Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar: Kajian Teologis, Efektivitas dan Tantangan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

This research was carried out with the aim of analyzing theological studies regarding the challenges of PAK and Budi Pekerti teachers in the effectiveness of implementing the independent learning curriculum. So the method used in this research is a descriptive quantitative approach to effectiveness. The research subjects were Christian students registered at Surakarta City Public Middle Schools, totaling 872 students. The results of data analysis showed that 29.9% stated that moral cultivation would be effective if taught by spiritual mentors in the Church. Meanwhile, 67.4% stated that teachers at school were very effective when instilling morals in their students. In implementing the Merdeka Curriculum, there are challenges for Religious Education and Character Teachers, namely the implementation of general education and the cultivation of character based on the six key dimensions of the Pancasila Student Profile competencies. AbstrakPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis survei efektivitas pelaksanaan kurikulum merdeka dan merdeka belajar dalam perspektif kajian teologi terhadap tantangan guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa Kristen yang terdaftar di SMP Negeri se-Kota Surakarta yang berjumlah 872 siswa. Hasil analisa data menunjukkan 29,9% menyatakan bahwa penanaman moral akan efektif jika diajarkan oleh pembina rohani di Gereja. Sedangkan 67,4% menyatakan guru di sekolah sangat efektif apabila menanamkan moral kepada peserta didiknya. Dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar terdapat tantangan bagi Guru PAK dan Budi Pekerti yakni terjadinya general education dan penanaman budi pekerti mengacu pada keenam kompetensi dimensi kunci Profil Pelajar Pancasila.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Immanuel
Published
2024-10-31
DOI
https://doi.org/10.46305/im.v5i2.327
Primary Topic
Educational Curriculum and Learning Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar: Kajian Teologis, Efektivitas dan Tantangan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Arianto Mendrofa
Immanuel
Educational Curriculum and Learning Methods
article

Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar: Kajian Teologis, Efektivitas dan Tantangan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Arianto Mendrofa
article en

Abstract

This research was carried out with the aim of analyzing theological studies regarding the challenges of PAK and Budi Pekerti teachers in the effectiveness of implementing the independent learning curriculum. So the method used in this research is a descriptive quantitative approach to effectiveness. The research subjects were Christian students registered at Surakarta City Public Middle Schools, totaling 872 students. The results of data analysis showed that 29.9% stated that moral cultivation would be effective if taught by spiritual mentors in the Church. Meanwhile, 67.4% stated that teachers at school were very effective when instilling morals in their students. In implementing the Merdeka Curriculum, there are challenges for Religious Education and Character Teachers, namely the implementation of general education and the cultivation of character based on the six key dimensions of the Pancasila Student Profile competencies. AbstrakPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis survei efektivitas pelaksanaan kurikulum merdeka dan merdeka belajar dalam perspektif kajian teologi terhadap tantangan guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa Kristen yang terdaftar di SMP Negeri se-Kota Surakarta yang berjumlah 872 siswa. Hasil analisa data menunjukkan 29,9% menyatakan bahwa penanaman moral akan efektif jika diajarkan oleh pembina rohani di Gereja. Sedangkan 67,4% menyatakan guru di sekolah sangat efektif apabila menanamkan moral kepada peserta didiknya. Dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar terdapat tantangan bagi Guru PAK dan Budi Pekerti yakni terjadinya general education dan penanaman budi pekerti mengacu pada keenam kompetensi dimensi kunci Profil Pelajar Pancasila.

ImmanuelVol. 5(2)
Institut Seni Indonesia Surakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 64%
Educational Curriculum and Learning Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.