Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW

The article analyses the significancy of historical argumentation in interpreting The Prophet’s sayings. The research uses library research within qualitative-descriptive approach. The study demonstrates the paradigm of integration between Islam and historical science. Islam here means the Prophets’s sayings as a great text belonging to the past, but having biggest influence to the present. So, it is about great outhority and impact, either literally or interpretively. Thus, the text and its horizon of situation become an interesting study of historical science. By examining the integration, the article pays the particular attention to Ali Mustafa Yaqub, Ulama, Lecture on hadith studies, and great Imam of Istiqlal Mosque. Finally, The article argues that the Prophet’s sayings are a sacral artifact relating to holy man in the past, and the historical argumentation is an important approach working to understand and interprate the Prophet’s teachings, either its about worship, morality and social relationship. Artikel ini menganalisis signifikansi argumentasi sejarah dalam menafsirkan sabda Nabi. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kajian tersebut menunjukkan paradigma integrasi antara Islam dan ilmu sejarah. Islam yang dimaksud di sini adalah sabda Nabi sebagai kitab besar milik masa lalu, namun mempunyai pengaruh paling besar hingga saat ini. Jadi, ini tentang kekejaman dan dampak yang besar, baik secara harfiah maupun interpretasi. Dengan demikian, teks dan cakrawala situasinya menjadi kajian ilmu sejarah yang menarik. Dengan mengkaji integrasi tersebut, artikel ini memberikan perhatian khusus kepada Ali Mustafa Yaqub, Ulama, Pengajar kajian hadis, dan Imam Besar Masjid Istiqlal. Terakhir, artikel tersebut berargumen bahwa sabda Nabi merupakan artefak suci yang berkaitan dengan orang suci di masa lalu, dan argumentasi sejarah merupakan pendekatan penting yang berupaya memahami dan menafsirkan ajaran Nabi, baik tentang ibadah, moralitas, dan hubungan sosial.

Authors

Publication Details

Journal
The International Journal of Pegon Islam Nusantara civilization
Published
2024-12-07
DOI
https://doi.org/10.51925/inc.v13i02.118
Primary Topic
Islamic Studies and Radicalism
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW

Mohamad Shofin Sugito
The International Journal of Pegon Islam Nusantara civilization
Islamic Studies and Radicalism
article

Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW

Mohamad Shofin Sugito
article en

Abstract

The article analyses the significancy of historical argumentation in interpreting The Prophet’s sayings. The research uses library research within qualitative-descriptive approach. The study demonstrates the paradigm of integration between Islam and historical science. Islam here means the Prophets’s sayings as a great text belonging to the past, but having biggest influence to the present. So, it is about great outhority and impact, either literally or interpretively. Thus, the text and its horizon of situation become an interesting study of historical science. By examining the integration, the article pays the particular attention to Ali Mustafa Yaqub, Ulama, Lecture on hadith studies, and great Imam of Istiqlal Mosque. Finally, The article argues that the Prophet’s sayings are a sacral artifact relating to holy man in the past, and the historical argumentation is an important approach working to understand and interprate the Prophet’s teachings, either its about worship, morality and social relationship. Artikel ini menganalisis signifikansi argumentasi sejarah dalam menafsirkan sabda Nabi. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kajian tersebut menunjukkan paradigma integrasi antara Islam dan ilmu sejarah. Islam yang dimaksud di sini adalah sabda Nabi sebagai kitab besar milik masa lalu, namun mempunyai pengaruh paling besar hingga saat ini. Jadi, ini tentang kekejaman dan dampak yang besar, baik secara harfiah maupun interpretasi. Dengan demikian, teks dan cakrawala situasinya menjadi kajian ilmu sejarah yang menarik. Dengan mengkaji integrasi tersebut, artikel ini memberikan perhatian khusus kepada Ali Mustafa Yaqub, Ulama, Pengajar kajian hadis, dan Imam Besar Masjid Istiqlal. Terakhir, artikel tersebut berargumen bahwa sabda Nabi merupakan artefak suci yang berkaitan dengan orang suci di masa lalu, dan argumentasi sejarah merupakan pendekatan penting yang berupaya memahami dan menafsirkan ajaran Nabi, baik tentang ibadah, moralitas, dan hubungan sosial.

The International Journal of Pegon Islam Nusantara civilizationVol. 13(02)
Openalex Percentile: Top 63%
Islamic Studies and Radicalism
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.