Strategi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Pesisir Pekalongan melalui Mitigasi Bencana dan Pembangunan Berkelanjutan

ENGLISHTidal flooding is a climate change impact in the northern region of Java, including Pekalongan Regency. Tidal flooding in Pekalongan Regency takes place every year and it is difficult to handle because simultaneously with land subsidence and rising sea levels due to global warming. Tidal flooding is related to the level of slum settlements, especially in Wonokerto District. Wonokerto residents who are submerged by tidal floods tend to stay and adapt to existing environmental conditions rather than migrate to other locations. This study analyzed the strategy for handling slum settlements in coastal communities of Pekalongan Regency that have adapted to tidal floods. This study used mixed methods between qualitative and quantitative descriptive methods through SWOT and a strategic planning approach that processes the results of field observations, citizen interviews and literature studies of regional policies. This study integrates disaster mitigation and sustainable development aspects to build community resilience and produces 14 proposed strategies that must involve all relevant stakeholders, namely the Government; Wonokerto Community; and active Institutions/Organizations in the environmental, social and health fields to support the achievement of program goals and benefits. INDONESIABanjir rob merupakan dampak perubahan iklim di wilayah utara Jawa, salah satunya Kabupaten Pekalongan. Banjir rob di Kabupaten Pekalongan terus terjadi setiap tahunnya dan sulit ditangani karena berjalan bersamaan dengan penurunan muka tanah serta peningkatan muka air laut akibat pemanasan global. Banjir rob berdampingan erat dengan tingkat kekumuhan permukiman terutama di Kecamatan Wonokerto. Masyarakat Wonokerto yang terendam banjir rob cenderung tetap tinggal dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang ada dibanding bermigrasi ke lokasi lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penanganan permukiman kumuh pada masyarakat pesisir Kabupaten Pekalongan yang telah beradaptasi dengan banjir rob. Penelitian ini menggunakan metode campuran antara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui SWOT dan pendekatan strategic planning yang mengolah hasil observasi lapangan, wawancara warga dan studi pustaka kebijakan daerah. Penelitian ini mengintegrasikan aspek mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan guna membangun ketahanan komunitas dan menghasilkan 14 usulan strategi yang harus melibatkan seluruh stakeholder terkait yaitu Pemerintah; Masyarakat Wonokerto; serta Lembaga/Organisasi aktif di bidang lingkungan, sosial maupun kesehatan guna mendukung ketercapaian tujuan dan manfaat program.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Litbang Media Informasi Penelitian Pengembangan dan IPTEK
Published
2024-12-21
DOI
https://doi.org/10.33658/jl.v20i2.410
Primary Topic
Community-based Tourism Development and Sustainability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Strategi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Pesisir Pekalongan melalui Mitigasi Bencana dan Pembangunan Berkelanjutan

Adi Pamungkas, Widi Hari Nugroho, Bachtiar Yudiana
Jurnal Litbang Media Informasi Penelitian Pengembangan dan IPTEK
Community-based Tourism Development and Sustainability
article

Strategi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Pesisir Pekalongan melalui Mitigasi Bencana dan Pembangunan Berkelanjutan

Adi Pamungkas, Widi Hari Nugroho, Bachtiar Yudiana
article en

Abstract

ENGLISHTidal flooding is a climate change impact in the northern region of Java, including Pekalongan Regency. Tidal flooding in Pekalongan Regency takes place every year and it is difficult to handle because simultaneously with land subsidence and rising sea levels due to global warming. Tidal flooding is related to the level of slum settlements, especially in Wonokerto District. Wonokerto residents who are submerged by tidal floods tend to stay and adapt to existing environmental conditions rather than migrate to other locations. This study analyzed the strategy for handling slum settlements in coastal communities of Pekalongan Regency that have adapted to tidal floods. This study used mixed methods between qualitative and quantitative descriptive methods through SWOT and a strategic planning approach that processes the results of field observations, citizen interviews and literature studies of regional policies. This study integrates disaster mitigation and sustainable development aspects to build community resilience and produces 14 proposed strategies that must involve all relevant stakeholders, namely the Government; Wonokerto Community; and active Institutions/Organizations in the environmental, social and health fields to support the achievement of program goals and benefits. INDONESIABanjir rob merupakan dampak perubahan iklim di wilayah utara Jawa, salah satunya Kabupaten Pekalongan. Banjir rob di Kabupaten Pekalongan terus terjadi setiap tahunnya dan sulit ditangani karena berjalan bersamaan dengan penurunan muka tanah serta peningkatan muka air laut akibat pemanasan global. Banjir rob berdampingan erat dengan tingkat kekumuhan permukiman terutama di Kecamatan Wonokerto. Masyarakat Wonokerto yang terendam banjir rob cenderung tetap tinggal dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang ada dibanding bermigrasi ke lokasi lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penanganan permukiman kumuh pada masyarakat pesisir Kabupaten Pekalongan yang telah beradaptasi dengan banjir rob. Penelitian ini menggunakan metode campuran antara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui SWOT dan pendekatan strategic planning yang mengolah hasil observasi lapangan, wawancara warga dan studi pustaka kebijakan daerah. Penelitian ini mengintegrasikan aspek mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan guna membangun ketahanan komunitas dan menghasilkan 14 usulan strategi yang harus melibatkan seluruh stakeholder terkait yaitu Pemerintah; Masyarakat Wonokerto; serta Lembaga/Organisasi aktif di bidang lingkungan, sosial maupun kesehatan guna mendukung ketercapaian tujuan dan manfaat program.

Jurnal Litbang Media Informasi Penelitian Pengembangan dan IPTEKVol. 20(2)
Diponegoro University (ID), Encana (Canada) (CA)
Climate action
Openalex Percentile: Top 61%
Community-based Tourism Development and Sustainability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.