HUBUNGAN ANTARA DYADIC COPING DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA PASANGAN SUAMI ISTRI DI JAKARTA

This study was conducted to determine the relationship between dyadic coping and mental health in married couples in Jakarta. This study discusses the ability of dyadic coping in married couples in Jakarta towards their mental health. The research method used a quantitative method using a population of 2,806,727 married couples in Jakarta. Due to the large population, the researcher used the Slovin formula with purposive sampling to determine the number of samples to be studied based on the criteria of living in Jakarta and having been married for at least five years, either longer or less than five years. After using the Slovin formula to determine the sample, it was obtained that the number of samples to be used in the study was 400 married couples in Jakarta. Then, the researcher conducted a data analysis using simple linear regression, which was processed using SPSS 23. The correlation analysis in this study used Pearson correlation which showed a positive and significant relationship between dyadic coping and mental health (r = 0.461, p 0.000> 0.05). This indicates that the higher the ability of dyadic coping, the higher the relationship and influence on the mental health of married couples in Jakarta. ABSTRAKPenelitian ini dibuat untuk mengetahui hubungan antara dyadic coping dengan kesehatan mental pada pasangan suami istri di Jakarta. Penelitian ini membahas mengenai dyadic coping pada pasangan suami istri di Jakarta terhadap kesehatan mentalnya. Metode penelitian yang dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan populasi sebesar 2.806.727 pasangan suami istri di Jakarta. Karena jumlah populasi yang besar, maka peneliti menggunakan metode Slovin dengan purposive sampling untuk menentukan jumlah sampel yang akan diteliti dengan kriteria tinggal di Jakarta dan telah menikah selama minimal lima tahun baik lebih lama maupun di bawah lima tahun. Setelah digunakan rumus Slovin pada penentuan sampel, didapatkan bahwa jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian berjumlah menjadi 400 pasangan suami istri di Jakarta. Kemudian, peneliti melakukan metode analisis data dengan uji reliabilitas serta uji korelasi yang diolah menggunakan SPSS 23. Analisis korelasi pada penelitian ini menggunakan korelasi Pearson yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan dari dyadic coping dengan kesehatan mental (r = 0.461, p 0.000 > 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan dyadic coping, semakin tinggi hubungan dyadic coping terhadap kesehatan mental pasangan suami istri di Jakarta.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Published
2024-12-18
DOI
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v4i4.3796
Primary Topic
COVID-19 Prevention and Impact
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

HUBUNGAN ANTARA DYADIC COPING DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA PASANGAN SUAMI ISTRI DI JAKARTA

Rahmah Hastuti, Intan Nurvita Sari
PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
COVID-19 Prevention and Impact
article

HUBUNGAN ANTARA DYADIC COPING DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA PASANGAN SUAMI ISTRI DI JAKARTA

Rahmah Hastuti, Intan Nurvita Sari
article en

Abstract

This study was conducted to determine the relationship between dyadic coping and mental health in married couples in Jakarta. This study discusses the ability of dyadic coping in married couples in Jakarta towards their mental health. The research method used a quantitative method using a population of 2,806,727 married couples in Jakarta. Due to the large population, the researcher used the Slovin formula with purposive sampling to determine the number of samples to be studied based on the criteria of living in Jakarta and having been married for at least five years, either longer or less than five years. After using the Slovin formula to determine the sample, it was obtained that the number of samples to be used in the study was 400 married couples in Jakarta. Then, the researcher conducted a data analysis using simple linear regression, which was processed using SPSS 23. The correlation analysis in this study used Pearson correlation which showed a positive and significant relationship between dyadic coping and mental health (r = 0.461, p 0.000> 0.05). This indicates that the higher the ability of dyadic coping, the higher the relationship and influence on the mental health of married couples in Jakarta. ABSTRAKPenelitian ini dibuat untuk mengetahui hubungan antara dyadic coping dengan kesehatan mental pada pasangan suami istri di Jakarta. Penelitian ini membahas mengenai dyadic coping pada pasangan suami istri di Jakarta terhadap kesehatan mentalnya. Metode penelitian yang dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan populasi sebesar 2.806.727 pasangan suami istri di Jakarta. Karena jumlah populasi yang besar, maka peneliti menggunakan metode Slovin dengan purposive sampling untuk menentukan jumlah sampel yang akan diteliti dengan kriteria tinggal di Jakarta dan telah menikah selama minimal lima tahun baik lebih lama maupun di bawah lima tahun. Setelah digunakan rumus Slovin pada penentuan sampel, didapatkan bahwa jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian berjumlah menjadi 400 pasangan suami istri di Jakarta. Kemudian, peneliti melakukan metode analisis data dengan uji reliabilitas serta uji korelasi yang diolah menggunakan SPSS 23. Analisis korelasi pada penelitian ini menggunakan korelasi Pearson yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan dari dyadic coping dengan kesehatan mental (r = 0.461, p 0.000 > 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan dyadic coping, semakin tinggi hubungan dyadic coping terhadap kesehatan mental pasangan suami istri di Jakarta.

PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan PsikologiVol. 4(4)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 62%
COVID-19 Prevention and Impact
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.