Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Barokah” melalui Inovasi Pembuatan Produk Olahan Nanas di Desa Semen Kec. Gandusari Blitar

Pineapple is a leading commodity in Semen Village, Gandusari District, and Blitar Regency. One of its varieties, Banasari Pineapple, is known to have yellow flesh and high water content. Currently, processed pineapple products from Blitar are still limited and lack variety. The problem is that the fresh and abundant pineapple from the harvest in Semen Village has not been widely processed; it is only sold fresh, and pineapple juice is produced by KWT "Barokah." Marketing by UMKM "Srikandi Sejati". The service aims to improve the welfare of village communities by empowering women by strengthening production and the creative economy, strengthening institutions, and developing human resources. Therefore, processed pineapple products were diversified, including pineapple dodol, jam, pie, melon, and sticks. This diversification process begins with a preparation stage, which includes a location survey and initial discussion with the "Barokah" Women Farmers Group (KWT). In addition, the licensing process is carried out before the socialization of the manufacturing of processed products. This activity includes processing simulations and assistance by the partner team. The products produced include pineapple dodol, jam, pie, melon, and sticks. The evaluation results showed that more than 75% of the partner team members strongly agreed that the implementation of this activity was by expectations based on several assessment parameters provided. These processed products have commercial value.ABSTRAKNanas adalah komoditas unggulan dari Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Buah nanas asal Banasari memiliki daging buah berwarna kuning dan kandungan air yang tinggi. Namun, saat ini produk olahan berbahan baku nanas Blitar masih terbatas dan kurang beragam. Permasalahannya hasil nanas yang segar, dan melimpah dari hasil panen di desa Semen, belum banyak diolah, hanya di jual segar dan ada sari minuman nanas yang di hasilkan oleh KWT ”Barokah”. Pemasarannya oleh UMKM “Srikandi Sejati”. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan wanita melalui penguatan produksi dan penguatan ekonomi kreatif, penguatan kelembagaan dan pengembangan sumberdaya manusia. Oleh karena itu, dilakukan diversifikasi produk olahan nanas yang mencakup dodol nanas, selai nanas, pie nanas, molen nanas, dan stik nanas. Proses diversifikasi ini dimulai dengan tahap persiapan yang meliputi survei lokasi dan diskusi awal dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) "Barokah". Selain itu, proses perizinan juga dilakukan sebelum melaksanakan sosialisasi pembuatan produk olahan. Kegiatan ini mencakup simulasi pengolahan serta pendampingan oleh tim mitra. Produk yang dihasilkan terdiri dari dodol nanas, selai nanas, pie nanas, molen nanas, dan stik nanas. Berdasarkan hasil evaluasi, lebih dari tiga perempat anggota tim mitra menyatakan sangat setuju bahwa pelaksanaan kegiatan ini telah memenuhi harapan mareka, sesuai dengan beberapa parameter penilaian yang di berikan. Selain itu, produk-produk olahan yang di hasilkan juga memiliki nilai komersial yang baik.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JAST Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi
Published
2024-12-30
DOI
https://doi.org/10.33366/jast.v8i2.6564
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Barokah” melalui Inovasi Pembuatan Produk Olahan Nanas di Desa Semen Kec. Gandusari Blitar

Nova Dwi Hernanik, Endang Sungkawati, Eny Dyah Yuniwati
JAST Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi
SMEs Development and Digital Marketing
article

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Barokah” melalui Inovasi Pembuatan Produk Olahan Nanas di Desa Semen Kec. Gandusari Blitar

Nova Dwi Hernanik, Endang Sungkawati, Eny Dyah Yuniwati
article en

Abstract

Pineapple is a leading commodity in Semen Village, Gandusari District, and Blitar Regency. One of its varieties, Banasari Pineapple, is known to have yellow flesh and high water content. Currently, processed pineapple products from Blitar are still limited and lack variety. The problem is that the fresh and abundant pineapple from the harvest in Semen Village has not been widely processed; it is only sold fresh, and pineapple juice is produced by KWT "Barokah." Marketing by UMKM "Srikandi Sejati". The service aims to improve the welfare of village communities by empowering women by strengthening production and the creative economy, strengthening institutions, and developing human resources. Therefore, processed pineapple products were diversified, including pineapple dodol, jam, pie, melon, and sticks. This diversification process begins with a preparation stage, which includes a location survey and initial discussion with the "Barokah" Women Farmers Group (KWT). In addition, the licensing process is carried out before the socialization of the manufacturing of processed products. This activity includes processing simulations and assistance by the partner team. The products produced include pineapple dodol, jam, pie, melon, and sticks. The evaluation results showed that more than 75% of the partner team members strongly agreed that the implementation of this activity was by expectations based on several assessment parameters provided. These processed products have commercial value.ABSTRAKNanas adalah komoditas unggulan dari Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Buah nanas asal Banasari memiliki daging buah berwarna kuning dan kandungan air yang tinggi. Namun, saat ini produk olahan berbahan baku nanas Blitar masih terbatas dan kurang beragam. Permasalahannya hasil nanas yang segar, dan melimpah dari hasil panen di desa Semen, belum banyak diolah, hanya di jual segar dan ada sari minuman nanas yang di hasilkan oleh KWT ”Barokah”. Pemasarannya oleh UMKM “Srikandi Sejati”. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan wanita melalui penguatan produksi dan penguatan ekonomi kreatif, penguatan kelembagaan dan pengembangan sumberdaya manusia. Oleh karena itu, dilakukan diversifikasi produk olahan nanas yang mencakup dodol nanas, selai nanas, pie nanas, molen nanas, dan stik nanas. Proses diversifikasi ini dimulai dengan tahap persiapan yang meliputi survei lokasi dan diskusi awal dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) "Barokah". Selain itu, proses perizinan juga dilakukan sebelum melaksanakan sosialisasi pembuatan produk olahan. Kegiatan ini mencakup simulasi pengolahan serta pendampingan oleh tim mitra. Produk yang dihasilkan terdiri dari dodol nanas, selai nanas, pie nanas, molen nanas, dan stik nanas. Berdasarkan hasil evaluasi, lebih dari tiga perempat anggota tim mitra menyatakan sangat setuju bahwa pelaksanaan kegiatan ini telah memenuhi harapan mareka, sesuai dengan beberapa parameter penilaian yang di berikan. Selain itu, produk-produk olahan yang di hasilkan juga memiliki nilai komersial yang baik.

JAST Jurnal Aplikasi Sains dan TeknologiVol. 8(2)
Universitas Wisnuwardhana Malang (ID)
Openalex Percentile: Top 53%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.