GANGGUAN MOOD PADA ANAK DENGAN IBU KEPRIBADIAN AMBANG: LAPORAN KASUS

ABSTRACT Childhood is an important phase in personality formation, but it is often accompanied by psychological problems that affect child development. Child development is greatly influenced by various factors, including parenting patterns. Data in this case study were obtained through in-depth interviews, medical records and psychometric examinations and projection tests aimed at seeing how mood disorders in children who have mothers with borderline personality. The patient is a 9-year-old boy who shows symptoms of aggression, hallucinations, unstable moods, and feelings of emptiness and loneliness. The child in this case shows problems with emotional dysregulation due to inconsistent parenting and environmental stress. The patient's mother has a borderline personality characterized by difficulty controlling emotions, extreme mood swings, and unstable behavior, which negatively affects parenting patterns. Studies show that mothers with borderline personality tend to create unstable environments, increase the risk of insecure attachment in children, and affect their emotional regulation. This case study highlights the importance of understanding the relationship between parental personality disorders and parenting, and their impact on child development. Interventions in parenting and support for families at risk of psychopathology can be preventive steps to reduce the incidence of mood disorders in children. ABSTRAKMasa kanak-kanak adalah fase penting dalam pembentukan kepribadian, namun sering disertai masalah psikologis yang memengaruhi perkembangan anak. Perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya pola asuh orangtua. Data dalam studi kasus ini diperoleh melalui wawancara mendalam, catatan rekam medis dan pemeriksaan psikometri dan tes proyeksi yang bertujuan untuk melihat bagaimana gangguan mood pada anak yang memiliki ibu dengan kepribadian ambang. Pasien adalah anak laki-laki 9 tahun yang menunjukkan gejala agresivitas, halusinasi, mood yang tidak stabil, serta rasa hampa dan kesepian. Anak dalam kasus ini menunjukkan masalah disregulasi emosi akibat pola asuh yang tidak konsisten dan tekanan lingkungan. Ibu pasien memiliki kepribadian ambang yang ditandai dengan kesulitan mengendalikan emosi, perubahan suasana hati yang ekstrem, dan perilaku tidak stabil, yang memengaruhi pola pengasuhan secara negatif. Studi menunjukkan bahwa ibu dengan kepribadian ambang cenderung menciptakan lingkungan yang tidak stabil, meningkatkan risiko kelekatan yang tidak aman pada anak, dan memengaruhi regulasi emosinya. Studi kasus ini menyoroti pentingnya memahami hubungan antara gangguan kepribadian orang tua dan pengasuhan, serta dampaknya pada perkembangan anak. Intervensi pada pola asuh dan dukungan bagi keluarga dengan risiko psikopatologi dapat menjadi langkah preventif untuk menurunkan kejadian gangguan mood pada anak.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Published
2024-12-30
DOI
https://doi.org/10.51878/healthy.v3i4.4355
Citations
1
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
1.11
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

GANGGUAN MOOD PADA ANAK DENGAN IBU KEPRIBADIAN AMBANG: LAPORAN KASUS

I Gusti Ayu Indah Ardani, I Gusti Agung Ngurah Sugitha Adnyana, I Gusti Ayu Trisna Windiani, NI WAYAN WIRAYANTI PUTRI NEGARA
1 citations
HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Public Health and Nutrition
1.11
article

GANGGUAN MOOD PADA ANAK DENGAN IBU KEPRIBADIAN AMBANG: LAPORAN KASUS

I Gusti Ayu Indah Ardani, I Gusti Agung Ngurah Sugitha Adnyana, I Gusti Ayu Trisna Windiani, NI WAYAN WIRAYANTI PUTRI NEGARA
article en
1 citations

Abstract

ABSTRACT Childhood is an important phase in personality formation, but it is often accompanied by psychological problems that affect child development. Child development is greatly influenced by various factors, including parenting patterns. Data in this case study were obtained through in-depth interviews, medical records and psychometric examinations and projection tests aimed at seeing how mood disorders in children who have mothers with borderline personality. The patient is a 9-year-old boy who shows symptoms of aggression, hallucinations, unstable moods, and feelings of emptiness and loneliness. The child in this case shows problems with emotional dysregulation due to inconsistent parenting and environmental stress. The patient's mother has a borderline personality characterized by difficulty controlling emotions, extreme mood swings, and unstable behavior, which negatively affects parenting patterns. Studies show that mothers with borderline personality tend to create unstable environments, increase the risk of insecure attachment in children, and affect their emotional regulation. This case study highlights the importance of understanding the relationship between parental personality disorders and parenting, and their impact on child development. Interventions in parenting and support for families at risk of psychopathology can be preventive steps to reduce the incidence of mood disorders in children. ABSTRAKMasa kanak-kanak adalah fase penting dalam pembentukan kepribadian, namun sering disertai masalah psikologis yang memengaruhi perkembangan anak. Perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya pola asuh orangtua. Data dalam studi kasus ini diperoleh melalui wawancara mendalam, catatan rekam medis dan pemeriksaan psikometri dan tes proyeksi yang bertujuan untuk melihat bagaimana gangguan mood pada anak yang memiliki ibu dengan kepribadian ambang. Pasien adalah anak laki-laki 9 tahun yang menunjukkan gejala agresivitas, halusinasi, mood yang tidak stabil, serta rasa hampa dan kesepian. Anak dalam kasus ini menunjukkan masalah disregulasi emosi akibat pola asuh yang tidak konsisten dan tekanan lingkungan. Ibu pasien memiliki kepribadian ambang yang ditandai dengan kesulitan mengendalikan emosi, perubahan suasana hati yang ekstrem, dan perilaku tidak stabil, yang memengaruhi pola pengasuhan secara negatif. Studi menunjukkan bahwa ibu dengan kepribadian ambang cenderung menciptakan lingkungan yang tidak stabil, meningkatkan risiko kelekatan yang tidak aman pada anak, dan memengaruhi regulasi emosinya. Studi kasus ini menyoroti pentingnya memahami hubungan antara gangguan kepribadian orang tua dan pengasuhan, serta dampaknya pada perkembangan anak. Intervensi pada pola asuh dan dukungan bagi keluarga dengan risiko psikopatologi dapat menjadi langkah preventif untuk menurunkan kejadian gangguan mood pada anak.

HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu KesehatanVol. 3(4)
Udayana University (ID)
Openalex Percentile: Top 15%
Public Health and Nutrition
1.11
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.