Hubungan Riwayat Pemberian ASI, MP-ASI, dan Asupan Energi, Zat Gizi Makro dengan Kejadian Stunting Bayi Usia 6 -24 Bulan

Complementary feeding is one of the factors that affect the nutritional status of infants/toddlers, complementary feeding is basically adult-like food that is pulverized so that it can be digested properly by babies. Factors that influence mothers' actions in providing complementary foods are knowledge, age, education and parity. This study aims to determine the relationship between breastfeeding history, complementary feeding and energy intake, macronutrients with the incidence of stunting in infants aged 6-24 months in Jatimakmur urban village, Bekasi city. This type of research is descriptive analytic with a Cross Sectional approach. The sample in this study were 40 mothers who had babies aged 6-24 months in Jatimakmur village, Bekasi city. Data analysis was performed with the Chi-Square test. The results showed no relationship between maternal knowledge and breastfeeding and complementary feeding (p=0.521) (p=1.0), no relationship between maternal age and breastfeeding and complementary feeding (p=0.499) (p=1.0), no relationship between maternal education and breastfeeding and complementary feeding (p=0, 171) (p=1.0), there is no relationship between maternal parity with breastfeeding and complementary feeding (p=0.332) (p=1.0), there is no relationship between energy intake and macronutrients with the incidence of stunting, energy (p=1.0), protein (p=1.0), fat (p=0.514) and carbohydrates (p=1.0). ABSTRAK MP-ASI merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi bayi/balita, MP-ASI pada dasarnya merupakan makanan seperti orang dewasa yang dilumatkan agar bisa dicerna dengan baik oleh bayi. Faktor yang mempengaruhi tindakan ibu dalam pemberian MP-ASI yaitu pengetahuan, usia, pendidikan dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI, MP-ASI dan asupan energi, zat gizi makro dengan kejadian stunting bayi usia 6 – 24 bulan di kelurahan Jatimakmur kota Bekasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 40 orang ibu yang memiliki bayi usia 6 – 24 bulan di kelurhan Jatimakmur kota Bekasi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI dan MP-ASI (p=0,521) (p=1,0), tidak ada hubungan umur ibu dengan pemberian ASI dan MP-ASI (p=0,499) (p=1,0), tidak ada hubungan antatra pendidikan ibu dengan pemberian ASI dan MP-ASI (p=0,171) (p=1,0), tidak ada hubungan antara paritas ibu dengan pemberian ASI dan MP-ASI (p=0,332) (p=1,0), tidak ada hubungan antara asupan energi dan zat gizi makro dengan kejadian stunting, energi (p=1,0), protein (p=1,0), lemak (p=0,514) dan karbohidrat (p=1,0).

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Published
2024-12-30
DOI
https://doi.org/10.36086/jpp.v19i2.2454
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Riwayat Pemberian ASI, MP-ASI, dan Asupan Energi, Zat Gizi Makro dengan Kejadian Stunting Bayi Usia 6 -24 Bulan

Khoirunnisa Devinta Hapsari, Sa'diah Multi Karina
JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Public Health and Nutrition
article

Hubungan Riwayat Pemberian ASI, MP-ASI, dan Asupan Energi, Zat Gizi Makro dengan Kejadian Stunting Bayi Usia 6 -24 Bulan

Khoirunnisa Devinta Hapsari, Sa'diah Multi Karina
article en

Abstract

Complementary feeding is one of the factors that affect the nutritional status of infants/toddlers, complementary feeding is basically adult-like food that is pulverized so that it can be digested properly by babies. Factors that influence mothers' actions in providing complementary foods are knowledge, age, education and parity. This study aims to determine the relationship between breastfeeding history, complementary feeding and energy intake, macronutrients with the incidence of stunting in infants aged 6-24 months in Jatimakmur urban village, Bekasi city. This type of research is descriptive analytic with a Cross Sectional approach. The sample in this study were 40 mothers who had babies aged 6-24 months in Jatimakmur village, Bekasi city. Data analysis was performed with the Chi-Square test. The results showed no relationship between maternal knowledge and breastfeeding and complementary feeding (p=0.521) (p=1.0), no relationship between maternal age and breastfeeding and complementary feeding (p=0.499) (p=1.0), no relationship between maternal education and breastfeeding and complementary feeding (p=0, 171) (p=1.0), there is no relationship between maternal parity with breastfeeding and complementary feeding (p=0.332) (p=1.0), there is no relationship between energy intake and macronutrients with the incidence of stunting, energy (p=1.0), protein (p=1.0), fat (p=0.514) and carbohydrates (p=1.0). ABSTRAK MP-ASI merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi bayi/balita, MP-ASI pada dasarnya merupakan makanan seperti orang dewasa yang dilumatkan agar bisa dicerna dengan baik oleh bayi. Faktor yang mempengaruhi tindakan ibu dalam pemberian MP-ASI yaitu pengetahuan, usia, pendidikan dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI, MP-ASI dan asupan energi, zat gizi makro dengan kejadian stunting bayi usia 6 – 24 bulan di kelurahan Jatimakmur kota Bekasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 40 orang ibu yang memiliki bayi usia 6 – 24 bulan di kelurhan Jatimakmur kota Bekasi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI dan MP-ASI (p=0,521) (p=1,0), tidak ada hubungan umur ibu dengan pemberian ASI dan MP-ASI (p=0,499) (p=1,0), tidak ada hubungan antatra pendidikan ibu dengan pemberian ASI dan MP-ASI (p=0,171) (p=1,0), tidak ada hubungan antara paritas ibu dengan pemberian ASI dan MP-ASI (p=0,332) (p=1,0), tidak ada hubungan antara asupan energi dan zat gizi makro dengan kejadian stunting, energi (p=1,0), protein (p=1,0), lemak (p=0,514) dan karbohidrat (p=1,0).

JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)Vol. 19(2)
Institut Kesenian Jakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 60%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.