Profil Penggunaan Antibiotik dengan Metode Defined Daily Dose pada Pasien Pneumonia Rawat Inap Salah Satu Rumah Sakit Swasta Tipe C di Minahasa

Abstract: The high prevalence of pneumonia cases in Indonesia affects the increasing use of antibiotics, which can lead to resistance. The defined daily dose (DDD) method can be utilized to improve the quality of antibiotic use by enabling quantitative evaluation. This study aimed to determine the quantity of antibiotic use in pneumonia inpatients at type C private hospital in Minahasa from July 2022 to June 2023. This was a descriptive and retrospective study using secondary data of medical records of pneumonia inpatients that were calculated using the DDD method. The results obtained 45 pneumonia patients received antibiotic therapy. The highest usage antibiotic was ceftriaxone with 46.09 DDD/100 bed days. In conclusion, the administration of antibiotics for treatment was appropriate, however, there is a need to develop clinical pathway to provide a structured guidelines for patient management. Keywords: antibiotics; pneumonia; defined daily dose Abstrak: Tingginya kasus pneumonia di Indonesia memengaruhi peningkatan penggunaan antibiotik yang dapat menyebabkan kejadian resistensi. Metode defined daily dose (DDD) dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik yakni dengan melakukan evaluasi secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia rawat inap salah satu rumah sakit swasta Tipe C di Minahasa periode Juli 2022 - Juni 2023. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien yang selanjutnya dihitung dengan menggunakan metode DDD. Hasil penelitian mendapatkan 45 pasien pneumonia yang menerima terapi antibiotik. Antibiotik dengan jumlah penggunaan tertinggi yakni ceftriaxone dengan nilai sebesar 46,09 DDD/100 bed days. Simpulan penelitian ini ialah secara keseluruhan pemberian antibiotik dalam pengobatan sesuai, namun perlu dilakukan pembuatan clinical pathway agar penanganan bagi setiap pasien dapat memiliki panduan yang terstruktur. Kata kunci: antibiotik; pneumonia; defined daily dose

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
e-CliniC
Published
2024-12-10
DOI
https://doi.org/10.35790/ecl.v12i3.58563
Primary Topic
Healthcare Quality and Satisfaction
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Profil Penggunaan Antibiotik dengan Metode Defined Daily Dose pada Pasien Pneumonia Rawat Inap Salah Satu Rumah Sakit Swasta Tipe C di Minahasa

Jimmy Posangi, Edward Nangoy, Santi Clara
e-CliniC
Healthcare Quality and Satisfaction
article

Profil Penggunaan Antibiotik dengan Metode Defined Daily Dose pada Pasien Pneumonia Rawat Inap Salah Satu Rumah Sakit Swasta Tipe C di Minahasa

Jimmy Posangi, Edward Nangoy, Santi Clara
article en

Abstract

Abstract: The high prevalence of pneumonia cases in Indonesia affects the increasing use of antibiotics, which can lead to resistance. The defined daily dose (DDD) method can be utilized to improve the quality of antibiotic use by enabling quantitative evaluation. This study aimed to determine the quantity of antibiotic use in pneumonia inpatients at type C private hospital in Minahasa from July 2022 to June 2023. This was a descriptive and retrospective study using secondary data of medical records of pneumonia inpatients that were calculated using the DDD method. The results obtained 45 pneumonia patients received antibiotic therapy. The highest usage antibiotic was ceftriaxone with 46.09 DDD/100 bed days. In conclusion, the administration of antibiotics for treatment was appropriate, however, there is a need to develop clinical pathway to provide a structured guidelines for patient management. Keywords: antibiotics; pneumonia; defined daily dose Abstrak: Tingginya kasus pneumonia di Indonesia memengaruhi peningkatan penggunaan antibiotik yang dapat menyebabkan kejadian resistensi. Metode defined daily dose (DDD) dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik yakni dengan melakukan evaluasi secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia rawat inap salah satu rumah sakit swasta Tipe C di Minahasa periode Juli 2022 - Juni 2023. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien yang selanjutnya dihitung dengan menggunakan metode DDD. Hasil penelitian mendapatkan 45 pasien pneumonia yang menerima terapi antibiotik. Antibiotik dengan jumlah penggunaan tertinggi yakni ceftriaxone dengan nilai sebesar 46,09 DDD/100 bed days. Simpulan penelitian ini ialah secara keseluruhan pemberian antibiotik dalam pengobatan sesuai, namun perlu dilakukan pembuatan clinical pathway agar penanganan bagi setiap pasien dapat memiliki panduan yang terstruktur. Kata kunci: antibiotik; pneumonia; defined daily dose

e-CliniCVol. 12(3)
Sam Ratulangi University (ID)
Good health and well-being
Openalex Percentile: Top 60%
Healthcare Quality and Satisfaction
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.