GAMBARAN PENGGUNAAN ABUSIVE LANGUAGE DAN HATE SPEECH PADA SISWA SEKOLAH DASAR YANG DITIRUKAN DARI MEDIA SOSIAL

The use of abusive language and hate speech among elementary school students is influenced by the widespread presence of social media. Social media, as a source of information and entertainment, has become an inseparable part of children’s lives, but also brings negative impacts, including the imitation of abusive language and hate speech. This research aims to describe the use of abusive language and hate speech by elementary school students who are influenced by the rise of social media. Social media as a source of information and entertainment has become an inseparable part of children's lives, but it also has negative impacts, including imitation of harsh language and hate speech. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through in-depth interviews, observations, and content analysis of student interactions, both directly in the school environment and on social media platforms. The research results show that elementary school students tend to imitate abusive language and hate speech they encounter on social media without fully understanding its meaning and impact. The main factors that influence this behavior include the duration of social media use, lack of supervision from parents, and minimal understanding of digital communication ethics. The impact of using this language can be seen in disrupting social relationships between students, increasing verbal conflicts, and decreasing politeness values ??in daily interactions. This research recommends increasing supervision of elementary school children in their use of social media. The role of parents and educators is the most important thing in providing their students with an understanding of how to wisely use social media to prevent behavior that imitates negative language from social media. Apart from that, strengthening regulations regarding social media access for children needs to be done. ABSTRAKPenggunaan abusive language dan hate speech oleh siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh maraknya media sosial. Media sosial sebagai salah satu sumber informasi dan hiburan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak, tetapi juga membawa dampak negatif, termasuk peniruan bahasa kasar dan ujaran kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penggunaan abusive language dan hate speech oleh siswa sekolah dasar yang dipengaruhi oleh maraknya media sosial. Media sosial sebagai salah satu sumber informasi dan hiburan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak, tetapi juga membawa dampak negatif, termasuk peniruan bahasa kasar dan ujaran kebencian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis konten dari interaksi siswa, baik secara langsung di lingkungan sekolah maupun di platform media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar cenderung menirukan abusive language dan hate speech yang mereka temui di media sosial tanpa memahami sepenuhnya makna dan dampaknya. Faktor utama yang memengaruhi perilaku ini meliputi durasi penggunaan media sosial, kurangnya pengawasan dari orang tua, dan minimnya pemahaman tentang etika komunikasi digital. Dampak penggunaan bahasa tersebut terlihat pada terganggunya hubungan sosial antar siswa, meningkatnya konflik verbal, serta penurunan nilai-nilai kesopanan dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengawasan terhadap anak-anak sekolah dasar dalam penggunaan media sosial. Peran orang tua dan para pendidik menjadi hal yang paling penting dalam memberikan pemahaman terhadap anak didiknya tentang cara bijak menggunakan media sosial guna mencegah perilaku meniru bahasa negatif dari media sosial. Selain itu penguatan regulasi terkait akses media sosial untuk anak-anak perlu dilakukan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Published
2025-01-16
DOI
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v4i4.4176
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

GAMBARAN PENGGUNAAN ABUSIVE LANGUAGE DAN HATE SPEECH PADA SISWA SEKOLAH DASAR YANG DITIRUKAN DARI MEDIA SOSIAL

Rahmah Hastuti, Azizah Nurul Jamil
PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Islamic Finance and Communication
article

GAMBARAN PENGGUNAAN ABUSIVE LANGUAGE DAN HATE SPEECH PADA SISWA SEKOLAH DASAR YANG DITIRUKAN DARI MEDIA SOSIAL

Rahmah Hastuti, Azizah Nurul Jamil
article en

Abstract

The use of abusive language and hate speech among elementary school students is influenced by the widespread presence of social media. Social media, as a source of information and entertainment, has become an inseparable part of children’s lives, but also brings negative impacts, including the imitation of abusive language and hate speech. This research aims to describe the use of abusive language and hate speech by elementary school students who are influenced by the rise of social media. Social media as a source of information and entertainment has become an inseparable part of children's lives, but it also has negative impacts, including imitation of harsh language and hate speech. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through in-depth interviews, observations, and content analysis of student interactions, both directly in the school environment and on social media platforms. The research results show that elementary school students tend to imitate abusive language and hate speech they encounter on social media without fully understanding its meaning and impact. The main factors that influence this behavior include the duration of social media use, lack of supervision from parents, and minimal understanding of digital communication ethics. The impact of using this language can be seen in disrupting social relationships between students, increasing verbal conflicts, and decreasing politeness values ??in daily interactions. This research recommends increasing supervision of elementary school children in their use of social media. The role of parents and educators is the most important thing in providing their students with an understanding of how to wisely use social media to prevent behavior that imitates negative language from social media. Apart from that, strengthening regulations regarding social media access for children needs to be done. ABSTRAKPenggunaan abusive language dan hate speech oleh siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh maraknya media sosial. Media sosial sebagai salah satu sumber informasi dan hiburan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak, tetapi juga membawa dampak negatif, termasuk peniruan bahasa kasar dan ujaran kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penggunaan abusive language dan hate speech oleh siswa sekolah dasar yang dipengaruhi oleh maraknya media sosial. Media sosial sebagai salah satu sumber informasi dan hiburan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak, tetapi juga membawa dampak negatif, termasuk peniruan bahasa kasar dan ujaran kebencian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis konten dari interaksi siswa, baik secara langsung di lingkungan sekolah maupun di platform media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar cenderung menirukan abusive language dan hate speech yang mereka temui di media sosial tanpa memahami sepenuhnya makna dan dampaknya. Faktor utama yang memengaruhi perilaku ini meliputi durasi penggunaan media sosial, kurangnya pengawasan dari orang tua, dan minimnya pemahaman tentang etika komunikasi digital. Dampak penggunaan bahasa tersebut terlihat pada terganggunya hubungan sosial antar siswa, meningkatnya konflik verbal, serta penurunan nilai-nilai kesopanan dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengawasan terhadap anak-anak sekolah dasar dalam penggunaan media sosial. Peran orang tua dan para pendidik menjadi hal yang paling penting dalam memberikan pemahaman terhadap anak didiknya tentang cara bijak menggunakan media sosial guna mencegah perilaku meniru bahasa negatif dari media sosial. Selain itu penguatan regulasi terkait akses media sosial untuk anak-anak perlu dilakukan.

PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan PsikologiVol. 4(4)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 99%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.