ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT PENERAPAN PROGRAM TABUNGAN PERUMAHAAN RAKYAT (TAPERA) INDONESIA

Tapera was a program to help people obtain decent and affordable housing through sustainable and cooperative-based low-cost fund financing. The program required workers to contribute 2.5% to 3% of their income, which was then managed by the People's Savings Management Agency (BP Tapera). This research analyzed the costs and benefits of Indonesia's People's Housing Savings (Tapera) policy. The study employed qualitative and quantitative approaches, with data from BP Tapera, the Central Statistics Agency (BPS), Bank Indonesia, and other official sources from 2019–2024. The analysis results indicated that the Tapera program could not provide significant economic benefits, as evidenced by a Cost-Benefit Ratio (CBR) of less than one, which showed that the benefits obtained were smaller than the costs incurred. Consequently, several challenges needed to be addressed, including housing price stability, transparency in fund management, and increasing worker participation in the program. Tapera merupakan program program yang dapat membantu masyarakat mendapatkan rumah yang layak dan terjangkau melalui pembiayaan dana murah berkelanjutan dan ber­lan-daskan gotong royong. Program ini mewajibkan pekerja untuk memberikan iuran sebesar 2,5% hingga 3% dari penghasilan, yang kemudian dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Rakyat (BP Tapera). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan manfaat dari kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan data tahun 2019–2024 yang bersumber dari BP Tapera, Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia dan sumber resmi lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa program Tapera belum mampu memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dengan cost-benefit ratio (CBR) yang kurang dari satu. Ini menandakan bahwa manfaat yang diperoleh lebih kecil daripada biaya yang dikeluarkan, sehingga, terdapat beber­apa tantangan yang perlu diatasi, seperti kestabilan harga rumah, transparansi pengelolaan dana dan peningkatan partisi-pasi pekerja dalam program.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
IDEI Jurnal Ekonomi & Bisnis
Published
2024-12-01
DOI
https://doi.org/10.38076/ideijeb.v5i2.263
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT PENERAPAN PROGRAM TABUNGAN PERUMAHAAN RAKYAT (TAPERA) INDONESIA

Syahidna Nahdi, Achmad Nur Hidayat
IDEI Jurnal Ekonomi & Bisnis
Economic Growth and Fiscal Policies
article

ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT PENERAPAN PROGRAM TABUNGAN PERUMAHAAN RAKYAT (TAPERA) INDONESIA

Syahidna Nahdi, Achmad Nur Hidayat
article en

Abstract

Tapera was a program to help people obtain decent and affordable housing through sustainable and cooperative-based low-cost fund financing. The program required workers to contribute 2.5% to 3% of their income, which was then managed by the People's Savings Management Agency (BP Tapera). This research analyzed the costs and benefits of Indonesia's People's Housing Savings (Tapera) policy. The study employed qualitative and quantitative approaches, with data from BP Tapera, the Central Statistics Agency (BPS), Bank Indonesia, and other official sources from 2019–2024. The analysis results indicated that the Tapera program could not provide significant economic benefits, as evidenced by a Cost-Benefit Ratio (CBR) of less than one, which showed that the benefits obtained were smaller than the costs incurred. Consequently, several challenges needed to be addressed, including housing price stability, transparency in fund management, and increasing worker participation in the program. Tapera merupakan program program yang dapat membantu masyarakat mendapatkan rumah yang layak dan terjangkau melalui pembiayaan dana murah berkelanjutan dan ber­lan-daskan gotong royong. Program ini mewajibkan pekerja untuk memberikan iuran sebesar 2,5% hingga 3% dari penghasilan, yang kemudian dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Rakyat (BP Tapera). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan manfaat dari kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan data tahun 2019–2024 yang bersumber dari BP Tapera, Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia dan sumber resmi lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa program Tapera belum mampu memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dengan cost-benefit ratio (CBR) yang kurang dari satu. Ini menandakan bahwa manfaat yang diperoleh lebih kecil daripada biaya yang dikeluarkan, sehingga, terdapat beber­apa tantangan yang perlu diatasi, seperti kestabilan harga rumah, transparansi pengelolaan dana dan peningkatan partisi-pasi pekerja dalam program.

IDEI Jurnal Ekonomi & BisnisVol. 5(2)
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (ID)
Decent work and economic growth
Openalex Percentile: Top 74%
Economic Growth and Fiscal Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.