Tradisi Kirim Dawuhan: Prosesi dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar

AbstractThe kirim dawuhan tradition is a tradition that is still preserved by the farming community in Banggle Village, Kanigoro District, Blitar Regency. The kirim dawuhan tradition contains local wisdom values that can be used as a way of life for the community. Preserving the kirim dawuhan tradition needs to be done so that local wisdom values are not abandoned by the community. The aims of this research are 1) to find out a general description of the kirim dawuhan tradition 2) to describe the implementation of the kirim dawuhan tradition 3) to analyze the local wisdom values in the kirim dawuhan tradition. The research method uses descriptive qualitative type. Collecting research data through observation, interviews and documentation. Research data comes from primary sources and secondary sources. Data analysis using the Miles and Huberman model includes data collection, reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of research data uses source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The results of this research are that the kirim dawuhan tradition originates from the existence of the Suko spring and Semanding Dam which contribute to the irrigation of farmers' rice fields in Banggle Village. The process of implementing the kirim dawuhan tradition includes the preparation stage, implementation stage and closing stage. The kirim dawuhan tradition contains local wisdom values, namely religious values, mutual cooperation values, gender equality values, deliberation values, harmony values, and environmental conservation values. The implication of the research is that the community maintains and preserves the kirim dawuhan tradition so that it does not experience extinction in the future. Keywords: farming community, values of local wisdom, kirim dawuhan traditions AbstrakTradisi kirim dawuhan merupakan tradisi yang masih dilestarikan oleh komunitas petani di Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Tradisi kirim dawuhan mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang dapat dijadikan sebagai pedoman hidup bagi masyarakat. Pelestarian tradisi kirim dawuhan perlu dilakukan agar nilai-nilai kearifan lokal tidak ditinggalkan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui gambaran umum tentang tradisi kirim dawuhan 2) untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi kirim dawuhan 3) untuk menganalisis nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi kirim dawuhan. Metode penelitian menggunakan kualitatif jenis deskriptif. Pengumpulan data penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian berasal dari sumber primer dan sumber sekunder. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini yaitu tradisi kirim dawuhan berawal dari keberadaan sumber mata air Suko dan Dam Semanding yang berkontribusi dibidang pengairan sawah petani di Desa Banggle. Proses pelaksanaan tradisi kirim dawuhan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penutup. Tradisi kirim dawuhan mengandung nilai-nilai kearifan lokal yaitu nilai religius, nilai gotong royong, nilai kesetaraan gender, nilai musyawarah, nilai kerukunan, dan nilai pelestarian lingkungan. Implikasi penelitian yaitu agar masyarakat menjaga dan melestarikan tradisi kirim dawuhan sehingga tidak mengalami kepunahan dimasa mendatang.Kata Kunci: komunitas petani, nilai-nilai kearifan lokal, tradisi kirim dawuhan

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Sabda Jurnal Kajian Kebudayaan
Published
2024-12-10
DOI
https://doi.org/10.14710/sabda.19.2.27-40
Primary Topic
Livestock Farming and Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Tradisi Kirim Dawuhan: Prosesi dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar

Nadia Nur Aini
Sabda Jurnal Kajian Kebudayaan
Livestock Farming and Management
article

Tradisi Kirim Dawuhan: Prosesi dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar

Nadia Nur Aini
article en

Abstract

AbstractThe kirim dawuhan tradition is a tradition that is still preserved by the farming community in Banggle Village, Kanigoro District, Blitar Regency. The kirim dawuhan tradition contains local wisdom values that can be used as a way of life for the community. Preserving the kirim dawuhan tradition needs to be done so that local wisdom values are not abandoned by the community. The aims of this research are 1) to find out a general description of the kirim dawuhan tradition 2) to describe the implementation of the kirim dawuhan tradition 3) to analyze the local wisdom values in the kirim dawuhan tradition. The research method uses descriptive qualitative type. Collecting research data through observation, interviews and documentation. Research data comes from primary sources and secondary sources. Data analysis using the Miles and Huberman model includes data collection, reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of research data uses source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The results of this research are that the kirim dawuhan tradition originates from the existence of the Suko spring and Semanding Dam which contribute to the irrigation of farmers' rice fields in Banggle Village. The process of implementing the kirim dawuhan tradition includes the preparation stage, implementation stage and closing stage. The kirim dawuhan tradition contains local wisdom values, namely religious values, mutual cooperation values, gender equality values, deliberation values, harmony values, and environmental conservation values. The implication of the research is that the community maintains and preserves the kirim dawuhan tradition so that it does not experience extinction in the future. Keywords: farming community, values of local wisdom, kirim dawuhan traditions AbstrakTradisi kirim dawuhan merupakan tradisi yang masih dilestarikan oleh komunitas petani di Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Tradisi kirim dawuhan mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang dapat dijadikan sebagai pedoman hidup bagi masyarakat. Pelestarian tradisi kirim dawuhan perlu dilakukan agar nilai-nilai kearifan lokal tidak ditinggalkan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui gambaran umum tentang tradisi kirim dawuhan 2) untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi kirim dawuhan 3) untuk menganalisis nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi kirim dawuhan. Metode penelitian menggunakan kualitatif jenis deskriptif. Pengumpulan data penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian berasal dari sumber primer dan sumber sekunder. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini yaitu tradisi kirim dawuhan berawal dari keberadaan sumber mata air Suko dan Dam Semanding yang berkontribusi dibidang pengairan sawah petani di Desa Banggle. Proses pelaksanaan tradisi kirim dawuhan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penutup. Tradisi kirim dawuhan mengandung nilai-nilai kearifan lokal yaitu nilai religius, nilai gotong royong, nilai kesetaraan gender, nilai musyawarah, nilai kerukunan, dan nilai pelestarian lingkungan. Implikasi penelitian yaitu agar masyarakat menjaga dan melestarikan tradisi kirim dawuhan sehingga tidak mengalami kepunahan dimasa mendatang.Kata Kunci: komunitas petani, nilai-nilai kearifan lokal, tradisi kirim dawuhan

Sabda Jurnal Kajian KebudayaanVol. 19(2)
State University of Malang (ID)
Gender equality
Openalex Percentile: Top 68%
Livestock Farming and Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.