Hubungan Toxic Workplace Environment dan Job Insecurity

Dalam suatu organisasi, lingkungan kerja tidak hanya mencakup aspek fisik tempat kerja saja tetapi juga dinamika interpersonal dan budaya perusahaan yang membentuk pengalaman kolektif karyawan. Namun, tidak semua lingkungan kerja memberikan rasa aman, dukungan dan motivasi bagi individu yang bekerja di perusahaannya. Lingkungan kerja toksik merupakan fenomena yang dapat menimbulkan dampak yang merugikan, tidak hanya bagi keamanan kerja individu tetapi juga bagi kinerja organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini merupakan studi populasi menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel sebanyak 101 pegawai pada Kantor Sekretariat DPRD Kota Semarang. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman ditemukan bahwa terdapat hubungan antara toxic workp lace environment dan job insecurity (r = 0,664; p < 0,05). Maka dari itu, hipotesis penelitian diterima yaitu terdapat hubungan antara toxic workplace environment dan job insecurity . Peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas populasi penelitian, dan memperluas cakupan variabel

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Published
2025-01-09
DOI
https://doi.org/10.20961/jip.v9i2.89511
Primary Topic
Occupational Health and Safety Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Toxic Workplace Environment dan Job Insecurity

Sekar Kinasih, Rafika Nur Kusumawati
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Occupational Health and Safety Management
article

Hubungan Toxic Workplace Environment dan Job Insecurity

Sekar Kinasih, Rafika Nur Kusumawati
article en

Abstract

Dalam suatu organisasi, lingkungan kerja tidak hanya mencakup aspek fisik tempat kerja saja tetapi juga dinamika interpersonal dan budaya perusahaan yang membentuk pengalaman kolektif karyawan. Namun, tidak semua lingkungan kerja memberikan rasa aman, dukungan dan motivasi bagi individu yang bekerja di perusahaannya. Lingkungan kerja toksik merupakan fenomena yang dapat menimbulkan dampak yang merugikan, tidak hanya bagi keamanan kerja individu tetapi juga bagi kinerja organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini merupakan studi populasi menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel sebanyak 101 pegawai pada Kantor Sekretariat DPRD Kota Semarang. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman ditemukan bahwa terdapat hubungan antara toxic workp lace environment dan job insecurity (r = 0,664; p < 0,05). Maka dari itu, hipotesis penelitian diterima yaitu terdapat hubungan antara toxic workplace environment dan job insecurity . Peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas populasi penelitian, dan memperluas cakupan variabel

Jurnal Ilmiah Psikologi CandrajiwaVol. 9(2)
Sebelas Maret University (ID)
Decent work and economic growth
Openalex Percentile: Top 99%
Occupational Health and Safety Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.