Penerapan Discovery Learning Dalam Penanaman Nilai Agama Dan Moral Sebagai Upaya Meningkatkan Iman Anak Usia 5-6 Tahun
Early Childhood Education is important for developing teaching and learning activities to improve attitudes and behavior. For this reason, it is necessary to apply varied learning methods to help achieve educational goals and one of the methods used for children to learn independently is the discovery learning method in cultivating Religious and Moral Values. The discovery learning method is a learning method that helps think critically, is child-centered and creative with meaningful knowledge in real life. Kindergarten B children's faith problems include not yet believing that Jesus is God and Savior personally, not being able to pray in their own words, keeping themselves busy when praying, not participating in group worship activities, not knowing their religion, not respecting their elders. and does not love friends. Therefore, this research aims to increase the faith of children aged 5-6 years in the Imanuel Integrated Christian Kindergarten in Jlegong Hamlet, Ngadikerso Village, Sumowono District, Semarang Regency, Central Java Province by applying the Discovery Learning method in Planting NAM using the Action Research method. Class (PTK). The research results show that the discovery learning method in cultivating NAM is able to increase children's faith. The total final result obtained on children's faith for three cycles and nine actions was 68.74, with the description Developing According to Expectations (BSH).Pendidikan Anak Usia Dini penting untuk mengembangkan kegiatan belajar mengajar demi meningkatkan sikap dan perilaku. Untuk itu, perlu menerapkan metode pembelajaran yang bervariatif untuk membantu mencapai tujuan pendidikan dan salah satu metode yang digunakan agar anak belajar mandiri yaitu metode discovery learning dalam penanaman Nilai Agama dan Moral (NAM). Metode discovery learning merupakan metode pembelajaran yang membantu berfikir kritis, berpusat pada anak dan kreatif dengan pengetahuan yang bermakna dalam kehidupan nyata. Permasalahan iman anak TK B yaitu belum percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat secara pribadi, belum bisa berdoa dengan kata-kata sendiri, menyibukkan diri sendiri saat berdoa, kurang mengikuti kegiatan beribadah bersama, tidak mengenal agama yang dianut, kurang menghormati orang yang lebih tua dan tidak mengasihi teman. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan iman anak usia 5-6 tahun di TK Kristen Imanuel Terpadu Dusun Jlegong, Desa Ngadikerso, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah dengan menerapkan metode Discovery Learning Dalam Penanaman NAM dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode discovery learning dalam penanaman NAM mampu meningkatkan iman anak. Total hasil akhir yang diperoleh pada iman anak selama tiga siklus dan sembilan tindakan adalah 68,74, dengan keterangan Berkembang Sesuai Harapan (BSH).
Authors
- Romini Romini
- Dewinta Tabelak
Publication Details
- Journal
- Tikkun-olam.
- Published
- 2024-09-30
- DOI
- https://doi.org/10.47530/jto.v1i2.229
- Primary Topic
- Education and Character Development
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00