Implementasi dan evaluasi metode LBPA Untuk Peningkatan Pemahaman Pemilahan sampah Organik-Anorganik Berbasis Animasi 3D

<p><em>Garbage refers to items no longer used and results from everyday human activities. Waste is divided into two types: organic and inorganic. However, many children cannot sort these types of waste and do not understand the benefits. To address this issue, a 3D animation video was created using the Learning Before Play After (LBPA) method, which emphasizes learning before playing. The LBPA method helps children focus and engage in learning about waste sorting. This study aims to improve children's understanding of waste sorting. Testing results show a significant increase in understanding, with 88% of 100 children successfully grasping the concept of sorting organic and inorganic waste. This system has proven effective and positively impacts children, helping them sort and dispose of waste correctly.</em></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Waste; Sorting; Organic and inorganic; Learning Before Play After; 3D animated videos.</em></p><p><em> </em></p><p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Sampah merupakan istilah untuk barang-barang yang tidak digunakan lagi dan merupakan hasil dari aktivitas manusia sehari-hari. Sampah dibagi menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik. Namun yang menjadi perhatian, pada sekolompok usia anak-anak masih banyak yang belum bisa memilah dari sampah organik dan anorganik serta tidak mengerti manfaatnya. Untuk mengatasi masalah ini, tentunya dibuat video animasi 3D dengan menggunakan metode <em>Learning Before Play After</em> (LBPA), yang menekankan pentingnya belajar sebelum bermain. Metode LBPA dapat membantu anak-anak lebih fokus dan terlibat dalam pembelajaran tentang sampah organik dan anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pemilahan sampah. Berdasarkan hasil uji dari penelitian ini, menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman pada usia anak-anak telah mencapai target keberhasilan dengan kategori tahu banget dan skor 88% dari jumlah 100 anak berhasil memahami memilahan sampah organik dan anorganik. Sistem ini terbukti efektif dan berdampak positif, membantu usia anak-anak dalam memilah dan membuang sampah sesuai jenisnya</p><p> </p>

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jutisi Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
Published
2024-08-25
DOI
https://doi.org/10.35889/jutisi.v13i2.1934
Primary Topic
Waste Management and Recycling
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Implementasi dan evaluasi metode LBPA Untuk Peningkatan Pemahaman Pemilahan sampah Organik-Anorganik Berbasis Animasi 3D

Jatmika Jatmika, Efiniaman Waruwu, AR. Himamunanto
Jutisi Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
Waste Management and Recycling
article

Implementasi dan evaluasi metode LBPA Untuk Peningkatan Pemahaman Pemilahan sampah Organik-Anorganik Berbasis Animasi 3D

Jatmika Jatmika, Efiniaman Waruwu, AR. Himamunanto
article en

Abstract

<p><em>Garbage refers to items no longer used and results from everyday human activities. Waste is divided into two types: organic and inorganic. However, many children cannot sort these types of waste and do not understand the benefits. To address this issue, a 3D animation video was created using the Learning Before Play After (LBPA) method, which emphasizes learning before playing. The LBPA method helps children focus and engage in learning about waste sorting. This study aims to improve children's understanding of waste sorting. Testing results show a significant increase in understanding, with 88% of 100 children successfully grasping the concept of sorting organic and inorganic waste. This system has proven effective and positively impacts children, helping them sort and dispose of waste correctly.</em></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Waste; Sorting; Organic and inorganic; Learning Before Play After; 3D animated videos.</em></p><p><em> </em></p><p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Sampah merupakan istilah untuk barang-barang yang tidak digunakan lagi dan merupakan hasil dari aktivitas manusia sehari-hari. Sampah dibagi menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik. Namun yang menjadi perhatian, pada sekolompok usia anak-anak masih banyak yang belum bisa memilah dari sampah organik dan anorganik serta tidak mengerti manfaatnya. Untuk mengatasi masalah ini, tentunya dibuat video animasi 3D dengan menggunakan metode <em>Learning Before Play After</em> (LBPA), yang menekankan pentingnya belajar sebelum bermain. Metode LBPA dapat membantu anak-anak lebih fokus dan terlibat dalam pembelajaran tentang sampah organik dan anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pemilahan sampah. Berdasarkan hasil uji dari penelitian ini, menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman pada usia anak-anak telah mencapai target keberhasilan dengan kategori tahu banget dan skor 88% dari jumlah 100 anak berhasil memahami memilahan sampah organik dan anorganik. Sistem ini terbukti efektif dan berdampak positif, membantu usia anak-anak dalam memilah dan membuang sampah sesuai jenisnya</p><p> </p>

Jutisi Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem InformasiVol. 13(2)
Universitas Kristen Immanuel (ID)
Openalex Percentile: Top 68%
Waste Management and Recycling
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.