IMPLEMENTASI MODUL PEMBELAJARAN DALAM KLINIK PENDIDIKAN MASYARAKAT UNTUK MENGATASI LEARNING LOSS DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA NTT AKIBAT PANDEMI COVID-19

This community service activity is used to provide educational assistance that is hampered due to pandemic conditions that hit Indonesia or hampered due to other factors. This assistance is to catch up (learning loss) in the learning process which is carried out independently at the location closest to the student's home. This assistance uses the Asset Based Community Development (ABCD) approach, which prioritises the utilisation of existing assets and potential around the target community. This community service activity provides learning assistance to communities in the Southwest Sumba district of NTT in the West Wawewa and Kodi sub-districts and is equipped with making learning modules for students. The mentoring time is from July 2023 to August 2023. The results of this service are assistance to teachers, community leaders, and young people. This mentoring activity aims to train participants to implement the Community Education clinic programme by providing modules in the form of learning manuals and LKPD for students. The manual contains learning steps, while the LKPD contains materials and exercises for students. LKPD contains tasks and socio-cultural based language learning. Then the mentoring participants practised how to teach based on the guidebook and LKPD in groups. ABSTRAKKegiatan pengabdian ini dimanfaatkan untuk memberikan pendampingan pendidikan yang terhambat karena kondisi pandemi yang melanda Indonesia maupun terhambat karena faktor lain. Pendampingan ini guna untuk mengejar ketertinggalan (learning loss) dalam proses belajar yang dilakukan secara mandiri di lokasi terdekat rumah siswa. Pendampingan ini menggunakan pendekatan (ABCD) Asset Based Community Development, yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang ada di sekitar masyarakat sasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan pendampingan belajar kepada masyarakat di wilayah kabupaten Sumba Barat Daya NTT di kecamatan Wawewa Barat dan Kodi serta dilengkapi dengan pembuatan modul pembelajaran bagi peserta didik. Waktu pendampingan adalah pada Juli 2023 sampai denegan Agustus 2023. Hasil dari pengabdian ini adalah pendampingan kepada guru, tokoh masyarakat, dan muda mudi. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk melatih para peserta untuk melaksanakan program klinik Pendidikan Masyarakat dengan memberikan modul berupa buku petunjuk pembelajaran dan LKPD untuk siswa. Buku panduan berisi Langkah-langkah pembelajaran, sedangkan LKPD berisi tentang materi dan latihan untuk siswa. LKPD berisi tentang tugas-tugas dan pembelajaran Bahasa berbasis sosial budaya. Kemudian peserta pendampingan mempratekkan cara mengajar berdasarkan buku panduan dan LKPD yang ada secara berkelompok.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published
2024-12-20
DOI
https://doi.org/10.51878/community.v4i1.3814
Primary Topic
Educational Curriculum and Learning Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

IMPLEMENTASI MODUL PEMBELAJARAN DALAM KLINIK PENDIDIKAN MASYARAKAT UNTUK MENGATASI LEARNING LOSS DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA NTT AKIBAT PANDEMI COVID-19

Md Saiful Islam, SUPRAPTI SUPRAPTI, PRATIWI RAHMAH HAKIM
COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Educational Curriculum and Learning Methods
article

IMPLEMENTASI MODUL PEMBELAJARAN DALAM KLINIK PENDIDIKAN MASYARAKAT UNTUK MENGATASI LEARNING LOSS DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA NTT AKIBAT PANDEMI COVID-19

Md Saiful Islam, SUPRAPTI SUPRAPTI, PRATIWI RAHMAH HAKIM
article en

Abstract

This community service activity is used to provide educational assistance that is hampered due to pandemic conditions that hit Indonesia or hampered due to other factors. This assistance is to catch up (learning loss) in the learning process which is carried out independently at the location closest to the student's home. This assistance uses the Asset Based Community Development (ABCD) approach, which prioritises the utilisation of existing assets and potential around the target community. This community service activity provides learning assistance to communities in the Southwest Sumba district of NTT in the West Wawewa and Kodi sub-districts and is equipped with making learning modules for students. The mentoring time is from July 2023 to August 2023. The results of this service are assistance to teachers, community leaders, and young people. This mentoring activity aims to train participants to implement the Community Education clinic programme by providing modules in the form of learning manuals and LKPD for students. The manual contains learning steps, while the LKPD contains materials and exercises for students. LKPD contains tasks and socio-cultural based language learning. Then the mentoring participants practised how to teach based on the guidebook and LKPD in groups. ABSTRAKKegiatan pengabdian ini dimanfaatkan untuk memberikan pendampingan pendidikan yang terhambat karena kondisi pandemi yang melanda Indonesia maupun terhambat karena faktor lain. Pendampingan ini guna untuk mengejar ketertinggalan (learning loss) dalam proses belajar yang dilakukan secara mandiri di lokasi terdekat rumah siswa. Pendampingan ini menggunakan pendekatan (ABCD) Asset Based Community Development, yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang ada di sekitar masyarakat sasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan pendampingan belajar kepada masyarakat di wilayah kabupaten Sumba Barat Daya NTT di kecamatan Wawewa Barat dan Kodi serta dilengkapi dengan pembuatan modul pembelajaran bagi peserta didik. Waktu pendampingan adalah pada Juli 2023 sampai denegan Agustus 2023. Hasil dari pengabdian ini adalah pendampingan kepada guru, tokoh masyarakat, dan muda mudi. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk melatih para peserta untuk melaksanakan program klinik Pendidikan Masyarakat dengan memberikan modul berupa buku petunjuk pembelajaran dan LKPD untuk siswa. Buku panduan berisi Langkah-langkah pembelajaran, sedangkan LKPD berisi tentang materi dan latihan untuk siswa. LKPD berisi tentang tugas-tugas dan pembelajaran Bahasa berbasis sosial budaya. Kemudian peserta pendampingan mempratekkan cara mengajar berdasarkan buku panduan dan LKPD yang ada secara berkelompok.

COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatVol. 4(1)
UIN Raden Mas Said Surakarta
Openalex Percentile: Top 67%
Educational Curriculum and Learning Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.