Wayang Kardus sebagai Media Pembelajaran Kreatif untuk Melestarikan Budaya Lokal di Kabupaten Kediri

This article describes cardboard puppets as an artistic innovation on local culture that adapts puppet art in a simpler form by using used cardboard as its main material. Through descriptive qualitative research, the article aims to examine the function of cardboard puppets as a creative learning medium as well as a means of preserving local culture in Kediri Regency. The results of the study show that cardboard puppets not only reintroduce puppet art to the younger generation, but also become an educational medium that involves students in creative activities. Making cardboard puppets trains motoric skills, improves imagination, instills local wisdom values through the stories told, and instills awareness of the importance of environmental preservation. The cardboard puppets is a concrete example of how traditional art can adapt to the challenges of modernity through innovation. Artikel ini membahas wayang kardus sebagai inovasi seni budaya lokal yang mengadaptasi seni wayang dalam bentuk lebih sederhana dengan menggunakan kardus bekas sebagai bahan utamanya. Melalui penelitian kualitatif deskriptif, artikel ini mengkaji fungsi wayang kardus sebagai media pembelajaran kreatif sekaligus sarana pelestarian budaya lokal di Kabupaten Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wayang kardus tidak hanya memperkenalkan kembali seni wayang kepada generasi muda, tetapi juga menjadi media pendidikan yang melibatkan siswa dalam aktivitas kreatif. Pembuatan wayang kardus melatih keterampilan motorik, meningkatkan imajinasi, menanamkan nilai-nilai kearifan lokal melalui cerita yang disampaikan, serta menanamkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Wayang kardus adalah contoh konkret bagaimana seni tradisional dapat beradaptasi dengan tantangan modernitas melalui inovasi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Besari Journal of Social and Cultural Studies
Published
2024-12-27
DOI
https://doi.org/10.71155/besari.v2i1.87
Primary Topic
Cultural and Artistic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Wayang Kardus sebagai Media Pembelajaran Kreatif untuk Melestarikan Budaya Lokal di Kabupaten Kediri

Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid
Besari Journal of Social and Cultural Studies
Cultural and Artistic Studies
article

Wayang Kardus sebagai Media Pembelajaran Kreatif untuk Melestarikan Budaya Lokal di Kabupaten Kediri

Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid
article en

Abstract

This article describes cardboard puppets as an artistic innovation on local culture that adapts puppet art in a simpler form by using used cardboard as its main material. Through descriptive qualitative research, the article aims to examine the function of cardboard puppets as a creative learning medium as well as a means of preserving local culture in Kediri Regency. The results of the study show that cardboard puppets not only reintroduce puppet art to the younger generation, but also become an educational medium that involves students in creative activities. Making cardboard puppets trains motoric skills, improves imagination, instills local wisdom values through the stories told, and instills awareness of the importance of environmental preservation. The cardboard puppets is a concrete example of how traditional art can adapt to the challenges of modernity through innovation. Artikel ini membahas wayang kardus sebagai inovasi seni budaya lokal yang mengadaptasi seni wayang dalam bentuk lebih sederhana dengan menggunakan kardus bekas sebagai bahan utamanya. Melalui penelitian kualitatif deskriptif, artikel ini mengkaji fungsi wayang kardus sebagai media pembelajaran kreatif sekaligus sarana pelestarian budaya lokal di Kabupaten Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wayang kardus tidak hanya memperkenalkan kembali seni wayang kepada generasi muda, tetapi juga menjadi media pendidikan yang melibatkan siswa dalam aktivitas kreatif. Pembuatan wayang kardus melatih keterampilan motorik, meningkatkan imajinasi, menanamkan nilai-nilai kearifan lokal melalui cerita yang disampaikan, serta menanamkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Wayang kardus adalah contoh konkret bagaimana seni tradisional dapat beradaptasi dengan tantangan modernitas melalui inovasi.

Besari Journal of Social and Cultural StudiesVol. 2(1)
UIN Sunan Ampel Surabaya (ID)
Openalex Percentile: Top 59%
Cultural and Artistic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Wayang Kardus sebagai Media Pembelajaran Kreatif untuk Melestarikan Budaya Lokal di Kabupaten Kediri — Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid · Besari Journal of Social and Cultural Studies (2024) | TGRS Research Map | TGRS