Program Gerbang Sapujagat untuk Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Penggunaan Jamban Sehat

<p align="center"><em>The availability of healthy toilets is one of the indicators of clean and healthy living behavior. Health promotion is one of the effective strategies to increase public awareness of the importance of healthy toilets. This study aimed to analyze the effectiveness of the Gerbang Sapujagat program in improving public knowledge, attitudes, and behavior about healthy toilets. This study used a pre-experimental approach with a one group pretest and posttest design, which was carried out involving 96 respondents. The impact measured as a result of the implementation of the Gerbang Sapujagat Program was the knowledge, attitudes and behavior of the community regarding the use of healthy toilets. The instrument used to measure the three variables was a questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results of the analysis of differences in knowledge levels between before and after the intervention showed a p value = 0.000. The same results were obtained for the variables of community attitudes and behavior. Thus, it could be interpreted that there were differences in community knowledge, attitudes and behavior between before and after the intervention. Furthermore, it was concluded that the Gerbang Sapujagat Program was effective in improving the knowledge, attitudes and behavior of the Curahtakir Village community regarding the use of healthy toilets.</em></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: healthy toilets; health promotion; knowledge; attitudes; behavior</em></p><p align="left"> </p><p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p align="left"> </p><p>Ketersediaan jamban sehat menjadi salah satu indikator perilaku hidup bersih dan sehat. Promosi kesehatan merupakan salah satu strategi efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jamban sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efekktivitas program Gerbang Sapujagat dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang jamban sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>pre-experimental</em> dengan rancangan <em>one group pretest and posttest, </em>yang dilaksanakan dengan melibatkan 96 responden. Dampak yang diukur sebagai hasil dari penerapan Program Gerbang Sapujagat adalah pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat mengenai penggunaan jamban sehat. Instrumen yang digunakan untuk mengukur ketiga variabel tersebut adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon<em>. </em>Hasil analisis perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan nilai p = 0,000. Hasil yang sama didapatkan untuk variabel sikap dan perilaku masyarakat. Dengan demikian bisa ditafsirkan bahwa ada perbedaan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Selanjutnya disimpulkan bahwa Program Gerbang Sapujagat efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat Desa Curahtakir mengenai penggunaan jamban sehat.</p><strong>Kata kunci:</strong> jamban sehat; promosi kesehatan; pengetahuan; sikap; perilaku

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES (Journal of Health Research Forikes Voice)
Published
2024-11-26
DOI
https://doi.org/10.33846/sf15405
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Program Gerbang Sapujagat untuk Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Penggunaan Jamban Sehat

Mutiara Catra Wulansari, Dodi Wijaya, Zahreni Hamzah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES (Journal of Health Research Forikes Voice)
Public Health and Nutrition
article

Program Gerbang Sapujagat untuk Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Penggunaan Jamban Sehat

Mutiara Catra Wulansari, Dodi Wijaya, Zahreni Hamzah
article en

Abstract

<p align="center"><em>The availability of healthy toilets is one of the indicators of clean and healthy living behavior. Health promotion is one of the effective strategies to increase public awareness of the importance of healthy toilets. This study aimed to analyze the effectiveness of the Gerbang Sapujagat program in improving public knowledge, attitudes, and behavior about healthy toilets. This study used a pre-experimental approach with a one group pretest and posttest design, which was carried out involving 96 respondents. The impact measured as a result of the implementation of the Gerbang Sapujagat Program was the knowledge, attitudes and behavior of the community regarding the use of healthy toilets. The instrument used to measure the three variables was a questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results of the analysis of differences in knowledge levels between before and after the intervention showed a p value = 0.000. The same results were obtained for the variables of community attitudes and behavior. Thus, it could be interpreted that there were differences in community knowledge, attitudes and behavior between before and after the intervention. Furthermore, it was concluded that the Gerbang Sapujagat Program was effective in improving the knowledge, attitudes and behavior of the Curahtakir Village community regarding the use of healthy toilets.</em></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: healthy toilets; health promotion; knowledge; attitudes; behavior</em></p><p align="left"> </p><p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p align="left"> </p><p>Ketersediaan jamban sehat menjadi salah satu indikator perilaku hidup bersih dan sehat. Promosi kesehatan merupakan salah satu strategi efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jamban sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efekktivitas program Gerbang Sapujagat dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang jamban sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>pre-experimental</em> dengan rancangan <em>one group pretest and posttest, </em>yang dilaksanakan dengan melibatkan 96 responden. Dampak yang diukur sebagai hasil dari penerapan Program Gerbang Sapujagat adalah pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat mengenai penggunaan jamban sehat. Instrumen yang digunakan untuk mengukur ketiga variabel tersebut adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon<em>. </em>Hasil analisis perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan nilai p = 0,000. Hasil yang sama didapatkan untuk variabel sikap dan perilaku masyarakat. Dengan demikian bisa ditafsirkan bahwa ada perbedaan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Selanjutnya disimpulkan bahwa Program Gerbang Sapujagat efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat Desa Curahtakir mengenai penggunaan jamban sehat.</p><strong>Kata kunci:</strong> jamban sehat; promosi kesehatan; pengetahuan; sikap; perilaku

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES (Journal of Health Research Forikes Voice)Vol. 15(4)
Universitas Jember (ID)
Openalex Percentile: Top 65%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.