HUBUNGAN ANTARA ORGANIZATIONAL SILENCE DAN KOMITMEN PUSTAKAWAN DI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI DI SUMATERA BARAT

(Objectives) This study explores the relationship between organizational silence and librarians' commitment in Islamic State Higher Education Institutions (PTKIN) in West Sumatra. Organizational silence refers to a condition in which employees withhold opinions or information for various reasons, which can negatively impact organizational effectiveness. This phenomenon is often driven by fear of negative feedback, lack of support, and an organizational culture that does not encourage open communication. (Method) A quantitative approach was used, involving librarians from three PTKIN institutions in West Sumatra as respondents. (Findings) The analysis results indicate a significant negative relationship between organizational silence and librarians' commitment. These findings highlight the importance of creating a work environment that supports open communication and values librarians’ contributions. Recommendations for reducing organizational silence include developing an open communication culture, enhancing trust among organization members, and implementing a fair reward system. ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara kesunyian organisasi dan komitmen pustakawan di Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN) Sumatera Barat. Kesunyian organisasi mengacu pada kondisi di mana karyawan menahan pendapat atau informasi karena berbagai alasan, yang dapat berdampak negatif pada efektivitas organisasi. Fenomena ini sering didorong oleh rasa takut akan umpan balik negatif, kurangnya dukungan, dan budaya organisasi yang tidak mendorong komunikasi terbuka. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan melibatkan pustakawan dari tiga lembaga PTKIN di Sumatera Barat sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kesunyian organisasi dan komitmen pustakawan. Temuan ini menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung komunikasi terbuka dan menghargai kontribusi pustakawan. Rekomendasi untuk mengurangi kesunyian organisasi meliputi pengembangan budaya komunikasi terbuka, meningkatkan kepercayaan di antara anggota organisasi, dan menerapkan sistem penghargaan yang adil.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Shaut Al-Maktabah Jurnal Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi
Published
2024-12-12
DOI
https://doi.org/10.37108/shaut.v16i2.1556
Primary Topic
School Leadership and Teacher Performance
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

HUBUNGAN ANTARA ORGANIZATIONAL SILENCE DAN KOMITMEN PUSTAKAWAN DI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI DI SUMATERA BARAT

Amiruddin Amiruddin, Amrina Yasirli, Andria Yass
Shaut Al-Maktabah Jurnal Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi
School Leadership and Teacher Performance
article

HUBUNGAN ANTARA ORGANIZATIONAL SILENCE DAN KOMITMEN PUSTAKAWAN DI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI DI SUMATERA BARAT

Amiruddin Amiruddin, Amrina Yasirli, Andria Yass
article en

Abstract

(Objectives) This study explores the relationship between organizational silence and librarians' commitment in Islamic State Higher Education Institutions (PTKIN) in West Sumatra. Organizational silence refers to a condition in which employees withhold opinions or information for various reasons, which can negatively impact organizational effectiveness. This phenomenon is often driven by fear of negative feedback, lack of support, and an organizational culture that does not encourage open communication. (Method) A quantitative approach was used, involving librarians from three PTKIN institutions in West Sumatra as respondents. (Findings) The analysis results indicate a significant negative relationship between organizational silence and librarians' commitment. These findings highlight the importance of creating a work environment that supports open communication and values librarians’ contributions. Recommendations for reducing organizational silence include developing an open communication culture, enhancing trust among organization members, and implementing a fair reward system. ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara kesunyian organisasi dan komitmen pustakawan di Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN) Sumatera Barat. Kesunyian organisasi mengacu pada kondisi di mana karyawan menahan pendapat atau informasi karena berbagai alasan, yang dapat berdampak negatif pada efektivitas organisasi. Fenomena ini sering didorong oleh rasa takut akan umpan balik negatif, kurangnya dukungan, dan budaya organisasi yang tidak mendorong komunikasi terbuka. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan melibatkan pustakawan dari tiga lembaga PTKIN di Sumatera Barat sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kesunyian organisasi dan komitmen pustakawan. Temuan ini menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung komunikasi terbuka dan menghargai kontribusi pustakawan. Rekomendasi untuk mengurangi kesunyian organisasi meliputi pengembangan budaya komunikasi terbuka, meningkatkan kepercayaan di antara anggota organisasi, dan menerapkan sistem penghargaan yang adil.

Shaut Al-Maktabah Jurnal Perpustakaan Arsip dan DokumentasiVol. 16(2)
Universitas Patria Artha (ID)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 68%
School Leadership and Teacher Performance
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.