Mystical Culture and Political Apathy: Understanding its Influence on Beginner Voters at Islamic Education

The 2024 Political Party is momentum in Indonesian democracy because it involves 55-60% of young voters. Unfortunately, there is a downward trend in political participation and indications of political apathy among young people, especially first-time voters. This research aims to determine the correlation between mystical culture and political apathy in political behavior; and the factors behind the political behavior of MAN students in Malang City. This research was conducted on MAN 1 and MAN 2 students in Malang City in March - September 2023. This research used an explanatory sequential design through quantitative analysis of multiple linear regression, with variable X1 (Mystical Culture), variable X2 (Political Apathy), and variable Y (Political Behavior) explained qualitatively and descriptively. The results of this research show that mystical culture and political apathy influence the political behavior of MAN students in Malang City significantly, namely 62.1% in the positive direction. Temporary, political apathy has a fairly large partial influence, namely 66.5%, on political behavior. The conclusion from this research are political behavior patterns of MAN students in Malang City tend to be actively criticizing the government and aiming to change conditions and the political system in Indonesia. Partai Politik 2024 menjadi momentum dalam demokrasi Indonesia karena melibatkan 55-60% pemilih muda. Sayangnya, terdapat tren penurunan partisipasi politik dan indikasi apatisme politik di kalangan anak muda, terutama pemilih pemula. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara budaya mistik dan apatisme politik dalam perilaku politik serta faktor-faktor di balik perilaku politik siswa MAN di Kota Malang. Penelitian ini dilakukan pada siswa MAN 1 dan MAN 2 di Kota Malang pada bulan Maret - September 2023. Penelitian ini menggunakan desain eksplanatori sequential melalui analisis kuantitatif dengan regresi linier berganda, dengan variabel X1 (Budaya Mistik), variabel X2 (Apatisme Politik), dan variabel Y (Perilaku Politik) yang dijelaskan secara kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya mistik dan apatisme politik secara signifikan mempengaruhi perilaku politik siswa MAN di Kota Malang, yaitu sebesar 62,1% dalam arah positif. Sementara itu, apatisme politik memiliki pengaruh parsial yang besar, yaitu 66,5%, terhadap perilaku politik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola perilaku politik siswa MAN di Kota Malang cenderung aktif dalam mengkritik pemerintah dan bertujuan untuk mengubah kondisi dan sistem politik di Indonesia.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Fenomena
Published
2024-11-26
DOI
https://doi.org/10.35719/fenomena.v23i2.179
Primary Topic
Education and Islamic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Mystical Culture and Political Apathy: Understanding its Influence on Beginner Voters at Islamic Education

Dewi Ariyanti, Jannatin Aliyah, Meicha Adheline Raihanun, Mas Adam Lukman Chaubah
Fenomena
Education and Islamic Studies
article

Mystical Culture and Political Apathy: Understanding its Influence on Beginner Voters at Islamic Education

Dewi Ariyanti, Jannatin Aliyah, Meicha Adheline Raihanun, Mas Adam Lukman Chaubah
article en

Abstract

The 2024 Political Party is momentum in Indonesian democracy because it involves 55-60% of young voters. Unfortunately, there is a downward trend in political participation and indications of political apathy among young people, especially first-time voters. This research aims to determine the correlation between mystical culture and political apathy in political behavior; and the factors behind the political behavior of MAN students in Malang City. This research was conducted on MAN 1 and MAN 2 students in Malang City in March - September 2023. This research used an explanatory sequential design through quantitative analysis of multiple linear regression, with variable X1 (Mystical Culture), variable X2 (Political Apathy), and variable Y (Political Behavior) explained qualitatively and descriptively. The results of this research show that mystical culture and political apathy influence the political behavior of MAN students in Malang City significantly, namely 62.1% in the positive direction. Temporary, political apathy has a fairly large partial influence, namely 66.5%, on political behavior. The conclusion from this research are political behavior patterns of MAN students in Malang City tend to be actively criticizing the government and aiming to change conditions and the political system in Indonesia. Partai Politik 2024 menjadi momentum dalam demokrasi Indonesia karena melibatkan 55-60% pemilih muda. Sayangnya, terdapat tren penurunan partisipasi politik dan indikasi apatisme politik di kalangan anak muda, terutama pemilih pemula. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara budaya mistik dan apatisme politik dalam perilaku politik serta faktor-faktor di balik perilaku politik siswa MAN di Kota Malang. Penelitian ini dilakukan pada siswa MAN 1 dan MAN 2 di Kota Malang pada bulan Maret - September 2023. Penelitian ini menggunakan desain eksplanatori sequential melalui analisis kuantitatif dengan regresi linier berganda, dengan variabel X1 (Budaya Mistik), variabel X2 (Apatisme Politik), dan variabel Y (Perilaku Politik) yang dijelaskan secara kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya mistik dan apatisme politik secara signifikan mempengaruhi perilaku politik siswa MAN di Kota Malang, yaitu sebesar 62,1% dalam arah positif. Sementara itu, apatisme politik memiliki pengaruh parsial yang besar, yaitu 66,5%, terhadap perilaku politik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola perilaku politik siswa MAN di Kota Malang cenderung aktif dalam mengkritik pemerintah dan bertujuan untuk mengubah kondisi dan sistem politik di Indonesia.

FenomenaVol. 23(2)
Chulalongkorn University (TH), University of Brawijaya (ID), University of Indonesia (ID), Institut Pertanian Malang (ID)
Openalex Percentile: Top 63%
Education and Islamic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.