Pelatihan Penggunaan Alat Permainan Tradisional dan Pengolahan Hasil Tanaman Fungsional Bagi Masyarakat sebagai Upaya Pengembangan Sports Ekowisata di Wisata Jatipohon Indah

The decline in the amount of tourists in Jatijpohon Indah has resulted in the economy of the communities around the tourist area experiencing a decrease in income to meet living costs. This community service aims to empower the community through BUMDes Langensari Sumber Jatijpohon Village to manage new rides, namely traditional game tools and functional plants, to increase the amount of visitors to the Jatipohon Indah tourist attraction. This activity was carried out at the Sumber Jatipohon Village Hall and the Jatipohon area, Grobogan District, Grobogan Regency. Participants in this activity included the Langensari BUMDes management and Sumber Jatipohon Village officials totaling 15 people. The implementation of activities contains several stages, namely the preparation stage, activity implementation stage, and monitoring and evaluation stage. The results of this service activity were that there was an increase in participants' knowledge about the use and care of traditional tools with correct answers of 8.5 out of 15 questions given (56.6%) and an increase in participants' knowledge about planting, care, and processing of functional plant products with 7 correct answers. 6 out of 15 questions given (50.6%). This service activity concludes that training activities on the use and care of traditional game tools and the planting, care, and processing of functional plant products can effectively increase community knowledge. ABSTRAK Penurunan jumlah wisatawan di Jatipohon Indah mengakibatkan perekonomian masyarakat di sekitar wisata mengalami penurunan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui BUMDes Langensari Desa Sumber Jatipohon untuk mengelola wahana baru yaitu alat permainan tradisional dan tanaman fungsional, sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisata Jatipohon Indah. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Sumber Jati Pohon dan Tempat Wisata Jatipohon Indah Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan. Peserta kegiatan ini meliputi pengelola BUMDes Langensari dan Perangkat Desa Sumber Jatipohon yang berjumlah 15 orang. Adapun pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan kegiatan dan tahapan monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang penggunaan dan perawatan alat tradisional dengan jawaban benar sebesar 8,5 dari 15 pertanyaan yang diberikan (56.6%) dan peningkatan pengetahuan peserta tentang penanaman, perawatan dan pengolahan hasil tanaman fungsional dengan jawaban benar 7,6 dari 15 pertanyaan yang diberikan (50,6%). Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah kegiatan pelatihan penggunaan dan perawatan alat permainan tradisional serta penanaman, perawatan dan pengolahan hasil tanaman fungsional efektif dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE)
Published
2024-11-30
DOI
https://doi.org/10.35473/ijce.v6i2.3421
Primary Topic
Sports and Physical Education Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pelatihan Penggunaan Alat Permainan Tradisional dan Pengolahan Hasil Tanaman Fungsional Bagi Masyarakat sebagai Upaya Pengembangan Sports Ekowisata di Wisata Jatipohon Indah

Ika Nilawati, Dyah Kartika Wening, Nur Amin
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE)
Sports and Physical Education Research
article

Pelatihan Penggunaan Alat Permainan Tradisional dan Pengolahan Hasil Tanaman Fungsional Bagi Masyarakat sebagai Upaya Pengembangan Sports Ekowisata di Wisata Jatipohon Indah

Ika Nilawati, Dyah Kartika Wening, Nur Amin
article en

Abstract

The decline in the amount of tourists in Jatijpohon Indah has resulted in the economy of the communities around the tourist area experiencing a decrease in income to meet living costs. This community service aims to empower the community through BUMDes Langensari Sumber Jatijpohon Village to manage new rides, namely traditional game tools and functional plants, to increase the amount of visitors to the Jatipohon Indah tourist attraction. This activity was carried out at the Sumber Jatipohon Village Hall and the Jatipohon area, Grobogan District, Grobogan Regency. Participants in this activity included the Langensari BUMDes management and Sumber Jatipohon Village officials totaling 15 people. The implementation of activities contains several stages, namely the preparation stage, activity implementation stage, and monitoring and evaluation stage. The results of this service activity were that there was an increase in participants' knowledge about the use and care of traditional tools with correct answers of 8.5 out of 15 questions given (56.6%) and an increase in participants' knowledge about planting, care, and processing of functional plant products with 7 correct answers. 6 out of 15 questions given (50.6%). This service activity concludes that training activities on the use and care of traditional game tools and the planting, care, and processing of functional plant products can effectively increase community knowledge. ABSTRAK Penurunan jumlah wisatawan di Jatipohon Indah mengakibatkan perekonomian masyarakat di sekitar wisata mengalami penurunan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui BUMDes Langensari Desa Sumber Jatipohon untuk mengelola wahana baru yaitu alat permainan tradisional dan tanaman fungsional, sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisata Jatipohon Indah. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Sumber Jati Pohon dan Tempat Wisata Jatipohon Indah Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan. Peserta kegiatan ini meliputi pengelola BUMDes Langensari dan Perangkat Desa Sumber Jatipohon yang berjumlah 15 orang. Adapun pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan kegiatan dan tahapan monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang penggunaan dan perawatan alat tradisional dengan jawaban benar sebesar 8,5 dari 15 pertanyaan yang diberikan (56.6%) dan peningkatan pengetahuan peserta tentang penanaman, perawatan dan pengolahan hasil tanaman fungsional dengan jawaban benar 7,6 dari 15 pertanyaan yang diberikan (50,6%). Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah kegiatan pelatihan penggunaan dan perawatan alat permainan tradisional serta penanaman, perawatan dan pengolahan hasil tanaman fungsional efektif dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE)Vol. 6(2)
Universitas Galuh (ID)
Openalex Percentile: Top 54%
Sports and Physical Education Research
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.