Pengaruh Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap Masalah Kesehatan di Pesantren

ABSTRACT Health issue and disease in Islamic boarding schools (pesantren) often receive inadequate attention from residents, the community and the government. This is primary due to the insufficient implementation of clean and healthy living behavior (PHBS). This research aims to identify the influence of clean and healthy living behavior (PHBS). This study aims to identify the impact of PHBS education on health problems occurring in pesantren. This research employs a Quasi-Experimental design with a Two Group Pretest and Posttest approach. The population comprises all male and female student at Pondok Pesantren An-Nabawi and Dayah Tarbiatul Muta'allimin. The sampling technique used is quota sampling ,with 30 respondents in the intervention group and 30 in the control group. Based on statistical tests using the Wilcoxon Signed Rank test, the p-value for knowledge, attitudes and actions/behavior was 0.000 < ɑ = 0.05. This indicate a significant effect of PHBS (knowledge, attitudes, actions) on students before and after the intervention, leading to the rejection of H0 and so that H0 and acceptance of Ha. In contrast, the control group showed no change in health issues as they did not receive PHBS education, with a p-value of 0.698 > 0.05. The study concludes that knowledge, attitudes and behavior towards PHBS are generally lacking. Therefore, health workers are encouraged to continuosly educate students on clean and healthy living behaviors. Keywords: Clean And Healthy Living Behavior, Students, Health Issue ABSTRAK Masalah kesehatan dan penyakit di pesantren sangat jarang mendapat perhatian dengan baik dari warga pesantren itu sendiri maupun masyarakat dan juga pemerintah. Hal ini disebabkan karena kurangnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap masalah kesehatan yang terjadi di pesantren. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment berupa pendekatan Two Group Pretest and Posttest Design. Populasi dalam Penelitian ini merupakan seluruh Santriwan dan santriwati di Pondok Pesantren An-Nabawi dan Dayah Tarbiatul muta’allimin. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah kouta sampling dengan menentukan 30 responden untuk kelas intervensi dan 30 responden untuk kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank di dapatkan nilai p-Value pengetahuan, sikap, dan tindakan/ perilaku adalah 0,000 < ɑ = 0,05. Artinya ada pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (pengetahuan, sikap, tindakan) santri dalam PHBS sebelum dan sesudah intervensi, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Sedangkan pada kelas kontrol tidak ada perubahan masalah kesehatan karena tidak diberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), hal ini dilihat dari nilap p-value 0.698 > 0.698. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, tindakan memiliki kategori kurang, sehingga petugas kesehatan diharapkan selalu mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat pada santriwan-santriwati. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Santri, Masalah Kesehatan

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Published
2024-11-29
DOI
https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i12.16127
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap Masalah Kesehatan di Pesantren

Siti Zahara Nasution, Evi Karota, Ari Novita
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Public Health and Nutrition
article

Pengaruh Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap Masalah Kesehatan di Pesantren

Siti Zahara Nasution, Evi Karota, Ari Novita
article en

Abstract

ABSTRACT Health issue and disease in Islamic boarding schools (pesantren) often receive inadequate attention from residents, the community and the government. This is primary due to the insufficient implementation of clean and healthy living behavior (PHBS). This research aims to identify the influence of clean and healthy living behavior (PHBS). This study aims to identify the impact of PHBS education on health problems occurring in pesantren. This research employs a Quasi-Experimental design with a Two Group Pretest and Posttest approach. The population comprises all male and female student at Pondok Pesantren An-Nabawi and Dayah Tarbiatul Muta'allimin. The sampling technique used is quota sampling ,with 30 respondents in the intervention group and 30 in the control group. Based on statistical tests using the Wilcoxon Signed Rank test, the p-value for knowledge, attitudes and actions/behavior was 0.000 < ɑ = 0.05. This indicate a significant effect of PHBS (knowledge, attitudes, actions) on students before and after the intervention, leading to the rejection of H0 and so that H0 and acceptance of Ha. In contrast, the control group showed no change in health issues as they did not receive PHBS education, with a p-value of 0.698 > 0.05. The study concludes that knowledge, attitudes and behavior towards PHBS are generally lacking. Therefore, health workers are encouraged to continuosly educate students on clean and healthy living behaviors. Keywords: Clean And Healthy Living Behavior, Students, Health Issue ABSTRAK Masalah kesehatan dan penyakit di pesantren sangat jarang mendapat perhatian dengan baik dari warga pesantren itu sendiri maupun masyarakat dan juga pemerintah. Hal ini disebabkan karena kurangnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap masalah kesehatan yang terjadi di pesantren. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment berupa pendekatan Two Group Pretest and Posttest Design. Populasi dalam Penelitian ini merupakan seluruh Santriwan dan santriwati di Pondok Pesantren An-Nabawi dan Dayah Tarbiatul muta’allimin. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah kouta sampling dengan menentukan 30 responden untuk kelas intervensi dan 30 responden untuk kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank di dapatkan nilai p-Value pengetahuan, sikap, dan tindakan/ perilaku adalah 0,000 < ɑ = 0,05. Artinya ada pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (pengetahuan, sikap, tindakan) santri dalam PHBS sebelum dan sesudah intervensi, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Sedangkan pada kelas kontrol tidak ada perubahan masalah kesehatan karena tidak diberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), hal ini dilihat dari nilap p-value 0.698 > 0.698. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, tindakan memiliki kategori kurang, sehingga petugas kesehatan diharapkan selalu mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat pada santriwan-santriwati. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Santri, Masalah Kesehatan

MAHESA Malahayati Health Student JournalVol. 4(12)
Universitas Sumatera Utara (ID)
Openalex Percentile: Top 67%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.