Evaluation of food digestibility in Nile tilapia fish Oreochromis niloticus given NSP enzymes and organic chromiium

Feed is a crucial factor in tilapia farming because it contributes 92% of the total production cost. This study aims to evaluate the digestibility and utilization of carbohydrates in low-protein feed supplemented with NSP enzymes and organic chromium. The research method employed a factorial completely randomized design with treatments of organic chromium (0, 1, 2) and NSP enzymes (0, 1). The study used 18 aquariums, each measuring 50×40×35 cm. The fish used were tilapia with an average weight of 33.09 ± 0.06 g per fish. The feed used was commercial feed supplemented with organic chromium and NSP enzymes. The study focused on digestibility performance, digestive enzyme activity, growth performance, and antioxidant status. The results showed that the treatments E1C1 and E0C2 resulted in better total digestibility, energy digestibility, and protein digestibility compared to the control and other treatments. Lipase, protease, and amylase enzymes in tilapia fed with the E1C1 treatment showed significantly higher results (P<0.05) compared to the control. Growth performance in tilapia fed with NSP enzymes and organic chromium did not show significant differences from the control (P>0.05). However, antioxidant status, specifically SOD and GPx, was significantly higher in the E0C1 treatment compared to the control (P<0.05). The conclusion of this study is that the addition of NSP enzymes and organic chromium to low-protein feed can improve digestibility and optimize carbohydrate utilization, with the best results achieved with the E1C1 treatment. Keywords: antioxidant, digestive enzymes, Nile tilapia, nutrient digestibility ABSTRAK Pakan menjadi factor krusial dalam usaha budidaya ikan nila karena memiliki kontribusi sebesar 92% dari total biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan dan kemampuanpemanfaatan karbohidrat pada pakan protein rendah yang diberienzim NSP dan kromium organik. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan perlakuan kromium organic (0,1,2) dan enzim NSP (0,1). Wadah yang digunakan merupakan aquarium yang berukuran 50×40×35 cm sebanyak 18 unit. Ikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan nila dengan bobot rata-rata 33,09 ± 0,06 g/ekor. Pakan yang digunakan merupakan pakan komersial yang diberi penambahan kromium organik dan enzim NSP. Penelitian ini difokuskan pada kinerja kecernaan, aktivitas enzim pencernaan, kinerja Pertumbuhan serta status Antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan E1C1 dan E0C2 menghasilkan nilai kecernaan total, kecernaan energi dan kecernaan protein yang lebih baik dibanding perlakuan kontrol dan perlakuan lainnya. Enzim lipase, protease dan amilase pada ikan nila yang diberipakan perlakuan E1C1 menunjukkan hasil yang lebih tinggi secarasignifikan (P<0,05) terhadap kontrol. Kinerja pertumbuhan pada ikan nila yang diberienzim NSP dan kromium organik menghasilkan nilai yang tidak signifikan dengan kontrol (P>0,05). Walaupun demikian, status antioksidan yang dihasilkan yaitu SOD dan GPx pada perlakuan E0C1 menghasilkan nilai yang lebih tinggi secara signifikan terhadap kontrol (P<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan enzim NSP dan kromium organik pada pakan rendah protein mampu meningkatkan kinerja kecernaan dan memanfaatkan karbohidrat dengan optimal. Hasil terbaik pada perlakuan E1C1. Kata kunci: antioksidan, enzim pencernaan, kecernaan nutrient, ikan nila

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Akuakultur Indonesia
Published
2025-02-06
DOI
https://doi.org/10.19027/jai.24.1.136-147
Primary Topic
Aquaculture Nutrition and Growth
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Evaluation of food digestibility in Nile tilapia fish Oreochromis niloticus given NSP enzymes and organic chromiium

Ichsan Achmad Fauzi, Muhammad Agus Suprayudi, Mia Setiawati, Amelia Oktaviani
Jurnal Akuakultur Indonesia
Aquaculture Nutrition and Growth
article

Evaluation of food digestibility in Nile tilapia fish Oreochromis niloticus given NSP enzymes and organic chromiium

Ichsan Achmad Fauzi, Muhammad Agus Suprayudi, Mia Setiawati, Amelia Oktaviani
article en

Abstract

Feed is a crucial factor in tilapia farming because it contributes 92% of the total production cost. This study aims to evaluate the digestibility and utilization of carbohydrates in low-protein feed supplemented with NSP enzymes and organic chromium. The research method employed a factorial completely randomized design with treatments of organic chromium (0, 1, 2) and NSP enzymes (0, 1). The study used 18 aquariums, each measuring 50×40×35 cm. The fish used were tilapia with an average weight of 33.09 ± 0.06 g per fish. The feed used was commercial feed supplemented with organic chromium and NSP enzymes. The study focused on digestibility performance, digestive enzyme activity, growth performance, and antioxidant status. The results showed that the treatments E1C1 and E0C2 resulted in better total digestibility, energy digestibility, and protein digestibility compared to the control and other treatments. Lipase, protease, and amylase enzymes in tilapia fed with the E1C1 treatment showed significantly higher results (P<0.05) compared to the control. Growth performance in tilapia fed with NSP enzymes and organic chromium did not show significant differences from the control (P>0.05). However, antioxidant status, specifically SOD and GPx, was significantly higher in the E0C1 treatment compared to the control (P<0.05). The conclusion of this study is that the addition of NSP enzymes and organic chromium to low-protein feed can improve digestibility and optimize carbohydrate utilization, with the best results achieved with the E1C1 treatment. Keywords: antioxidant, digestive enzymes, Nile tilapia, nutrient digestibility ABSTRAK Pakan menjadi factor krusial dalam usaha budidaya ikan nila karena memiliki kontribusi sebesar 92% dari total biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan dan kemampuanpemanfaatan karbohidrat pada pakan protein rendah yang diberienzim NSP dan kromium organik. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan perlakuan kromium organic (0,1,2) dan enzim NSP (0,1). Wadah yang digunakan merupakan aquarium yang berukuran 50×40×35 cm sebanyak 18 unit. Ikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan nila dengan bobot rata-rata 33,09 ± 0,06 g/ekor. Pakan yang digunakan merupakan pakan komersial yang diberi penambahan kromium organik dan enzim NSP. Penelitian ini difokuskan pada kinerja kecernaan, aktivitas enzim pencernaan, kinerja Pertumbuhan serta status Antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan E1C1 dan E0C2 menghasilkan nilai kecernaan total, kecernaan energi dan kecernaan protein yang lebih baik dibanding perlakuan kontrol dan perlakuan lainnya. Enzim lipase, protease dan amilase pada ikan nila yang diberipakan perlakuan E1C1 menunjukkan hasil yang lebih tinggi secarasignifikan (P<0,05) terhadap kontrol. Kinerja pertumbuhan pada ikan nila yang diberienzim NSP dan kromium organik menghasilkan nilai yang tidak signifikan dengan kontrol (P>0,05). Walaupun demikian, status antioksidan yang dihasilkan yaitu SOD dan GPx pada perlakuan E0C1 menghasilkan nilai yang lebih tinggi secara signifikan terhadap kontrol (P<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan enzim NSP dan kromium organik pada pakan rendah protein mampu meningkatkan kinerja kecernaan dan memanfaatkan karbohidrat dengan optimal. Hasil terbaik pada perlakuan E1C1. Kata kunci: antioksidan, enzim pencernaan, kecernaan nutrient, ikan nila

Jurnal Akuakultur IndonesiaVol. 24(1)
IPB University (ID)
Openalex Percentile: Top 98%
Aquaculture Nutrition and Growth
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.