Persepsi Khalayak pada Kualitas Produk Skincare Lokal

The growth of the cosmetic and skincare industry in Indonesia can be influenced by various factors, including lifestyle and increasing awareness of health and beauty. The perception of skincare quality is related to product characteristics and how well the product meets consumer needs and expectations. This is because consumer evaluations of skincare products are based on their ability to deliver visible effects, easy accessibility, and affordability. The aim of this research is to understand the public's perception of the quality of local skincare products. The concepts used are perception, consumer behaviour, and product quality. A descriptive qualitative approach was used and all the data collection been analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the public perceives the quality of local skincare products positively. However, there are still concerns regarding the overall quality of the products. The views on product quality and consumer behaviour are influenced by individual knowledge and experience. The process of perception formation also involves the reception of visual and audio information presented through product packaging and skincare advertisements delivered through ad content. Pertumbuhan industri kosmetik dan perawatan kulit di Indonesia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya perubahan gaya hidup, peningkatan kesadaran akan kesehatan dan kecantikan. Persepsi kualitas Skincare berkaitan dengan karakteristik produk dan sejauh mana produk tersebut memenuhi kebutuhan dan ekspektasi konsumen. Hal ini dikarenakan penilaian konsumen terhadap produk perawatan kulit berdasarkan kemampuannya untuk menghasilkan efek yang mudah terlihat, mudah didapatkan, dan harga terjangkau. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi khalayak pada kualitas produk perawatan kulit lokal. Konsep yang digunakan adalah Persepsi, Perilaku Konsumen, Kualitas Produk. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa khalayak mempersepsikan kualitas produk skincare lokal secara positif. Namun masih terdapat kekhawatiran mengenai kualitas produk secara keseluruhan. Pandangan kualitas produk dan perilaku konsumen dipengaruhi oleh pengetahuan dan pengalaman masing-masing konsumen. Proses pembentukan persepsi juga melibatkan penerimaan informasi visual dan audio yang disajikan dalam kemasan produk dan iklan produk skincare yang disampaikan melalui konten iklan.

Authors

Publication Details

Journal
Kiwari
Published
2024-12-20
DOI
https://doi.org/10.24912/ki.v3i4.33144
Primary Topic
Agriculture and Agroindustry Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Persepsi Khalayak pada Kualitas Produk Skincare Lokal

Windi Hafsah Pradita, Sofia Primalisanti Devi
Kiwari
Agriculture and Agroindustry Studies
article

Persepsi Khalayak pada Kualitas Produk Skincare Lokal

Windi Hafsah Pradita, Sofia Primalisanti Devi
article en

Abstract

The growth of the cosmetic and skincare industry in Indonesia can be influenced by various factors, including lifestyle and increasing awareness of health and beauty. The perception of skincare quality is related to product characteristics and how well the product meets consumer needs and expectations. This is because consumer evaluations of skincare products are based on their ability to deliver visible effects, easy accessibility, and affordability. The aim of this research is to understand the public's perception of the quality of local skincare products. The concepts used are perception, consumer behaviour, and product quality. A descriptive qualitative approach was used and all the data collection been analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the public perceives the quality of local skincare products positively. However, there are still concerns regarding the overall quality of the products. The views on product quality and consumer behaviour are influenced by individual knowledge and experience. The process of perception formation also involves the reception of visual and audio information presented through product packaging and skincare advertisements delivered through ad content. Pertumbuhan industri kosmetik dan perawatan kulit di Indonesia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya perubahan gaya hidup, peningkatan kesadaran akan kesehatan dan kecantikan. Persepsi kualitas Skincare berkaitan dengan karakteristik produk dan sejauh mana produk tersebut memenuhi kebutuhan dan ekspektasi konsumen. Hal ini dikarenakan penilaian konsumen terhadap produk perawatan kulit berdasarkan kemampuannya untuk menghasilkan efek yang mudah terlihat, mudah didapatkan, dan harga terjangkau. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi khalayak pada kualitas produk perawatan kulit lokal. Konsep yang digunakan adalah Persepsi, Perilaku Konsumen, Kualitas Produk. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa khalayak mempersepsikan kualitas produk skincare lokal secara positif. Namun masih terdapat kekhawatiran mengenai kualitas produk secara keseluruhan. Pandangan kualitas produk dan perilaku konsumen dipengaruhi oleh pengetahuan dan pengalaman masing-masing konsumen. Proses pembentukan persepsi juga melibatkan penerimaan informasi visual dan audio yang disajikan dalam kemasan produk dan iklan produk skincare yang disampaikan melalui konten iklan.

KiwariVol. 3(4)
Openalex Percentile: Top 51%
Agriculture and Agroindustry Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.