Analisis Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Optimalisasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Badung Kadek Trisnawati, I Putu Dharmanu Yudartha Universitas Udayana [email protected] Abstrak Pene

This study aims to analyze the management of the Special Allocation Fund for optimizing the development of Early Childhood Education facilities and infrastructure in Badung Regency. A qualitative descriptive approach was employed, collecting data through interviews, observations, and documentation. The results indicate a fund utilization rate exceeding 98% in 2022-2023, reflecting effective fund management. The allocation focused on constructing physical facilities such as health rooms, teachers' offices, and play areas equipped with educational toys. Despite achieving budget efficiency, challenges such as managerial capacity of recipient institutions remain. Recommendations include training for Early Childhood Education nstitutions, adoption of real-time monitoring technologies, and strengthening regulations. These findings aim to enhance the quality of early childhood education in Badung Regency and serve as a model for educational fund management nationwide. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap optimalisasi pembangunan sarana dan prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat realisasi penggunaan dana DAK lebih dari 98% pada tahun 2022-2023, mencerminkan pengelolaan dana yang efektif. Penggunaan dana difokuskan pada pembangunan fasilitas fisik seperti ruang UKS, ruang guru, dan area bermain dengan alat permainan edukatif. Kendati efisiensi anggaran tercapai, beberapa tantangan seperti kapasitas manajerial lembaga penerima dana masih perlu diatasi. Rekomendasi meliputi pelatihan manajemen lembaga PAUD, adopsi teknologi pemantauan real-time, dan penguatan regulasi. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Badung dan menjadi model pengelolaan dana pendidikan di tingkat nasional. Kata Kunci: Dana Alokasi Khusus, Pendidikan Anak Usia Dini, Pengelolaan Dana, Infrastruktur Pendidikan, Kabupaten Badung.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Socio-political Communication and Policy Review
Published
2024-12-29
DOI
https://doi.org/10.61292/shkr.181
Citations
1
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
1.13
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Optimalisasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Badung Kadek Trisnawati, I Putu Dharmanu Yudartha Universitas Udayana [email protected] Abstrak Pene

⁠I Putu Dharmanu Yudartha, Kadek Trisnawati
1 citations
Socio-political Communication and Policy Review
Economic Growth and Fiscal Policies
1.13
article

Analisis Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Optimalisasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Badung Kadek Trisnawati, I Putu Dharmanu Yudartha Universitas Udayana [email protected] Abstrak Pene

⁠I Putu Dharmanu Yudartha, Kadek Trisnawati
article en
1 citations

Abstract

This study aims to analyze the management of the Special Allocation Fund for optimizing the development of Early Childhood Education facilities and infrastructure in Badung Regency. A qualitative descriptive approach was employed, collecting data through interviews, observations, and documentation. The results indicate a fund utilization rate exceeding 98% in 2022-2023, reflecting effective fund management. The allocation focused on constructing physical facilities such as health rooms, teachers' offices, and play areas equipped with educational toys. Despite achieving budget efficiency, challenges such as managerial capacity of recipient institutions remain. Recommendations include training for Early Childhood Education nstitutions, adoption of real-time monitoring technologies, and strengthening regulations. These findings aim to enhance the quality of early childhood education in Badung Regency and serve as a model for educational fund management nationwide. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap optimalisasi pembangunan sarana dan prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat realisasi penggunaan dana DAK lebih dari 98% pada tahun 2022-2023, mencerminkan pengelolaan dana yang efektif. Penggunaan dana difokuskan pada pembangunan fasilitas fisik seperti ruang UKS, ruang guru, dan area bermain dengan alat permainan edukatif. Kendati efisiensi anggaran tercapai, beberapa tantangan seperti kapasitas manajerial lembaga penerima dana masih perlu diatasi. Rekomendasi meliputi pelatihan manajemen lembaga PAUD, adopsi teknologi pemantauan real-time, dan penguatan regulasi. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Badung dan menjadi model pengelolaan dana pendidikan di tingkat nasional. Kata Kunci: Dana Alokasi Khusus, Pendidikan Anak Usia Dini, Pengelolaan Dana, Infrastruktur Pendidikan, Kabupaten Badung.

Socio-political Communication and Policy ReviewVol. 1(6)
Udayana University (ID)
Industry, innovation and infrastructure
Openalex Percentile: Top 10%
Economic Growth and Fiscal Policies
1.13
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.