Karakteristik Bubuk Biji Buah Salak Bali : Kajian Suhu dan Waktu Penyangraian

Biji salak adalah salah satu hasil samping perkebunan salak yang jarang dimanfaatkan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk mengetahui karakteristik mutu dan sensoris bubuk biji buah salak Bali. Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial digunakan pada penelitian ini. Terdapat dua faktor perlakuan yakni suhu dan waktu penyangraian dengan tiga level suhu penyangraian (190 ± 2°C, 200 ± 2°C dan 210 ± 2°C) dan waktu penyangraian (10 menit, 20 menit dan 30 menit). Variabel yang diamati antara lain uji kadar sari larut air, kandungan tanin, total fenol, kadar abu, kadar air, uji intensitas warna, uji skoring dan uji hedonik (parameter aroma, warna dan rasa), serta identifikasi senyawa citarasa. Analisis ragam digunakan dalam penelitian ini kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat perlakuan yang memberikan pengaruh nyata atau sangat nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan level suhu, waktu penyangraian berpengaruh nyata (P < 0,05), akan tetapi interaksi antara kedua perlakuan tersebut berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Perlakuan penyangraian pada suhu 210oC dan waktu penyangraian selama 10 menit merupakan perlakuan terbaik menurut tingkat kesukaan panelis tertinggi dengan karakteristik kadar air 3,68%, kadar abu 3,34%, kadar kafein 0,0145%, kadar tanin 5,07g TAE/g, total fenol 20,07mg GAE/g, kadar sari larut air 13,51%, intensitas warna dengan nilai L* 57,05, a* 4,96, b* 17,88 dan warna yang didapat adalah French beige. Teridentifikasi beberapa senyawa dengan tingkat kemiripan diatas 90 % diantaranya asam palmitat dengan tingkat kemiripan 93% pada waktu retensi 15,136 menit, asam linoleat dengan tingkat kemiripan 96% pada waktu retensi 16,993 menit dan (tetrahydroxycyclopentadienone) tricarbonyliron dengan tingkat kemiripan 93% pada waktu retensi 17,197 menit.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno
Published
2025-02-07
DOI
https://doi.org/10.24843/jitpa/2024.v09.i02.p05
Primary Topic
Food and Agricultural Sciences
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Karakteristik Bubuk Biji Buah Salak Bali : Kajian Suhu dan Waktu Penyangraian

Luh Putu Wrasiati, Ni Made Wartini, I Gusti Ngurah Pratama Putra
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno
Food and Agricultural Sciences
article

Karakteristik Bubuk Biji Buah Salak Bali : Kajian Suhu dan Waktu Penyangraian

Luh Putu Wrasiati, Ni Made Wartini, I Gusti Ngurah Pratama Putra
article en

Abstract

Biji salak adalah salah satu hasil samping perkebunan salak yang jarang dimanfaatkan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk mengetahui karakteristik mutu dan sensoris bubuk biji buah salak Bali. Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial digunakan pada penelitian ini. Terdapat dua faktor perlakuan yakni suhu dan waktu penyangraian dengan tiga level suhu penyangraian (190 ± 2°C, 200 ± 2°C dan 210 ± 2°C) dan waktu penyangraian (10 menit, 20 menit dan 30 menit). Variabel yang diamati antara lain uji kadar sari larut air, kandungan tanin, total fenol, kadar abu, kadar air, uji intensitas warna, uji skoring dan uji hedonik (parameter aroma, warna dan rasa), serta identifikasi senyawa citarasa. Analisis ragam digunakan dalam penelitian ini kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat perlakuan yang memberikan pengaruh nyata atau sangat nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan level suhu, waktu penyangraian berpengaruh nyata (P < 0,05), akan tetapi interaksi antara kedua perlakuan tersebut berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Perlakuan penyangraian pada suhu 210oC dan waktu penyangraian selama 10 menit merupakan perlakuan terbaik menurut tingkat kesukaan panelis tertinggi dengan karakteristik kadar air 3,68%, kadar abu 3,34%, kadar kafein 0,0145%, kadar tanin 5,07g TAE/g, total fenol 20,07mg GAE/g, kadar sari larut air 13,51%, intensitas warna dengan nilai L* 57,05, a* 4,96, b* 17,88 dan warna yang didapat adalah French beige. Teridentifikasi beberapa senyawa dengan tingkat kemiripan diatas 90 % diantaranya asam palmitat dengan tingkat kemiripan 93% pada waktu retensi 15,136 menit, asam linoleat dengan tingkat kemiripan 96% pada waktu retensi 16,993 menit dan (tetrahydroxycyclopentadienone) tricarbonyliron dengan tingkat kemiripan 93% pada waktu retensi 17,197 menit.

Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian AgrotechnoVol. 9(2)
Openalex Percentile: Top 97%
Food and Agricultural Sciences
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Karakteristik Bubuk Biji Buah Salak Bali : Kajian Suhu dan Waktu Penyangraian — Luh Putu Wrasiati, Ni Made Wartini, et al. · Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno (2025) | TGRS Research Map | TGRS