POLA KOMUNIKASI PENYULUHAN PERTANIAN DI KELOMPOK TANI NANAS JAYA KELURAHAN KARANG JAYA KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH

ABSTRACTThis research aims to determine the communication patterns of agricultural extension in the Jaya pineapple farmer group in Karang Jaya Village, and to determine the obstacles to agricultural extension in communicating with pineapple farmers in Karang Jaya Village. This research was carried out in Karang Jaya Village, East Prabumulih District in June 2024 – July 2024. The research method used in this research was a descriptive method with a qualitative approach. The sampling method used in this research is the purposive sampling method. The data collection methods used in this research are in-depth interviews, observation and documentation. The data processing method used is data condensation, data presentation and drawing conclusions, and the data analysis used is qualitative descriptive analysis. The results of research on agricultural extension communication patterns in the Pineapple Jaya farmer group using a two-way communication pattern, the percentage obtained offline was and online, which allows for reciprocity in communication during agricultural extension, and barriers to agricultural extension in communicating offline and online i.e. environmental and technical barriers. The percentage of offline obstacles is time 54%, language 53%, sound 20% and weather 20%. Then the percentage of online obstacles namely no tools 26%,, signals 13% and not understanding 6% . ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi penyuluhan pertanian di kelompok tani nanas jaya di Kelurahan Karang Jaya, dan untuk mengetahui hambatan pada penyuluhan pertanian dalam melakukan komunikasi dengan petani nanas di Kelurahan Karang Jaya. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur pada bulan Mei 2024 – Juli 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dekstriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan menggambarkan menarik kesimpulan, serta analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian pola komunikasi penyuluhan pertanian di kelompok tani nanas jaya menggunakan pola komunikasi dua arah, yang memungkinkan adanya timbal balik dalam berkomunikasi pada saat penyuluhan pertanian, dan hambatan penyuluhan pertanian dalam berkomunikasi secara offline dan online yaitu hambatan lingkungan dan teknis. Untuk persentase hambatan offline yaitu waktu 53%, Bahasa 53%, suara 20% dan cuaca 20%. Kemudian persentase hambatan online yaitu tidak ada alat 26%, Sinyal 13% dan tidak paham 6%.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Societa Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Published
2024-12-31
DOI
https://doi.org/10.32502/jsct.v13i2.9227
Primary Topic
Agricultural Development and Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

POLA KOMUNIKASI PENYULUHAN PERTANIAN DI KELOMPOK TANI NANAS JAYA KELURAHAN KARANG JAYA KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH

Rafeah Abubakar, Wandha Agustian
Societa Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Agricultural Development and Management
article

POLA KOMUNIKASI PENYULUHAN PERTANIAN DI KELOMPOK TANI NANAS JAYA KELURAHAN KARANG JAYA KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH

Rafeah Abubakar, Wandha Agustian
article en

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine the communication patterns of agricultural extension in the Jaya pineapple farmer group in Karang Jaya Village, and to determine the obstacles to agricultural extension in communicating with pineapple farmers in Karang Jaya Village. This research was carried out in Karang Jaya Village, East Prabumulih District in June 2024 – July 2024. The research method used in this research was a descriptive method with a qualitative approach. The sampling method used in this research is the purposive sampling method. The data collection methods used in this research are in-depth interviews, observation and documentation. The data processing method used is data condensation, data presentation and drawing conclusions, and the data analysis used is qualitative descriptive analysis. The results of research on agricultural extension communication patterns in the Pineapple Jaya farmer group using a two-way communication pattern, the percentage obtained offline was and online, which allows for reciprocity in communication during agricultural extension, and barriers to agricultural extension in communicating offline and online i.e. environmental and technical barriers. The percentage of offline obstacles is time 54%, language 53%, sound 20% and weather 20%. Then the percentage of online obstacles namely no tools 26%,, signals 13% and not understanding 6% . ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi penyuluhan pertanian di kelompok tani nanas jaya di Kelurahan Karang Jaya, dan untuk mengetahui hambatan pada penyuluhan pertanian dalam melakukan komunikasi dengan petani nanas di Kelurahan Karang Jaya. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur pada bulan Mei 2024 – Juli 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dekstriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan menggambarkan menarik kesimpulan, serta analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian pola komunikasi penyuluhan pertanian di kelompok tani nanas jaya menggunakan pola komunikasi dua arah, yang memungkinkan adanya timbal balik dalam berkomunikasi pada saat penyuluhan pertanian, dan hambatan penyuluhan pertanian dalam berkomunikasi secara offline dan online yaitu hambatan lingkungan dan teknis. Untuk persentase hambatan offline yaitu waktu 53%, Bahasa 53%, suara 20% dan cuaca 20%. Kemudian persentase hambatan online yaitu tidak ada alat 26%, Sinyal 13% dan tidak paham 6%.

Societa Jurnal Ilmu-Ilmu AgribisnisVol. 13(2)
Universitas Muhammadiyah Palembang (ID)
Zero hunger
Openalex Percentile: Top 56%
Agricultural Development and Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.