Conservation Status of Quranic Medicinal Plant Species: Review of Indonesian Case Study

Abstract: Plant use is well documented in many religions, beliefs, and cultures, including Islam. Essential plants of Islam are mentioned in the Quran. Indonesia, a biodiversity-rich country, has numerous medicinal plants, some of which are listed in the Quran. However, scientific approaches to documenting this plant conservation still need to be improved. Thus, this study aims to provide information regarding the conservation status of Quranic medicinal plant species and the ex-situ conservation efforts conducted in Indonesia. This study was conducted using secondary data acquirement. This study found that 35 medicinal plants are listed in the Quran, with two species listed as a vulnerable conservation status. Twelve of these plants are conserved in the Indonesian botanic gardens. At the same time, the newly founded Quranic plant thematic garden in Bogor Botanic Garden also contains several Quranic medicinal plants listed in this study. This study concludes that Quranic medicinal plants exist, and some are already conserved ex-situ in Indonesia. Although conservation should be improved for plants yet to be conserved, the study data could formulate future conservation, education, and research programs covering Quranic plant botany and bioprospecting to support its conservation and sustainable utilization.Abstrak: Pemanfaatan tumbuhan telah terdokumentasi secara baik dalam berbagai agama, kepercayaan dan kebudayaan, termasuk Islam. Tumbuhan penting dalam Islam disebutkan dalam Al-Quran. Sebagai negara yang kaya biodiversitas, Indonesia memiliki banyak tumbuhan obat yang beberapa diantaranya disebutkan pula dalam Al-Quran. Namun, pendekatan ilmiah untuk mendokumentasikan status konservasi tumbuhan-tumbuhan tersebut masih perlu ditingkatkan. Karena itu, studi ini bertujuan untuk menyediakan informasi mengenai status konservasi dan upaya konservasi ex-situ tumbuhan obat Al-Quran di Indonesia. Studi ini dilaksanakan dengan menggunakan data sekunder. Hasil studi ini menujukan bahwa 35 jenis tumbuhan obat disebutkan dalam Al-Quran, dengan dua diataranya merupakan tumbuhan dengan status rentan. Dua belas diatara jenis-jenis tumbuhan tersebut telah dikoleksi pada beberapa kebun raya di Indonesia. Sementara itu, taman tematik khusus berisi tumbuhan Al-Quran yang menampung sebagian tumbuhan yang termuat dalam daftar pada studi ini juga didirikan di Kebun Raya Bogor. Studi ini menyimpulkan bahwa tumbuhan obat yang disebutkan dalam Al-Quran hidup dan beberapa telah dikonservasi secara ex-situ di Indonesia. Walaupun upaya konservasi tumbuhan obat Al-Quran masih perlu ditingkatkan, terutama untuk tumbuhan yang belum dikoleksi secara ex-situ, data pada studi ini dapat digunakan dalam menyusun upaya konservasi, pendidikan dan penelitian mengenai botani dan biospropeksi tumbuhan obat Al-Quran untuk mendukung upaya konservasi dan pemanfaatan berkelanjutannya.

Authors

Publication Details

Journal
Elkawnie
Published
2024-12-31
DOI
https://doi.org/10.22373/ekw.v10i2.24363
Citations
1
Primary Topic
Agricultural and Biological Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.35

Funders

Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Conservation Status of Quranic Medicinal Plant Species: Review of Indonesian Case Study

Farid Kuswantoro, Saniyatun Mar’atus Solihah
1 citations
Elkawnie
Agricultural and Biological Research
0.35
article

Conservation Status of Quranic Medicinal Plant Species: Review of Indonesian Case Study

Farid Kuswantoro, Saniyatun Mar’atus Solihah
article en
1 citations

Abstract

Abstract: Plant use is well documented in many religions, beliefs, and cultures, including Islam. Essential plants of Islam are mentioned in the Quran. Indonesia, a biodiversity-rich country, has numerous medicinal plants, some of which are listed in the Quran. However, scientific approaches to documenting this plant conservation still need to be improved. Thus, this study aims to provide information regarding the conservation status of Quranic medicinal plant species and the ex-situ conservation efforts conducted in Indonesia. This study was conducted using secondary data acquirement. This study found that 35 medicinal plants are listed in the Quran, with two species listed as a vulnerable conservation status. Twelve of these plants are conserved in the Indonesian botanic gardens. At the same time, the newly founded Quranic plant thematic garden in Bogor Botanic Garden also contains several Quranic medicinal plants listed in this study. This study concludes that Quranic medicinal plants exist, and some are already conserved ex-situ in Indonesia. Although conservation should be improved for plants yet to be conserved, the study data could formulate future conservation, education, and research programs covering Quranic plant botany and bioprospecting to support its conservation and sustainable utilization.Abstrak: Pemanfaatan tumbuhan telah terdokumentasi secara baik dalam berbagai agama, kepercayaan dan kebudayaan, termasuk Islam. Tumbuhan penting dalam Islam disebutkan dalam Al-Quran. Sebagai negara yang kaya biodiversitas, Indonesia memiliki banyak tumbuhan obat yang beberapa diantaranya disebutkan pula dalam Al-Quran. Namun, pendekatan ilmiah untuk mendokumentasikan status konservasi tumbuhan-tumbuhan tersebut masih perlu ditingkatkan. Karena itu, studi ini bertujuan untuk menyediakan informasi mengenai status konservasi dan upaya konservasi ex-situ tumbuhan obat Al-Quran di Indonesia. Studi ini dilaksanakan dengan menggunakan data sekunder. Hasil studi ini menujukan bahwa 35 jenis tumbuhan obat disebutkan dalam Al-Quran, dengan dua diataranya merupakan tumbuhan dengan status rentan. Dua belas diatara jenis-jenis tumbuhan tersebut telah dikoleksi pada beberapa kebun raya di Indonesia. Sementara itu, taman tematik khusus berisi tumbuhan Al-Quran yang menampung sebagian tumbuhan yang termuat dalam daftar pada studi ini juga didirikan di Kebun Raya Bogor. Studi ini menyimpulkan bahwa tumbuhan obat yang disebutkan dalam Al-Quran hidup dan beberapa telah dikonservasi secara ex-situ di Indonesia. Walaupun upaya konservasi tumbuhan obat Al-Quran masih perlu ditingkatkan, terutama untuk tumbuhan yang belum dikoleksi secara ex-situ, data pada studi ini dapat digunakan dalam menyusun upaya konservasi, pendidikan dan penelitian mengenai botani dan biospropeksi tumbuhan obat Al-Quran untuk mendukung upaya konservasi dan pemanfaatan berkelanjutannya.

ElkawnieVol. 10(2)
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Life in Land
Openalex Percentile: Top 33%
Agricultural and Biological Research
0.35
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.