya merger terhadap tiga bank syariah milik negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi merger Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan memanfaatkan Five Forces Model dan analisis SWOT sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas strategi merger dalam meningkatkan daya saing perbankan syariah. Manajemen BSI dinilai berhasil menerapkan serangkaian strategi pencapaian tujuan organisasi seperti melakukan diferensiasi produk, inovasi, orientasi pada kualitas layanan, penguatan kelembagaan, dan menseriusi pengembangan bisnis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi merger merupakan langkah positif bagi sektor perbankan syariah di Indonesia dalam meningkatkan daya saingnya di industri perbankan. Hasil ini dapat menjadi panduan potensial bagi lembaga keuangan syariah lain yang ingin menerapkan strategi serupa.

Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan IslamVol. 13(2)
State University of Semarang (ID), Universitas Islam Jember (ID), Universitas Muhammadiyah Jember (ID)
Openalex Percentile: Top 10%
Islamic Finance and Banking Studies
1.89
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.