Peran dukungan sosial terhadap perilaku self-injury pada remaja
Background: Self injury or self-harm can be defined as the act of hurting oneself without or with a specific purpose. It is commonly practiced by adolescents due to the lack of social support in adolescence which is the main influence. Social support is care in the form of support or motivation received by a person from other individuals or groups. Purpose: To determine the relationship between the role of social support and Self-injury behavior in adolescents. Method: Correlational quantitative descriptive research by distributing questionnaires regarding two variables, namely social support and self-harm behavior to 101 students of Muhammadiyah Kartasura Surakarta Vocational School in February-May 2024. The data analysis used was the univariate and bivariate Spearman test. Result: A total of 91 respondents (90.1%) were in the moderate social support category and most respondents did not have self-injury behavior as many as 80 (79.2%). Spearman's rho statistical test results obtained a p value of 0.028 (<0.05). Conclusion: There is a significant relationship between the role of social support and self-injury behavior in adolescents. Suggestion: Future studies can conduct research by adding other factors that can affect emotional health problems in adolescents. Keyword: Adolescents; Self-Injury; Social Support. Pendahuluan: Self injury atau biasa disebut dengan self-harm, dapat diartikan sebagai tindakan melukai diri sendiri tanpa atau adanya tujuan khusus. Biasa dilakukan oleh kalangan remaja karena kurangnya dukungan sosial pada usia remaja yang menjadi pengaruh utama. Dukungan sosial sendiri adalah perhatian berupa bentuk dukungan atau motivasi yang diterima oleh seseorang dari individu atau kelompok lain. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara peran dukungan sosial dengan perilaku Self-injury pada remaja Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif korelasi dengan membagikan kuesioner tentang dua variabel yaitu dukungan sosial dan perilaku self injury kepada 101 siswa SMK Muhammadiyah Kartasura Surakarta pada Februari-Mei 2024. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat uji Spearman. Hasil: Sebanyak 91 responden (90.1%) dalam kategori dukungan sosial sedang dan sebagian besar responden tidak memiliki perilaku self-injury sebanyak 80 (79.2%). Hasil uji statistik Spearman’s rho diperoleh nilai p 0.028 (<0.05). Simpulan: Adanya hubungan yang signifikan antara peran dukungan sosial terhadap perilaku self-injury pada remaja. Saran: Studi selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan menambahkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi masalah kesehatan emosional pada remaja. Kata Kunci: Dukungan Sosial; Remaja; Self-Injury.
Authors
- Indah Sundawati
- Wita Oktaviana
Publication Details
- Journal
- HOLISTIK JURNAL KESEHATAN
- Published
- 2024-11-20
- DOI
- https://doi.org/10.33024/hjk.v18i9.652
- Primary Topic
- Varied Academic Research Topics
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00