Eksplorasi Tangiang Metmet au on sebagai Pembelajaran Doa dalam Pendidikan Agama Kristen untuk Anak

Prayer is part of the activity of faith that is inseparable from Christian life. The need for references in learning prayer in Christian Religion Education (CRE) for children are the background for writing this article. The potential prayer learning material taught to children is Tangiang Metmet Au On. This study aims to explore the deep meaning contained in Tangiang Metmet Au On through exploration of the sentences in the prayer; encourage CRE activists to re-teach this meaningful prayer to children, especially the Batak Toba tribe at home, in church and at school; analyze the potential in Tangiang Metmet Au On to become CRE for Children teaching material in learning with the theme of prayer. The method used in this study is a qualitative method with literature study as a data collection technique. The results of the study are that the four short sentences of prayer in Tangiang Metmet Au On have deep meaning and messages of faith that need to be taught to children. AbstrakDoa merupakan bagian dari aktivitas iman yang tidak terlepaskan dari kehidupan Kristen. Adanya kebutuhan referensi dalam pembelajaran doa dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) Anak menjadi latar belakang penulisan artikel ini. Bahan pembelajaran doa yang potensial diajarkan pada anak adalah Tangiang Metmet Au On. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna mendalam yang terkandung dalam Tangiang Metmet Au On melalui eksplorasi terhadap kalimat-kalimat dalam doa tersebut; mendorong para penggiat PAK untuk kembali mengajarkan doa penuh makna ini kepada anak-anak khususnya suku Batak Toba di rumah, di gereja dan di sekolah; menganalisis potensi dalam Tangiang Metmet Au On menjadi bahan ajar PAK Anak pada pembelajaran dengan tema doa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kualitatif dengan studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian adalah bahwa empat kalimat pendek doa dalam Tangiang Metmet Au On memiliki makna mendalam dan pesan iman yang perlu diajarkan kembali kepada anak. Kata Kunci: Doa; PAK Anak; Tangiang Metmet Au On

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
KHAMISYIM Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Published
2024-10-16
DOI
https://doi.org/10.71415/jkmy.v2i1.25
Primary Topic
Contemporary Christian Leadership and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Eksplorasi Tangiang Metmet au on sebagai Pembelajaran Doa dalam Pendidikan Agama Kristen untuk Anak

Sudiarjo Purba
KHAMISYIM Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Contemporary Christian Leadership and Education
article

Eksplorasi Tangiang Metmet au on sebagai Pembelajaran Doa dalam Pendidikan Agama Kristen untuk Anak

Sudiarjo Purba
article en

Abstract

Prayer is part of the activity of faith that is inseparable from Christian life. The need for references in learning prayer in Christian Religion Education (CRE) for children are the background for writing this article. The potential prayer learning material taught to children is Tangiang Metmet Au On. This study aims to explore the deep meaning contained in Tangiang Metmet Au On through exploration of the sentences in the prayer; encourage CRE activists to re-teach this meaningful prayer to children, especially the Batak Toba tribe at home, in church and at school; analyze the potential in Tangiang Metmet Au On to become CRE for Children teaching material in learning with the theme of prayer. The method used in this study is a qualitative method with literature study as a data collection technique. The results of the study are that the four short sentences of prayer in Tangiang Metmet Au On have deep meaning and messages of faith that need to be taught to children. AbstrakDoa merupakan bagian dari aktivitas iman yang tidak terlepaskan dari kehidupan Kristen. Adanya kebutuhan referensi dalam pembelajaran doa dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) Anak menjadi latar belakang penulisan artikel ini. Bahan pembelajaran doa yang potensial diajarkan pada anak adalah Tangiang Metmet Au On. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna mendalam yang terkandung dalam Tangiang Metmet Au On melalui eksplorasi terhadap kalimat-kalimat dalam doa tersebut; mendorong para penggiat PAK untuk kembali mengajarkan doa penuh makna ini kepada anak-anak khususnya suku Batak Toba di rumah, di gereja dan di sekolah; menganalisis potensi dalam Tangiang Metmet Au On menjadi bahan ajar PAK Anak pada pembelajaran dengan tema doa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kualitatif dengan studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian adalah bahwa empat kalimat pendek doa dalam Tangiang Metmet Au On memiliki makna mendalam dan pesan iman yang perlu diajarkan kembali kepada anak. Kata Kunci: Doa; PAK Anak; Tangiang Metmet Au On

KHAMISYIM Jurnal Teologi dan Pendidikan KristianiVol. 2(1)
Universitas Kristen Indonesia (ID)
Openalex Percentile: Top 58%
Contemporary Christian Leadership and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Eksplorasi Tangiang Metmet au on sebagai Pembelajaran Doa dalam Pendidikan Agama Kristen untuk Anak — Sudiarjo Purba · KHAMISYIM Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani (2024) | TGRS Research Map | TGRS